Kontroversi di UNSIKA, Dosen Terlibat Cekcok, Desakan Pecat Meningkat

- Penulis

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 04:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Humas Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) menyatakan keprihatinan mendalam terkait viralnya video cekcok yang terjadi antara dua petinggi pendidikan di Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA). Video yang ramai tersebar di berbagai platform media sosial tersebut memperlihatkan perdebatan sengit di ruang kampus, yang dinilai sangat tidak pantas dan jauh dari nilai-nilai yang seharusnya dijunjung oleh para pendidik.

Insiden ini memicu kemarahan dan kekecewaan yang meluas, terutama karena UNSIKA kini telah menjadi universitas yang tidak hanya menampung mahasiswa-mahasiswi dari Karawang, tetapi juga dari berbagai daerah lainnya. Sebagai institusi pendidikan yang seharusnya menjadi teladan, tindakan kedua dosen tersebut dinilai mencoreng nama baik UNSIKA dan membawa citra buruk bagi Karawang.

Poto Screen shot dari video Tiktok
Poto Screen shot dari video Tiktok

Kritik keras pun dilontarkan oleh GMPI, yang menuntut agar kedua oknum dosen tersebut diberikan sanksi berat. Menurut mereka, tindakan tegas diperlukan untuk memulihkan citra UNSIKA yang telah ternoda oleh perilaku yang tidak mencerminkan seorang pendidik. GMPI juga menyarankan agar pihak yang menyebarkan video tersebut diberikan sanksi yang setimpal, mengingat dampak negatif yang telah ditimbulkan oleh penyebaran tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya itu, GMPI juga mendesak agar rektor dan wakil rektor UNSIKA mempertimbangkan untuk mundur dari jabatannya jika tidak mampu menangani persoalan yang mencoreng nama baik universitas tersebut. Mereka menilai, tindakan tegas dari pihak pimpinan sangat diperlukan untuk menjaga marwah UNSIKA sebagai universitas kebanggaan masyarakat Karawang.

Baca Juga:  Banjir Kembali Terjang Karangligar, Karawang Akibat Luapan Sungai Cibeet dan Citarum

“UNSIKA adalah universitas kebanggaan orang Karawang, dan tidak boleh dijadikan ajang untuk meluapkan ego serta nafsu pribadi. Bagaimana seorang pendidik bisa menjadi panutan bagi mahasiswanya jika perilakunya sendiri tidak mencerminkan nilai-nilai seorang pengajar?” tegas Nurdin Syam (Mr Kim) DPP Humas GMPI Sabtu (17/8/2024).

Lebih lanjut, GMPI menilai bahwa kejadian ini mencerminkan adanya krisis moral di lingkungan akademik yang seharusnya menjadi benteng terakhir pendidikan karakter. Menurut mereka, insiden ini seharusnya menjadi momentum untuk merefleksikan kembali peran dan tanggung jawab para pendidik di UNSIKA.

GMPI berencana untuk segera melayangkan surat audiensi ke pihak UNSIKA guna membahas perihal ini secara langsung. Mereka berharap agar pihak universitas tidak hanya menanggapi secara serius, tetapi juga mengambil langkah-langkah konkret untuk memastikan hal serupa tidak terulang di masa mendatang.

Ke depan, GMPI menekankan bahwa UNSIKA harus mampu menjaga integritas dan martabatnya sebagai institusi pendidikan terkemuka di Karawang. Mereka berharap agar pihak universitas bisa menjawab tantangan ini dengan tindakan nyata yang akan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan di Karawang.

Dalam konteks ini, GMPI juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya yang terkait dengan dunia pendidikan, untuk bersama-sama menjaga nama baik UNSIKA. Mereka percaya bahwa dengan kerja sama yang baik, UNSIKA dapat kembali menjadi pusat pendidikan yang dibanggakan, tidak hanya oleh masyarakat Karawang, tetapi juga oleh seluruh bangsa. (Red)

Berita Terkait

Kecelakaan di Jalan Lingkar Luar Tanjungpura – Klari, Muatan Beras Berserakan di Jalan
Truk Muatan Minyak Sayur Terguling di Jalur Pantura, Arus Lalu Lintas di Jatisari Macet Panjang
Polemik Limbah PT MIM Diseret ke Ranah Hukum, Askun: Kades Tak Berwenang Intervensi B2B
Diduga Disunat, Bantuan Bibit Padi di Rengasdengklok Malah Jadi Beras
Dugaan Abuse of Power Menguat, LBH Laskar NKRI Laporkan Kades Sumurkondang ke Bupati
Skandal Ponpes Terbongkar, Dugaan Pencabulan Santriwati Picu Amarah Warga
Tragedi Rel Bekasi Timur: KRL Ringsek Usai Ditabrak Argo Bromo Anggrek dari Belakang
Reklame di Tiang Listrik Picu Polemik, PLN Karawang Turun Tangan Tindaklanjuti Aduan Warga
Berita ini 28 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 06:09

Maju di Pilkades Rengasdengklok Selatan, Aka Prioritaskan Pelayanan dan Kesejahteraan Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 04:40

Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemuda Pancasila PAC Klari Gelar Tabur Bunga di TMP Pancawati

Senin, 1 Juni 2026 - 02:52

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Ujang Suhana: Bung Karno Beri Nyali, Tan Malaka Beri Otak, Prabu Siliwangi Beri Adab

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Ade Golun PJT II Keluhkan Semrawutnya Kabel dan Tiang Utilitas yang Hambat Normalisasi Saluran di Batujaya

Jumat, 29 Mei 2026 - 04:51

Natala Sumedha Soroti Dugaan Wanprestasi PT CNP, Pemkab Karawang Diminta Tegas

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:44

Alfamart di Kalijaya Diprotes Warga, Legalitas Perizinan Belum Terjawab dalam Musyawarah

Rabu, 20 Mei 2026 - 05:50

‎Karang Taruna Wanasari dan Warga Audiensi, Desak PT TKH Buka Kembali Aktivitas Galian

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:50

Karang Taruna Karawang Matangkan Empat Agenda Strategis 2026, Fokus Konsolidasi hingga Regenerasi Organisasi

Berita Terbaru