Karawang, Lintaskarawang.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, yang saat ini dipimpin oleh Bupati H. Aep Syaepuloh, sedang menjadi sorotan publik. Banyak pihak mengkritik kurangnya perhatian Pemkab terhadap para veteran dan keluarganya, yang dinilai belum mendapatkan penghargaan yang layak.
Menurut informasi yang dihimpun dari Media Masa, rencana unjuk rasa oleh PPM Karawang bersama para veteran terpaksa ditunda. Penundaan ini terjadi setelah para sesepuh veteran menyarankan agar PPM kembali menyurati Pemkab Karawang terlebih dahulu. Namun, jika surat tersebut tidak direspon, mereka siap menggelar aksi di depan Kantor Pemda Karawang.
Nurdin Syam, yang dikenal dengan panggilan Mr. KiM, menyampaikan pendapatnya mengenai isu ini. Ia menegaskan bahwa para veteran tidak boleh dipolitisasi. “Kenapa hal tersebut tidak dilakukan dari dulu di masa kepemimpinan Cellica? Kenapa baru sekarang, saat Bupati Aep baru 7 bulan menjabat, isu ini dibesar-besarkan?” ujar Mr. KiM penuh tanya Kamis (15/8/2024)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mr. KiM, yang memiliki latar belakang keluarga TNI/Polri, mengungkapkan keprihatinannya. “Keluarga saya dari buyut hingga paman adalah TNI. Mereka ikut berjuang melawan Belanda dan membasmi PKI. Menjaga marwah para veteran dengan tidak mempolitisasi mereka adalah bentuk penghormatan yang sejati,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa organisasi yang menaungi veteran bukan hanya PPM. “Saya adalah putra dari TNI, cucu dari TNI, buyut dari TNI, bahkan keluarga besar saya veteran semua dari paman, uwa, dan lainnya. Mari kita tunjukkan marwah para veteran dengan bersinergi bersama pemerintah. Masih banyak permasalahan di bumi ini, pemerataan, dan kesejahteraan warga Karawang seutuhnya. Kita dukung JIEP untuk menciptakan itu semua.”
Mr. KiM juga mengingatkan bahwa menyampaikan pendapat di muka umum adalah hak setiap warga negara. “Iya, benar, menyampaikan pendapat di muka umum adalah hak setiap warga negara. Tapi kenapa selama 13 tahun Cellica memimpin tidak ada suara keras seperti ini? Ada apa sebenarnya? Apa takut dengan Cellica?” tanyanya lagi.
Kritik yang disampaikan Mr. KiM menyoroti potensi politisasi isu veteran, yang seharusnya dijaga kehormatannya. Masyarakat pun masih menunggu respons dari Pemkab Karawang terkait surat yang dilayangkan oleh PPM Karawang.
Dalam situasi ini, penting bagi semua pihak untuk mengedepankan dialog dan menjaga kehormatan para veteran yang telah berjasa bagi bangsa dan negara. (Red)













Tinggalkan Balasan