Deretan Bus Parkir di Jalan Baru Lamaran Tuai Kritik Keras, Masyarakat Desak Evaluasi ASN Dishub

- Penulis

Sabtu, 31 Mei 2025 - 06:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Masyarakat Karawang kembali dibuat resah dengan pemandangan yang mengganggu lalu lintas di Jalan Baru Lamaran, dekat flyover. Sejumlah bus milik perusahaan otobus (PO) tampak berjejer parkir di tepi jalan, menimbulkan kesan bahwa para pengusaha PO Bus tersebut tidak memiliki garasi memadai atau bahkan mungkin sudah penuh.

Situasi ini memicu reaksi kritik keras dari berbagai kalangan, termasuk aktivis Karawang, Nurdin Syam atau yang lebih dikenal dengan sebutan Mr KiM. Ia menilai kondisi ini sebagai bentuk kelalaian pengawasan oleh Dinas Perhubungan Karawang. “Bagaimana bisa Dishub Karawang membiarkan kondisi ini terjadi? Seolah-olah tidak ada tindakan tegas terhadap pengusaha bus yang parkir sembarangan,” tegas Mr KiM. Sabtu (31/5/2025).

Menurutnya, keberadaan bus yang parkir di badan jalan tidak hanya mengganggu arus lalu lintas, tapi juga mencoreng citra Karawang sebagai kota industri modern. “Kalau begini terus, bisa-bisa jalanan jadi terminal liar. Jangan sampai Karawang dipandang buruk hanya karena pengelolaan lalu lintas yang amburadul,” ujar Mr KiM dengan nada geram.

Masyarakat pun mempertanyakan kinerja Dinas Perhubungan Karawang yang dinilai kurang sigap dalam menangani masalah ini. Mereka mendesak agar ada tindakan nyata, bukan hanya sekadar teguran lisan atau imbauan semata.

Keresahan ini juga memunculkan tuntutan kepada Bupati Karawang beserta wakilnya. Warga meminta agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja ASN di Dinas Perhubungan Karawang, mulai dari Kepala Seksi, Kepala Bidang hingga Kepala Dinas. “Kami berharap Bupati dan Wakil Bupati segera melakukan bersih-bersih dan mengganti pejabat-pejabat Dishub dengan yang profesional dan berintegritas,” tandas Mr KiM.

Hingga saat ini, pihak Dishub Karawang belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan masyarakat dan kritik yang dilontarkan oleh aktivis tersebut. Kondisi ini dikhawatirkan akan terus berlarut-larut jika tidak ada tindakan tegas dan sistematis dari pemerintah daerah.

Masyarakat berharap agar langkah konkret segera diambil, termasuk perbaikan sistem parkir dan pengawasan di Karawang, agar tercipta ketertiban dan kenyamanan bagi semua pihak. (LK)

Berita Terkait

Polres Karawang Amankan Dua Pengedar Obat Keras Terlarang di Purwasari
Forklift Tersangkut di Flyover Bypass Karawang, Lalu Lintas Sempat Tersendat
Diduga Proyek Rutilahu Bermasalah Warga Soroti Ketiadaan Papan Informasi dan Material Tidak Sesuai
Dituding Jalankan Investasi Bodong, Pasutri Karawang Digeruduk Korban dan Dilaporkan
PENCURIAN MOTOR TEREKAM CCTV RUMAH WARGA
Enam Warga Karawang Tewas Dalam Kecelakaan Maut Di Majalengka berikut Identitasnya
SPPG Pancawati 2 Dirusak Dua Orang
Tiang Listrik Roboh Diterjang Angin Kencang di Dusun Kebonjaya, Desa Sungai Buntu‎
Berita ini 45 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 05:09

Kasus Suap Ijon Bekasi, Ade Kuswara Bantah Nama Ono Surono Terkait Aliran Dana

Minggu, 12 April 2026 - 05:24

Viral! Mobil Ngamuk di Tuparev, Polres Karawang Amankan Pelaku

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:44

Remaja Putri di Karawang Diduga Dikeroyok Tiga Rekan Sebaya, Polisi Lakukan Penyelidikan

Senin, 9 Februari 2026 - 09:23

Sawah 9 Hektare Raib dari Penguasaan Pemilik, Dugaan Penggelapan Dilaporkan ke Polres Karawang

Jumat, 23 Januari 2026 - 05:05

Anggota DPRD Jabar Pipik Taufik Ismail Kecam Perburuan Liar di Hutan Sanggabuana, Desak Penegakan Hukum Tegas

Rabu, 21 Januari 2026 - 02:40

MK Kabulkan Uji Materi UU Pers, Wartawan Tak Bisa Langsung Dipidana Atas Karya Jurnalistik

Minggu, 11 Januari 2026 - 14:56

Ujang Suhana Minta Oknum Penyalahguna Izin THM Holywings Diproses Hukum

Jumat, 19 Desember 2025 - 02:33

Diduga Pungli Berkedok Raport, SDN Sampalan 1 Disorot Langgar Juknis BOS

Berita Terbaru