Warga Desak Satgas Preman Bertindak, Dugaan Pungli Bermodus Sumbangan Linmas di Karawang

- Penulis

Jumat, 28 Maret 2025 - 04:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Dugaan pungutan liar (pungli) bermodus partisipasi bantuan untuk Linmas Kelurahan Karangpawitan mencuat di Karawang. Seorang yang mengaku sebagai pegawai kelurahan dilaporkan mendatangi sebuah warung untuk menyerahkan surat permintaan bantuan. Jum’at (28/3/2025).

Saat itu, warung tersebut dijaga oleh seorang pegawai yang menjelaskan bahwa dirinya bukan pemilik usaha. Namun, oknum tersebut justru merespons dengan nada marah dan menyatakan akan kembali keesokan harinya. Sikap yang ditunjukkan menimbulkan kecurigaan di kalangan warga dan pelaku usaha setempat.

Surat yang dibawa oleh oknum tersebut menggunakan kop resmi Kelurahan Karangpawitan dengan perihal “Partisipasi Bantuan Kegiatan Linmas Kelurahan,” tertanggal 28 Februari 2025. Dalam isi surat, para pengusaha, toko, dan warung diminta memberikan bantuan untuk operasional Linmas.

Tindakan ini menuai protes dari warga yang mempertanyakan apakah permintaan bantuan ini resmi atau sekadar modus pungutan liar. Apalagi, oknum yang seharusnya menjadi pengayom masyarakat justru bersikap arogan saat menyampaikan surat tersebut.

Menyikapi kejadian ini, masyarakat mendesak Satpol PP atau Satuan Tugas Premanisme (Satgas Preman) yang baru dideklarasikan oleh Gubernur Jawa Barat, KDM, untuk segera menindak tegas dugaan praktik pungli ini. Tindakan oknum pegawai yang bertindak seperti preman dengan dalih sumbangan untuk Linmas dinilai meresahkan dan mencoreng nama baik pemerintahan daerah.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kelurahan Karangpawitan maupun instansi terkait mengenai keabsahan surat tersebut. Redaksi masih berupaya mengonfirmasi kepada pihak berwenang guna mendapatkan kejelasan lebih lanjut. (LK)

 

Berita Terkait

GWN Desak Usut Tuntas Kematian Massal Ikan di Saluran Irigasi Johar
Keadilan yang Tertunda, Pelapor Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Polsek Kedungwaringin
Aliansi LBH Karawang Bawa Kasus Grand Swarna dan Kartika Residence ke Senayan
Ketua Forum Aktivis Karawang Mr. Kim: Rakyat Bersatu Tolak Oligarki Masuk Kampung
Komisi III DPRD Karawang Tindaklanjuti Aduan Dugaan Pencemaran Lingkungan dan Perekrutan Tenaga Kerja PT Chang Shin
Komisi IV DPRD Karawang Gelar RDP Bersama GMNI, Bahas Kajian Masyarakat Miskin Kota
Kejari Karawang Segel Kantor Pusat PT BAS, Penyidikan Dugaan Korupsi KPR Bank Himbara Terus Bergulir
Barang Sudah Turun, Plang Belum Ada: Dugaan Minimarket di Kalijaya Dinilai “Ngebut” Meski Ditolak Warga
Berita ini 22 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:34

Ketua DPAC PSN Tempuran Serahkan Tembusan SK Kepengurusan kepada Muspika, Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Aparat

Senin, 1 Juni 2026 - 06:09

Maju di Pilkades Rengasdengklok Selatan, Aka Prioritaskan Pelayanan dan Kesejahteraan Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 02:52

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Ujang Suhana: Bung Karno Beri Nyali, Tan Malaka Beri Otak, Prabu Siliwangi Beri Adab

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:03

Proyek Drainase Pulojaya Disorot: Kualitas Dipertanyakan, Pengawas Jangan Tutup Mata!

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Ade Golun PJT II Keluhkan Semrawutnya Kabel dan Tiang Utilitas yang Hambat Normalisasi Saluran di Batujaya

Jumat, 29 Mei 2026 - 04:51

Natala Sumedha Soroti Dugaan Wanprestasi PT CNP, Pemkab Karawang Diminta Tegas

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:44

Alfamart di Kalijaya Diprotes Warga, Legalitas Perizinan Belum Terjawab dalam Musyawarah

Rabu, 20 Mei 2026 - 05:50

‎Karang Taruna Wanasari dan Warga Audiensi, Desak PT TKH Buka Kembali Aktivitas Galian

Berita Terbaru