1044 Guru Honorer Karawang Datangi Kantor Pemda untuk Tuntut Kebijakan P3K

- Penulis

Rabu, 15 Mei 2024 - 02:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Sebanyak 1044 orang guru honorer dari berbagai wilayah di Kabupaten Karawang mendatangi kantor Pemda Karawang pada Selasa (14/5/2024).

Mereka datang untuk menemui Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, untuk menyuarakan tuntutan kebijakan pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Karawang agar seluruh guru honorer diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tanpa tes dan meminta formasi maksimal.

Ketua PPNS Kabupaten Karawang yang dinaungi PGRI kabupaten Karawang, Ardi Lingga, dalam wawancaranya dengan awak media menyatakan, “Setelah tadi kami bertemu dengan Asep Aang, ketua BKPSDM, menyampaikan untuk aspirasi kita diakomodir di tahun 2025. Saat ini, ajuan formasi sudah ditutup, namun akan dianggarkan pada bulan Oktober dan diselesaikan pada tahun 2025. Formasi yang sekarang ini akan menjadi full waktu, sedangkan guru yang tidak lulus akan menjadi paruh waktu. Mereka akan diberi NIB dan sementara belum menerima gaji.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ardi Lingga juga menambahkan, “Selanjutnya, akan terus berkomunikasi intens dengan Asep Aang selaku fasilitator. Guru honorer harus terakomodir semua dari jumlah 1044. Jika tidak ada tindakan atau realisasi selanjutnya, kami akan terus berorasi dan berjuang agar semua aspirasi kami tercapai pada tahun 2025.”

Menanggapi tuntutan tersebut, Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karawang, Asep Aang Rahmatullah, menyatakan, “Kita berbicara kuota tambahan secara realistis. Untuk tahun 2024 ini, hal ini tidak mungkin karena sudah masuk tahapan pendaftaran. Saat ini, kami sedang dalam proses validasi. Alhamdulillah, rekan-rekan ini memahami situasi ini, yang artinya kita sedang berbicara untuk tahun 2025.”

Baca Juga:  Trisnawati Didukung Jadi Ketua KONI Karawang: Pengalaman dan Dedikasi yang Tak Diragukan

Lebih lanjut, Asep Aang menjelaskan, “Sesuai kewenangan pemerintah daerah, dalam hal ini Bupati, kewenangannya adalah mengusulkan kepada pemerintah pusat. Kami berkomitmen dengan forum guru ini untuk mengawal usulan-usulan formasi di tahun 2025. Selama 13 tahun, tidak pernah ada formasi untuk tenaga pendidikan. Hal ini adalah yang kami bangun pada saat dialog bersama forum guru ini.”

“Jumlah honorer di Karawang hampir mencapai 5000, di antaranya hampir 1044 yang saat ini belum diangkat. Mereka menyuarakan harapannya karena mereka ini kategorinya mendapatkan baik dari segi usia maupun pengabdian,” tambah Asep Aang.

Untuk formasi saat ini, lanjut Asep Aang, sekitar 618, di antaranya 281 adalah guru. “Sisanya, sesuai dengan pembahasan terakhir, mereka akan diangkat menjadi P3K paruh waktu. Namun, dalam hal ini, regulasi ini masih dalam tahap rancangan peraturan pemerintah. Artinya, komitmen pemerintah pusat untuk tahun 2024 semua honorer selesai,” terang Asep Aang.

Namun, Bupati Karawang Aep Saepuloh tidak dapat menemui para peserta aksi damai guru honorer karena memiliki urusan di luar kantor. (Red/Suci)

Berita Terkait

Bapenda Karawang Perkuat Sinergi dengan Dunia Usaha, Sosialisasikan Opsen PKB dan BBNKB 2026 kepada 900 Peserta
Ketua Umum Garda Wisesa Nusantara Kutuk Keras Oknum Pembuang Limbah B3 di Irigasi Desa Telukbango: “Ini Kejahatan Lingkungan”
Proyek Rehabilitasi SDN Mekarpohaci III Disorot, Dugaan Material Kayu Tak Sesuai Spesifikasi Picu Permintaan Evaluasi
Aktivitas Pengurugan di Lahan LP2B Masih Berjalan, Ketegasan Satpol PP Karawang Dipertanyakan
TOKO SUBUR TELOR DILAPORKAN JUAL MINYAK GORENG CURAH TANPA LEBEL SNI & MERK
Dewan Tani H. Karsim Dengarkan Keluhan Petani Sekarwangi, Soroti Krisis Air Irigasi hingga Serangan Hama Tikus
Dewan Pers Tegur Ucapan yang Merendahkan Wartawan, Hotman Paris Akhirnya Minta Maaf
Diduga Tidak Netral, Aktivis Laskar NKRI Soroti Pencalonan BPD Perwakilan Perempuan di Desa Gombongsari
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:21

Satu Hari Dua Telur, Sejuta Harapan untuk Masa Depan Anak: Batujaya Perkuat Upaya Tekan Angka Stunting

Senin, 13 Juli 2026 - 00:20

Ratusan Warga Antusias Ikuti Pemeriksaan Mata dan Pembagian Kacamata Gratis di Vihara Buddha Loka

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:08

Rayakan Milad ke-1 Pasca Vakum, Jajaran Komunikasi Cengkong (JKC) Gelar Santunan 50 Anak Yatim Piatu

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:48

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, MDTU Al Hidayah Karawang Santuni Anak Yatim dan Perkuat Kepedulian Sosial

Rabu, 27 Mei 2026 - 06:05

Owner PT Kevin Putra Singaraja dan Keluarga Bagikan Daging Kurban untuk Masyarakat

Sabtu, 18 April 2026 - 17:20

Penyerahan SK Bank Sampah dan Kunjungan Rescue Karang Taruna di Desa Cikalong

Rabu, 15 April 2026 - 11:48

PJT II Rengasdengklok Lakukan Pembersihan Irigasi, Masyarakat Diimbau Tidak Buang Sampah Sembarangan‎

Sabtu, 28 Maret 2026 - 08:15

RESCUE KARANG TARUNA GELAR AKSI BERSIH SAMPAH DAN ECENG GONDOK DI DESA TANJUNG MEKAR

Berita Terbaru