Isu Pengangguran Kembali Menghangat, Andri : “Penguatan Regulasi Infoloker Online Di Disnaker Karawang Bisa Jadi Solusi”

- Penulis

Jumat, 26 Juli 2024 - 15:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerhati politik dan pemerintahan, Andri Kurniawan

Pemerhati politik dan pemerintahan, Andri Kurniawan

Karawang, Lintaskarawang.com – Jumlah dan nilai investasi di Kabupaten Karawang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Banyak perusahaan produksi yang memerlukan tenaga kerja dalam jumlah besar. Namun, permasalahan pengangguran di masyarakat Karawang belum juga dapat diselesaikan.

Di era kepemimpinan dr. Cellica Nurrachadiana sebagai Bupati Karawang, sempat dikeluarkan kebijakan yang mendukung potensi lokal. Kebijakan tersebut memanfaatkan perkembangan teknologi dengan menghadirkan Informasi Lowongan Kerja (Infoloker) secara online.

Secara teknis, Infoloker yang digagas mantan Bupati dua periode itu memang terhitung inovatif dan sangat mendukung tenaga kerja lokal. Untuk dapat mengaksesnya, diperlukan Nomor Induk Kependudukan (NIK) Karawang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan sistem ini, pencari kerja dari luar Karawang yang tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Karawang, tidak bisa mengakses lowongan tersebut.

Pemerhati politik dan pemerintahan, Andri Kurniawan, yang sejak awal mengapresiasi inovasi ketenagakerjaan yang digagas oleh Bupati dr. Cellica Nurrachadiana, berpendapat, “Sebagus apa pun suatu inovasi kebijakan, jika tidak didukung dengan penguatan regulasi, tentunya akan sangat mudah dipatahkan,” Jumat, (26/7/2024).

Baca Juga:  Puluhan Kendaraan Plat Merah Pemda Karawang Dipakai Pensiunan ASN, Ketua Laskar Macan Kumbang Angkat Bicara

“Sejak awal, saya sudah menyarankan supaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) segera merumuskan rancangan regulasi untuk dibuatkan produk legislasi,” tandasnya.

Lebih lanjut, Andri mengungkapkan, “Kini persoalan ketenagakerjaan kembali menghangat di Karawang karena angka pengangguran terus meningkat. Reaksi berbagai elemen masyarakat mulai kembali disampaikan ke ruang publik, termasuk melalui aksi unjuk rasa.”

“Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Karawang sebagai leading sektor ketenagakerjaan selalu menjadi tumpuan utama bagi para pencari kerja, khususnya warga lokal Karawang,” ujarnya.

Mengakhiri pernyataannya, Andri menguraikan, “Namun, apa daya. Suatu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hanya pelaksana teknis yang rujukannya adalah regulasi. Jika tidak didukung oleh regulasi, Disnaker tidak memiliki daya dan upaya untuk membendung dugaan percaloan ketenagakerjaan.” (Red)

Berita Terkait

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus
Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang
Wakil Abo Bongkar Polemik Beras Bapanas di Rengasdengklok Selatan: Beras 90 karung di GOR, Warga Mengaku Belum Kebagian
Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga
DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang
Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah
Berita ini 4 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 05:14

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus

Rabu, 16 September 2026 - 02:32

Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Jumat, 11 September 2026 - 02:35

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Kamis, 10 September 2026 - 12:14

Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang

Kamis, 10 September 2026 - 08:22

Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah

Senin, 7 September 2026 - 12:27

63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut

Berita Terbaru