PT Aicikiki di Kawasan KIIC Diduga Tidak Kelola IPAL dengan Baik

- Penulis

Kamis, 13 Juni 2024 - 05:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – 13 Juni 2024 – PT Aicikiki, sebuah perusahaan manufaktur berbasis otomotif yang berlokasi di kawasan industri KIIC, Karawang, diduga lalai dalam mengelola instalasi pengelolaan air limbah (IPAL). Temuan ini disampaikan oleh Teguh Nurdiansyah, S.Pd, Kepala Biro Lingkungan Hidup & Tata Ruang dari LSM Pro Gerakan Rakyat Adil Makmur (PROGRAM).

Menurut Teguh, terdapat indikasi kuat bahwa sanitasi air limbah perusahaan tersebut terkontaminasi limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). “Sanitasi yang menjadi aliran pembuangan air perusahaan ke aliran tersier sungai KIIC diduga terkontaminasi limbah B3 sehingga baku mutu air di sana menjadi asam,” ujarnya. Kondisi ini, menurut Teguh, membuat pH air berada di bawah standar baku mutu air yang seharusnya.

Dalam wawancara, Teguh mengungkapkan bahwa dokumentasi hasil investigasi lapangan oleh tim LSM PROGRAM menunjukkan adanya penurunan kualitas air yang signifikan. “Untuk memastikan benar atau tidaknya air tersebut terkontaminasi oleh zat asing, lebih baik kalau kita uji lab dengan menggandeng GAKUMLHK & DLHK,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian ini menambah daftar panjang kasus pencemaran lingkungan di kawasan industri Karawang. Sebelumnya, kasus bocornya pipa caustic soda di Pindo Deli 2 Ciampel menyebabkan ratusan warga keracunan massal. Meskipun kejaksaan negeri Karawang telah menerbitkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada Polres Karawang, hingga kini belum ada pemidanaan yang dilakukan.

“Parahnya lagi, kejadian tersebut bukan yang pertama kalinya. Namun, penegak hukum dan pemerintah Kabupaten Karawang tampaknya kurang memiliki political will yang ekologis,” kata Teguh. Ia menambahkan, pihaknya akan melayangkan surat kepada pihak-pihak terkait, termasuk Kepala Kejaksaan Negeri Karawang, untuk mendesak penanganan yang lebih serius terhadap masalah lingkungan ini.

Baca Juga:  Peringatan HUT PGRI ke-79 dan Hari Guru Nasional 2024 di Kecamatan Kota Baru, Karawang

Teguh juga menekankan pentingnya kesadaran dan kepedulian semua elemen masyarakat terhadap kelestarian lingkungan. Menurutnya, di era industrialisasi ini, ancaman terhadap ruang hidup dan lingkungan menjadi sangat serius, dan kesadaran manusia serta pelaku usaha semakin rendah.

“Kesadaran manusia dan para pelaku usaha semakin rendah, terlebih lagi watak kapitalisme yang liberal dengan perspektif berpikir yang kalkulatif dan akumulatif, hanya mementingkan keuntungan sebesar-besarnya tanpa peduli terhadap nilai tambah sosial untuk kemaslahatan bersama,” ungkap Teguh.

Ia mengingatkan bahwa kualitas hidup jangka panjang umat manusia sangat bergantung pada kelestarian lingkungan yang ada di sekitarnya. “Karena kebutuhan ruang hidup yang sehat dan bebas dari pencemaran menjadi kebutuhan dasar makhluk hidup lainnya, tidak hanya manusia,” tandasnya.

Dengan kondisi tersebut, Teguh berharap ada tindakan konkret dari semua pihak untuk menjaga lingkungan tetap sehat dan bebas dari pencemaran, sesuai dengan komitmen bersama dalam berbagai konferensi internasional seperti Stockholm 1972 dan Rio de Janeiro 1992. “Isu lingkungan hidup ini sudah menjadi isu dan kepentingan masyarakat global, maka seluruh elemen harus turut serius dalam mengendalikan kerusakan lingkungan yang terjadi secara masif,” pungkasnya. (Red)

Berita Terkait

Sikapi Video Viral di Theatre night mart, Gajah Muda Nusantara Karawang Ajak Semua Pihak Jaga Kehormatan Daerah
Ketua MPI Karawang Desak Pemda Perketat Pengawasan Tempat Hiburan Malam
Ketua DPRD Karawang Dorong Penyusunan Produk Hukum Antisipasi Perilaku Seks Menyimpang
Turap Rusak, Eceng Gondok Menumpuk, Air Melimpah Tak Sampai ke Sawah: H. Karsim Soroti Amburadulnya Irigasi Rengasdengklok
Video Pesta Pasangan Sesama Jenis Viral, Ini Tanggapan dan Langkah Satpol PP Karawang
Gerai Alfamart Kalijaya Dipertanyakan, Aktivis Soroti Pentingnya Verifikasi Lapangan Sebelum Izin Terbit
Gerai Alfamart Kalijaya Dipertanyakan, Jangan Sampai Regulasi Hanya Tajam ke Bawah dan Tumpul ke Atas
GWN Desak Usut Tuntas Kematian Massal Ikan di Saluran Irigasi Johar
Berita ini 38 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 05:21

TPU Penuh Jadi Sorotan! Pipik Taufik Ismail Tampung Aspirasi Warga Karawang dan Pelaku UMKM

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:46

Wawasan Nusantara Jadi Sorotan, Ketum Karang Taruna Karawang Ajak Pemuda Tetap Jaga Identitas Bangsa di Era Global

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:34

Dua Kali Dilaporkan, Kabel Semrawut di Warudoyong Utara Belum Ditangani, Warga Khawatir Terjadi Musibah

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:15

Karawang Darurat HIV? 188 Kasus Baru Muncul dalam Tiga Bulan, Remaja Mulai Terpapar

Senin, 20 April 2026 - 08:19

Karawang Disiapkan Jadi Pilot Project Biosaka, Targetkan Pertanian Modern Tanpa Konflik Sosial

Rabu, 8 April 2026 - 02:56

Pererat Sinergi, Lurah Palumbonsari Kunjungi Redaksi Lintaskarawang.com

Kamis, 2 April 2026 - 04:35

MBG Program Baik, Namun Jangan Dijadikan Ajang Bisnis Proyek

Senin, 30 Maret 2026 - 08:23

Suami Diduga Habisi Nyawa Istri di Karawang, Sempat Coba Bunuh Diri

Berita Terbaru