KDM: Fokus Persiapan Mudik, Optimalisasi Transportasi, dan Solusi Banjir di Karawang

- Penulis

Selasa, 4 Maret 2025 - 07:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), saat berkantor di Pemda Kabupaten Karawang, mengungkapkan sejumlah strategi penting yang akan dijalankan Pemprov Jabar. Dalam wawancara bersama media, KDM menegaskan bahwa pihaknya kedatangan dua menteri, yaitu Menteri Perhubungan dan Menteri ATR/BPN, yang membahas berbagai isu strategis. Selasa (4/3/2025).

Salah satu fokus utama adalah persiapan mudik Lebaran agar tidak terjadi masalah yang merugikan masyarakat. KDM menyoroti titik-titik rawan banjir dan kemacetan, seperti di Indramayu, Cirebon, dan Garut. Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan kompensasi kepada tukang becak, sopir angkot, dan masyarakat yang beraktivitas di pinggir jalan agar mereka tidak perlu beroperasi selama dua minggu.

Selain itu, Pemprov Jabar berkomitmen meningkatkan kenyamanan lalu lintas darat, laut, dan udara. Salah satu langkah strategis adalah mengoptimalkan Bandara Kertajati agar dapat melayani lebih banyak penerbangan, khususnya untuk perjalanan umrah dan haji. Rencana pembangunan asrama haji dan umrah di Kertajati juga sudah disiapkan, termasuk perencanaan pembiayaannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sektor transportasi darat, KDM menekankan pentingnya operasional bus di Karawang. Meskipun stasiun telah tersedia sejak lama, hingga kini belum beroperasi secara optimal. Dengan dorongan dari Menteri ATR/BPN dan Menteri Perhubungan, diharapkan layanan ini segera berjalan dengan dukungan penuh dari pemerintah provinsi.

Selain transportasi, KDM juga memberikan perhatian khusus pada persoalan banjir, terutama di Karangligar. Ia menilai relokasi warga sulit dilakukan, sehingga alternatifnya adalah membangun rumah dengan lantai setinggi 2,5 meter. Warga diberikan kebebasan untuk memilih material bangunan sesuai kebutuhan, dan pemerintah akan menyiapkan desain serta struktur yang aman.

Baca Juga:  Rengasdengklok Juara! Bendahara Cup 2025 Hadirkan Silaturahmi Pendidikan se-Karawang

KDM juga menyinggung pentingnya percepatan pembangunan Bendungan Cibeet sebagai solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir di kawasan terdampak. Ia menegaskan bahwa segala bentuk bencana akan ditangani dengan maksimal oleh Pemprov Jabar, dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki.

Sementara itu, terkait infrastruktur jembatan, KDM mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan penghubung antara Kabupaten Karawang dan Kabupaten Bekasi akan segera dimulai. Pemerintah telah menghitung kebutuhan anggaran sekitar Rp70 miliar untuk membangun jembatan baru. Selain itu, jembatan-jembatan tua akan diidentifikasi dan diperbaiki pada tahun depan guna mencegah insiden ambruk di tengah perjalanan.

Sebagai langkah lanjutan, pada Selasa depan akan digelar rapat koordinasi antara para bupati dan wali kota se-Jawa Barat dengan Menteri ATR/BPN. Fokus utama rapat tersebut adalah mengevaluasi tata ruang di Jawa Barat, terutama terkait hilangnya daerah resapan air, kawasan hijau, dan lahan persawahan yang semakin berkurang.

“Semua langkah ini adalah bagian dari upaya kita memastikan kenyamanan masyarakat, baik dalam aktivitas sehari-hari maupun saat mudik Lebaran,” tutup KDM. (LK)

 

Berita Terkait

Disdikbud Karawang Harus Jelaskan Buku “Buatmu”: Ada Dugaan Pengarahan Pengadaan melalui Dana BOS?
Berkas Tak Ditandatangani Kepala Desa, Relim Justru Digugurkan: Ada Apa di Balik Proses Pencalonan BPD Desa Waluya?
Lawan Kekerasan Anak dan Perempuan, Polresta Karawang Perkuat Sinergi Lintas Sektor
BARJAS KARAWANG DISOROT! Dugaan Kongkalikong Tender Flyover Cikampek Harus Diusut
Satu Lolos di LPSE, Dua Diundang Klarifikasi: Dugaan Kejanggalan Tender Karawang Picu Sorotan Publik
Tangis Anak Bongkar Dugaan Asusila di Tirtajaya, Kasus Kini Ditangani Polres Karawang
Bapenda Karawang Perkuat Sinergi dengan Dunia Usaha, Sosialisasikan Opsen PKB dan BBNKB 2026 kepada 900 Peserta
Ketua Umum Garda Wisesa Nusantara Kutuk Keras Oknum Pembuang Limbah B3 di Irigasi Desa Telukbango: “Ini Kejahatan Lingkungan”
Berita ini 43 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:42

Hadiri Rapim Kadin Karawang 2026, Wabup Maslani Tegaskan Komitmen Jaga Iklim Investasi Demi Dongkrak Ekonomi Daerah

Sabtu, 4 April 2026 - 17:06

Rekrutmen Rasa Masa Depan ! Apakah Manusia Akan Tergeser AI ?

Sabtu, 4 April 2026 - 05:24

Program Magang Resmi ke Jepang Kembali Dibuka, Disnakertrans Karawang Ajak Lulusan SMA/SMK Manfaatkan Kesempatan Emas

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:30

Warga Dawuan Resah, Limbah Industri Diduga Cemari Lingkungan

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:12

Microsoft Bangun Pusat Data Raksasa 244 MW di Karawang, Jadi Proyek Digital Terbesar di Indonesia

Selasa, 3 Maret 2026 - 06:10

DPRD Karawang Monitoring PT Calbee Wings Food, Soroti Penggunaan Air dan Kewajiban Pajak

Jumat, 9 Januari 2026 - 11:14

Komisi III DPRD Karawang Temukan Gudang Disalahgunakan Jadi Pabrik di Tri Bisnis

Senin, 27 Oktober 2025 - 11:04

Sorotan Tajam Peradi Disnakertrans Karawang Abaikan Problem Buruh Malah Jalan jalan ke Bali

Berita Terbaru