JEMBATAN GANTUNG MENGHUBUNGKAN 3 DESA DI SANGGABUANA RUSAK KOSTRAD TURUN TANGAN PERBAIKI

- Penulis

Rabu, 7 Februari 2024 - 09:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Jembatan gantung yang menghubungkan 3 desa di lereng Pegunungan Sanggabuana, yang menghubungkan 3 desa yaitu Wargasetra, Mekarbuana, dan Cintalaksana di Kecamatan Tegalwaru rusak dimakan usia. Jembatan yang dibangun pada tahun 2007 ini menurut Abiburrohman memang bukan jalan atau akses utama tetapi hampir 90% warga masyarakat mengakses jembatan ini setiap hari. Abiburrohman, anggota BPD Desa Mekarbuana menyebut, jembatan gantung ini terkenal dengan sebutan Jembatan Merah.

Kondisi jembatan gantung yang memperpendek akses menyeberangi Sungai Cigeuntis ini beberapa bagian sudah berkarat dan berlubang sehingga berpotensii menyebabkan bahaya buat masyaraat yang melintas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak mau kecolongan dan menunggau terjadi celaka, prajurit Kostrad dari Datasemen Pemeliharaan Daerah Latihan (Denharrahlat) Kostrad Sanggabuana segera turun dan melakukan perbaikan jembatan gantung tersebut pada Selasa, 7 Februari 2024.

Mayor Inf. Wisnu Broto, Komandan Denharrahlat Kostrad Sanggabuana ditemui di lokasi jembatan gantung tersebut mengatakan segera mengerahkan anak buahnya untuk melakukan perbaikan begitu mendengar laporan dari masyarakat terkait “Jembatan Merah” tersebut.

Wisnu Broto menyebut perbaikan jembatan yang menjadi akses masyarakat banyak ini merupakan salah satu bentuk menjalankan perintah Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak, M.Si kepada setiap prajurit TNI di lapangan untuk mendengar dan membantu kesulitan masyarakat sekitar.

Baca Juga:  KASAD JADI PELINDUNG SATWA LIAR SANGGABUANA MASYARAKAT SERAHKAN SATWA DILINDUNGI KE KOSTRAD

“Kebetulan jarak jembatan itu tidak jauh dari Markas Denharrahlat, hanya 1,4 km. Jadi kami segera turun memperbaiki bersama prajurit Kostrad yang ada, supaya tidak terjadi hal-hal yang diinginkan ketika masyarakat melintas di jembatan tersebut.” Tegas Perwira Menengah TNI AD ini.

Abiburrohman mengapresiasi langkah prajurit Kostrad dari Denharrahlat yang dengan gerak cepat segera memperbaiki jembatan yang rusak di desanya. Padahal Abiburrohman baru saja mau melaporkan tentang kerusakan jembatan ini ke Desa dan Camat. Abib berharap, supaya jembatan yang dibangun menggunakan anggaran negara ini awet, Pemkab turun tangan dengan secara berkala melakukan pengecekan terhadap kelaikan fungsi jembatan ini. “Tidak hanya jembatan di desa saya saja, tetapi sebaiknya aset-aset Pemkab yang berupa sarana prasarana umum untuk masyarakat lebih diperhatikan lagi. Jangan menunggu sampai tidak bisa terpakai lagi atau mencelakakan masyarakat.” Tutup Abiburroham. (Red)

Berita Terkait

GMPI Rengasdengklok Selatan Pertanyakan Mekanisme Pembagian Undangan Beras Bapanas, Soroti Dugaan Keterlibatan Oknum BPD Berinisial DS
Banyak Kepala Desa Absen di Peringatan Hari Jadi Karawang ke-393 Tingkat Kecamatan Pedes, Hanya Empat yang Terlihat Hadir
Natala Sumedakap Cup 8 Resmi Bergulir, 64 Pasangan Ganda Ramaikan Turnamen Badminton HUT Karawang ke-393
Anggota KPPS Desa Sampalan Resmi Dilantik, Siap Kawal Pilkades 2026 Berlangsung Jujur, Aman, dan Kondusif,
Rescue Karang Taruna dan Warga Bengle Bersatu Bersihkan Lingkungan, Semangat Gotong Royong Warnai HUT Karawang ke-393
Normalisasi Irigasi KW 15 Dimulai, BBWS Citarum Pimpin Pengerukan Sedimentasi Demi 13 Ribu Hektare Sawah Karawang Utara.
Gebyar PATEN Majalaya Hadirkan Layanan Publik, Bantuan Sosial hingga Penyerahan Kunci Rutilahu
Job Fair Gratis untuk Warga Desil 1–3, Bupati Aep Pangkas Biaya Pencari Kerja di Karawang
Berita ini 8 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 05:14

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus

Rabu, 16 September 2026 - 02:32

Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Jumat, 11 September 2026 - 02:35

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Kamis, 10 September 2026 - 12:14

Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang

Kamis, 10 September 2026 - 08:22

Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah

Senin, 7 September 2026 - 12:27

63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut

Berita Terbaru