Agus Ferryanto Desak Pemkab Karawang Bayar Ganti Rugi Tanah Warga Sebelum Kerugian Membengkak

- Penulis

Selasa, 2 Juli 2024 - 15:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agus Ferryanto, SH.,MH

Agus Ferryanto, SH.,MH

Karawang, Lintaskarawang.com – Komisi I DPRD Karawang menunda jadwal Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait ganti rugi salah satu warga yang tanahnya dijadikan akses jalan nasional di Jalan Lingkar Tanjung Pura, yang diduga belum dibayar oleh Pemkab Karawang.

Berdasarkan hasil RDP pada 20 Juni 2024 lalu, semestinya jadwal RDP selanjutnya akan dilaksanakan pada 4 Juli 2024, namun harus diundur menjadi tanggal 8 Juli 2024.

Ketua BPPH Pemuda Pancasila Kabupaten Karawang, yang juga sebagai kuasa hukum dari pemilik tanah dengan SHM no. 995, Agus Ferryanto, SH.MH, menyampaikan bahwa RDP terkait polemik ganti rugi tanah warga yang belum dibayarkan oleh Pemkab Karawang harus diundur ke tanggal 8 Juli 2024. Hal ini dikarenakan beberapa pihak terkait, termasuk perwakilan dari Kementerian PUPR, pada tanggal 4 Juli 2024 masih memiliki agenda di luar kota. RDP direncanakan akan digelar pada hari Senin, 8 Juli 2024, karena agenda penting ini harus dihadiri semua pihak terkait agar persoalan hak masyarakat segera terselesaikan,” ujar Ferry pada Selasa (2/7/2024).

Ferry menuturkan bahwa dengan hadirnya semua pihak terkait, diharapkan bisa memberikan solusi cepat agar hak kliennya segera dibayarkan dan kerugian yang dialami tidak semakin membengkak.

“Jika Pemkab Karawang memang benar telah membebaskan tanah klien kami, maka sertifikat tanah seharusnya sudah ditarik Pemkab Karawang. Namun, sampai saat ini klien kami masih membayar PBB. Jika benar tanah tersebut sudah dibebaskan, tentu statusnya tidak lagi ada tagihan PBB pada obyek tanah tersebut,” ungkapnya.

Kang Ferry, sapaan akrabnya, berharap bahwa RDP tanggal 8 Juli 2024 dapat dihadiri oleh pengambil keputusan dari para pihak terkait agar hak kliennya segera diputuskan, apakah akan dibayar atau obyek tanah dikembalikan ke kliennya, agar permasalahan ini tidak berlarut-larut karena yang dirugikan kedepannya tetap kliennya sebagai warga masyarakat,” pungkasnya. (Suryana)

Berita Terkait

GWN Desak Usut Tuntas Kematian Massal Ikan di Saluran Irigasi Johar
Keadilan yang Tertunda, Pelapor Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Polsek Kedungwaringin
Aliansi LBH Karawang Bawa Kasus Grand Swarna dan Kartika Residence ke Senayan
Ketua Forum Aktivis Karawang Mr. Kim: Rakyat Bersatu Tolak Oligarki Masuk Kampung
Komisi III DPRD Karawang Tindaklanjuti Aduan Dugaan Pencemaran Lingkungan dan Perekrutan Tenaga Kerja PT Chang Shin
Komisi IV DPRD Karawang Gelar RDP Bersama GMNI, Bahas Kajian Masyarakat Miskin Kota
Kejari Karawang Segel Kantor Pusat PT BAS, Penyidikan Dugaan Korupsi KPR Bank Himbara Terus Bergulir
Barang Sudah Turun, Plang Belum Ada: Dugaan Minimarket di Kalijaya Dinilai “Ngebut” Meski Ditolak Warga
Berita ini 2 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:07

LBH GABBAR Surati BAPENDA Karawang, Minta Klarifikasi Pengelolaan Pajak Daerah dan Upah Pungut

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:34

Ketua DPAC PSN Tempuran Serahkan Tembusan SK Kepengurusan kepada Muspika, Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Aparat

Senin, 1 Juni 2026 - 04:40

Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemuda Pancasila PAC Klari Gelar Tabur Bunga di TMP Pancawati

Senin, 1 Juni 2026 - 02:52

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Ujang Suhana: Bung Karno Beri Nyali, Tan Malaka Beri Otak, Prabu Siliwangi Beri Adab

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:03

Proyek Drainase Pulojaya Disorot: Kualitas Dipertanyakan, Pengawas Jangan Tutup Mata!

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Ade Golun PJT II Keluhkan Semrawutnya Kabel dan Tiang Utilitas yang Hambat Normalisasi Saluran di Batujaya

Jumat, 29 Mei 2026 - 04:51

Natala Sumedha Soroti Dugaan Wanprestasi PT CNP, Pemkab Karawang Diminta Tegas

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:44

Alfamart di Kalijaya Diprotes Warga, Legalitas Perizinan Belum Terjawab dalam Musyawarah

Berita Terbaru