Rieke Diah Pitaloka Soroti Lonjakan Harga Minyak Goreng Subsidi di Pasar Johar Karawang, Indikasikan Permainan Stok dan Harga

- Penulis

Minggu, 9 Maret 2025 - 13:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang , Lintaskarawang.com -Anggota Komisi VI DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, didampingi oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Pipik Taufik Ismail, serta Ketua Bidang Hukum DPC PDIP Karawang, Yono Kurniawan, melakukan kunjungan ke Pasar Johar, Karawang, Minggu (9/3/2025).

Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau peredaran minyak goreng subsidi, yang belakangan ramai diperbincangkan karena adanya temuan isi kurang dari 1 liter serta dugaan permainan harga di pasaran.

Dalam kunjungan tersebut, ditemukan bahwa minyak goreng subsidi yang beredar di Pasar Johar Karawang diproduksi oleh beberapa perusahaan, di antaranya PT. Lestari Jaya Indonesia Maju untuk kemasan botol, serta PT. Resto Pangan Utama dan PT. Primus Sanus Cooking Oil Industrial untuk kemasan plastik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hasil pengukuran, isi minyak dalam kemasan tersebut sesuai dengan takaran 1 liter. Namun, persoalan utama justru terletak pada harga jualnya yang jauh melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, yaitu Rp15.700 per liter.

Pedagang di Pasar Johar mengungkapkan bahwa sebelum Ramadan, harga goreng dari agen adalah Rp185.000 per dus berisi 12 kemasan, sehingga harga beli pedagang mencapai Rp15.416 per liter. Dengan harga tersebut, pedagang menjual minyak goreng ini kepada konsumen sebesar Rp17.000 per liter, atau Rp1.300 lebih tinggi dari HET.

Baca Juga:  Pipik Taufik Ismail Sosialisasikan Perda di Karawang dan Purwakarta, Dorong Kesadaran Masyarakat terhadap Pembangunan Daerah

Namun, memasuki Ramadan, harga dari agen melonjak menjadi Rp205.000 per dus isi 12 kemasan. Ini berarti harga beli pedagang naik menjadi Rp17.000 per liter, dan mereka terpaksa menjual kepada konsumen dengan harga Rp19.000 per liter—Rp3.300 lebih tinggi dari HET yang seharusnya.

Melihat lonjakan harga yang signifikan ini, Rieke Diah Pitaloka menyoroti adanya indikasi permainan stok dan harga di tingkat distribusi.

Izin yang berlapis, mulai dari Kementerian Perindustrian untuk produksi dan SNI, Kementerian Perdagangan untuk penggunaan merek, hingga BPOM untuk izin edar, seharusnya menjamin kualitas dan kestabilan harga. Namun, kenyataannya tidak demikian,” ujar Rieke.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah harus segera bertindak untuk memastikan minyak goreng subsidi tetap terjangkau bagi masyarakat.

Jangan sampai masyarakat terus dirugikan akibat permainan harga yang tidak terkendali,” tambahnya.

Kasus ini menunjukkan perlunya pengawasan lebih ketat terhadap distribusi minyak goreng subsidi, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan seperti Ramadan dan Idulfitri, di mana kebutuhan masyarakat meningkat dan rawan terjadi spekulasi harga.

Pihak berwenang diharapkan segera mengambil langkah tegas untuk menindak oknum yang diduga memainkan stok dan harga minyak goreng subsidi demi keuntungan sepihak.

(LK)

Berita Terkait

Peringati HUT Karawang ke-393, Pemkab Buka Peluang Kerja bagi Warga Desil 1, 2 Dan 3
LASKAR NKRI DPC Rengasdengklok Turut Serta Aksi Demonstrasi di PT Summit Adyawinsa Indonesia, DPP LASKAR NKRI Turun Langsung
Mentan Sidak Pompanisasi di Karawang, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran untuk Petani
Hadiah Cinta untuk Orang Tua, Wabup Karawang Resmikan Masjid Al-Hayza di Klari
Bawa Aspirasi Petani ke Menteri Pertanian, Ade Golun PJT II Rengasdengklok Sampaikan Keluhan Irigasi yang Dikeluhkan Warga
Bangun Ekosistem Kolaborasi Pemuda, LKN Buka Ruang Sinergi dengan Pemerintah, DPRD, Sekolah, Kampus, Dunia Usaha, Komunitas, dan Media
BULOG bersama Bapanas Salurkan 181 Ribu Ton Beras Bantuan Pangan di Jawa Barat
Saluran Irigasi Tersumbat Parah, 1.800 Hektare Sawah Terancam Kekurangan Air, Alat Berat Mulai Diterjunkan
Berita ini 28 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:42

GOR Disdikpora Berubah Jadi Gudang Alat Kesenian, Terbengkalai dan Terasa Angker

Kamis, 27 Agustus 2026 - 03:31

Kabid SDA PUPR Karawang Sulit Dihubungi, Layakkah Disebut Pelayan Publik?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:47

Ribuan Warga Waringinjaya Meriahkan HUT RI ke-81, GRC 1 & 2 Gelar Karnaval hingga Gerak Jalan Santai

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:42

Reses III Ketua DPRD Karawang Endang Sodikin Serap Aspirasi Warga Perumahan Niera Palumbonsari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:46

Dukungan Menguat, Ade Santi Resmi Daftar sebagai Calon PAW Kepala Desa Gempol Sari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:05

Dion Surya Sukanda Nomor Urut 2 Menangkan Pemilihan Anggota BPD Karyasari dengan 36 Suara

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:43

Peringatan Keras Tim PAW Ade Santi, Mr. Kim: Panitia Diminta Jaga Independensi Pemilihan PAW Kades Gempolsari

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:29

Leni Marlina Nomor 3 Raih Suara Terbanyak, Terpilih sebagai Perwakilan Perempuan BPD Desa Gombongsari

Berita Terbaru