Petani Kutajaya Minta Solusi: Lahan Tidur 20 Hektare Jadi Sarang Hama Tikus

- Penulis

Minggu, 5 Januari 2025 - 11:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahan tidur seluas 20 hektare di Dusun Babakan Banten, Desa Kutajaya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang

Lahan tidur seluas 20 hektare di Dusun Babakan Banten, Desa Kutajaya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang

Karawang, Lintaskarawang.com – Lahan tidur seluas 20 hektare di Dusun Babakan Banten, Desa Kutajaya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, kini menjadi sumber masalah besar bagi para petani. Lama tak diolah, lahan tersebut berubah menjadi sarang hama tikus yang mengancam persiapan musim tanam mendatang. Petani khawatir kondisi ini akan menyebabkan mereka kembali gagal panen.

Kepala Desa Kutajaya, H. Deni Lusmana, meminta agar pemerintah daerah melalui dinas Pertanian dan Dinas PUPR, segera turun tangan memberikan solusi. “Kami sangat membutuhkan bantuan alat berat seperti beko amfibi untuk mengatasi kondisi lahan ini. Jika dibiarkan, petani akan kesulitan menanam dan gagal panen lagi,” ujar H. Deni Lusmana pada Minggu (5/1/2025).

Ia menegaskan bahwa masalah ini tidak bisa dianggap sepele. Mengingat pemerintah pusat sedang berupaya meningkatkan ketahanan pangan nasional, perhatian terhadap petani sangat penting. “Petani adalah ujung tombak negara di bidang ketahanan pangan. Jika mereka tidak didukung, bagaimana ketahanan pangan bisa terwujud?” lanjutnya.

Hama tikus yang berkembang biak di lahan tidur tersebut semakin sulit dikendalikan. Para petani berharap agar pemerintah segera memberikan bantuan, baik dalam bentuk alat berat maupun upaya pengendalian hama secara massal.

“Jangan sampai musim tanam kali ini kembali gagal. Kami hanya ingin lahan kami bisa kembali produktif sehingga bisa mendukung kebutuhan pangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ungkap Joyo salah seorang petani setempat.

Pemerintah daerah diharapkan segera merespons keluhan ini dengan langkah-langkah konkret agar lahan yang selama ini tidak diolah bisa dimanfaatkan kembali. Jika masalah ini tak segera diatasi, dikhawatirkan akan berdampak besar terhadap produksi pertanian di wilayah tersebut.

Petani Desa Kutajaya juga meminta adanya pendampingan jangka panjang dari dinas terkait untuk memastikan pengelolaan lahan berjalan optimal. Dukungan pemerintah sangat dibutuhkan agar Kutajaya bisa menjadi salah satu daerah penopang ketahanan pangan di Kabupaten Karawang. (LK)

Berita Terkait

Disdikbud Karawang Harus Jelaskan Buku “Buatmu”: Ada Dugaan Pengarahan Pengadaan melalui Dana BOS?
Berkas Tak Ditandatangani Kepala Desa, Relim Justru Digugurkan: Ada Apa di Balik Proses Pencalonan BPD Desa Waluya?
Lawan Kekerasan Anak dan Perempuan, Polresta Karawang Perkuat Sinergi Lintas Sektor
BARJAS KARAWANG DISOROT! Dugaan Kongkalikong Tender Flyover Cikampek Harus Diusut
Satu Lolos di LPSE, Dua Diundang Klarifikasi: Dugaan Kejanggalan Tender Karawang Picu Sorotan Publik
Tangis Anak Bongkar Dugaan Asusila di Tirtajaya, Kasus Kini Ditangani Polres Karawang
Bapenda Karawang Perkuat Sinergi dengan Dunia Usaha, Sosialisasikan Opsen PKB dan BBNKB 2026 kepada 900 Peserta
Ketua Umum Garda Wisesa Nusantara Kutuk Keras Oknum Pembuang Limbah B3 di Irigasi Desa Telukbango: “Ini Kejahatan Lingkungan”
Berita ini 11 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:16

Disdikbud Karawang Harus Jelaskan Buku “Buatmu”: Ada Dugaan Pengarahan Pengadaan melalui Dana BOS?

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:46

Lawan Kekerasan Anak dan Perempuan, Polresta Karawang Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:02

BARJAS KARAWANG DISOROT! Dugaan Kongkalikong Tender Flyover Cikampek Harus Diusut

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:04

Satu Lolos di LPSE, Dua Diundang Klarifikasi: Dugaan Kejanggalan Tender Karawang Picu Sorotan Publik

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:03

Tangis Anak Bongkar Dugaan Asusila di Tirtajaya, Kasus Kini Ditangani Polres Karawang

Senin, 27 Juli 2026 - 04:45

Bapenda Karawang Perkuat Sinergi dengan Dunia Usaha, Sosialisasikan Opsen PKB dan BBNKB 2026 kepada 900 Peserta

Jumat, 24 Juli 2026 - 03:48

Ketua Umum Garda Wisesa Nusantara Kutuk Keras Oknum Pembuang Limbah B3 di Irigasi Desa Telukbango: “Ini Kejahatan Lingkungan”

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:15

Proyek Rehabilitasi SDN Mekarpohaci III Disorot, Dugaan Material Kayu Tak Sesuai Spesifikasi Picu Permintaan Evaluasi

Berita Terbaru