Perjuangan Bayu: Bawa Kasus Istri ke BP2MI Jika Tidak Ada Respons Perusahaan

- Penulis

Jumat, 13 September 2024 - 16:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto Hj Rokayah dan Kamal penyalur TKW

Poto Hj Rokayah dan Kamal penyalur TKW

Karawang, Lintaskarawang.com – Bayu, seorang warga Dusun Bayur 1, Karawang, memohon bantuan kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Cakra Indonesia terkait nasib istrinya, Winda Komalasari, yang diberangkatkan bekerja ke Timur Tengah tanpa persetujuannya sebagai suami. Bayu menegaskan bahwa sponsor yang mengurus keberangkatan istrinya, atas nama Ibu Rokayah, tidak memberikan surat izin suami yang wajib diperlukan sebelum proses keberangkatan tersebut.

Menurut keterangan Bayu, istrinya pertama kali dibawa ke Ibu Rokayah, kemudian diserahkan ke pihak lain bernama Bapak Kamal. Dari Bapak Kamal, Winda kemudian dipindahkan ke Haji Ahmad di Cilamaya. Bayu mengaku semakin bingung karena tidak pernah diberitahu secara jelas perusahaan atau PT yang memberangkatkan istrinya.

Bayu juga menuturkan bahwa setelah tiba di bandara Dammam, Arab Saudi, istrinya sempat menelepon dan memberitahu bahwa status pernikahannya diubah menjadi lajang dalam dokumen resmi. Padahal, Bayu masih sah sebagai suami Winda Komalasari. Hal ini semakin membuatnya curiga terhadap proses dan keabsahan dokumen keberangkatan istrinya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

H. Ahmad, penyalur TKW
H. Ahmad, penyalur TKW

Lebih lanjut, Bayu menambahkan bahwa setelah enam bulan bekerja di Arab Saudi, Winda mengalami sakit dan harus menanggung biaya pengobatan sendiri. Biaya rumah sakit tersebut dipotong langsung dari gajinya, sehingga menambah beban bagi Winda yang kondisinya semakin menurun.

Baca Juga:  Garda Pasundan Desak Tindakan Tegas Terhadap Mafia Perijinan Limbah B3 di Karawang

Menyikapi kondisi ini, Bayu merasa sangat prihatin dan mendesak adanya tindakan dari pihak perusahaan yang memberangkatkan Winda. Ia merasa kurangnya transparansi dan perlindungan dari pihak yang bertanggung jawab telah membuat istrinya berada dalam situasi sulit di negara orang.

Selain meminta bantuan LBH Cakra Indonesia, Bayu juga melapor ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Karawang. Ia berharap pemerintah daerah bisa membantu memulangkan istrinya yang sedang dalam kondisi tidak sehat. “Saya berharap pemerintah dapat mempercepat proses pemulangan istri saya agar bisa mendapatkan perawatan yang lebih layak di Indonesia,” ujarnya.

Bayu mengungkapkan akan terus memperjuangkan hak-hak istrinya. Jika tidak ada respons dari pihak terkait, Bayu berencana untuk membawa kasus ini ke Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) agar perusahaan yang memberangkatkan Winda bisa dimintai pertanggungjawaban.

“Saya ingin kasus ini segera diselesaikan, karena istri saya semakin sakit dan saya sebagai suaminya berhak tahu semua proses keberangkatannya. Saya tidak akan diam jika tidak ada tindakan yang memadai,” tegas Bayu dalam pernyataannya. (Ajat)

 

Berita Terkait

Peringatan LBH LBN: Ancaman Narkoba di Indonesia Dianalogikan dengan China Abad ke-19
Tanah Diduga Dikuasai Ilegal, Nurtisem Lawan Balik Tempuh Jalur Hukum
Darurat Obat Terlarang! Kaka Ace Desak Penindakan Tanpa Tebang Pilih
Dualisme MUSKAB KADIN Karawang Memanas, Pakar Hukum Tegaskan Berpotensi Cacat Hukum
Kasus Suap Ijon Bekasi, Ade Kuswara Bantah Nama Ono Surono Terkait Aliran Dana
Viral! Mobil Ngamuk di Tuparev, Polres Karawang Amankan Pelaku
Remaja Putri di Karawang Diduga Dikeroyok Tiga Rekan Sebaya, Polisi Lakukan Penyelidikan
Sawah 9 Hektare Raib dari Penguasaan Pemilik, Dugaan Penggelapan Dilaporkan ke Polres Karawang
Berita ini 17 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 07:27

Kabel Semrawut Ganggu Proyek Irigasi, Pemkab Siapkan Penataan

Senin, 27 April 2026 - 10:22

FORDAS Cilamaya Berbunga Ucapkan Selamat, Optimistis Kepemimpinan Jumhur Hidayat Perkuat Kebijakan Lingkungan

Jumat, 24 April 2026 - 17:10

Viral Dugaan Penculikan Anak di Kotabaru Karawang, Polisi Pastikan Hanya Kesalahpahaman

Kamis, 23 April 2026 - 10:27

Bapas Bogor Deklarasi Zero Pungli dan Narkoba, Tegaskan Komitmen Integritas Tanpa Toleransi

Rabu, 22 April 2026 - 05:03

Sapi Kurban Premium dari Boyolali Hadir di Karawang, Harga Mulai Rp 23 Juta!

Selasa, 21 April 2026 - 07:29

Gagal Panen Berulang, DPRD Karawang Soroti Irigasi hingga Distribusi Pupuk

Selasa, 21 April 2026 - 06:48

Ancaman Hama dan El Nino, Karawang Turun Tangan Kendalikan Produksi Padi

Senin, 20 April 2026 - 06:02

Ormas Islam Serbu DPRD Karawang, Soroti Dugaan Penyimpangan Izin Usaha

Berita Terbaru