Karawang, Lintaskarawang.com – Tim Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) yang tergabung dalam kelompok Smart Seeder melaksanakan kegiatan sosialisasi dan uji coba lapang alat tanam jagung otomatis di Desa Sukaharja dan Desa Sukaluyu, Kabupaten Karawang, pada Minggu (4/10/2025).
Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan inovasi teknologi pertanian hasil karya mahasiswa UNSIKA kepada para petani sekaligus menguji kinerja alat secara langsung di lahan pertanian.
Smart Seeder merupakan inovasi alat tanam otomatis yang dirancang untuk memudahkan proses penanaman jagung melalui sistem terintegrasi yang mencakup pelubangan tanah, penanaman benih, serta pemupukan awal secara otomatis. Dengan alat ini, proses tanam diharapkan menjadi lebih efisien, menghemat waktu, serta mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja manusia di lapangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan dimulai dengan sesi perkenalan dan penjelasan mengenai latar belakang serta fungsi alat oleh tim mahasiswa, dilanjutkan dengan demonstrasi langsung di lahan milik petani. Para petani tampak antusias menyaksikan cara kerja alat yang mampu menanam secara teratur dan seragam. Selain sosialisasi, tim juga membuka sesi diskusi dan tanya jawab untuk menampung masukan dari petani agar alat tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi lahan yang beragam di Karawang.
Salah satu anggota tim Smart Seeder, Inayah, menyampaikan bahwa alat ini dikembangkan melalui proses penelitian dan uji coba berulang untuk memastikan efektivitasnya di lapangan.
Kami membuat Smart Seeder dengan tujuan membantu petani meningkatkan efisiensi kerja di lahan. Proses pembuatannya melibatkan beberapa tahap, mulai dari perancangan sistem mekanik, pengujian performa, hingga penyesuaian terhadap kondisi tanah di Karawang. Kami sangat senang karena hasil uji coba hari ini mendapat respon positif dari petani,” ujar Inayah.
Sementara itu, salah satu petani Desa Sukaharja, Bapak Oji, menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi mahasiswa tersebut.
Kalau alat ini bisa digunakan lebih luas, tentu sangat membantu. Biasanya tanam jagung butuh banyak tenaga dan waktu, apalagi kalau lahannya luas. Dengan alat seperti ini, pekerjaan bisa lebih cepat dan hasil tanamnya lebih rapi,” kata Oji.
Melalui kegiatan ini, tim PKM-KC UNSIKA berharap dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperkenalkan inovasi pertanian berbasis teknologi. Ke depan, tim berencana melakukan penyempurnaan alat berdasarkan masukan petani agar Smart Seeder dapat dikembangkan lebih lanjut dan diterapkan di berbagai wilayah pertanian lainnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang dalam menghadirkan solusi inovatif bagi kemajuan sektor pertanian Indonesia.
(Enur)













Tinggalkan Balasan