Bupati Karawang Tegaskan Gerbang Belakang PT Chang Shin Harus Dibuka Kembali

- Penulis

Senin, 20 Januari 2025 - 07:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., bersama Kapolres Karawang, Dandim 0604 Karawang, Ketua DPRD Karawang, Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, serta sejumlah kepala OPD melakukan kunjungan ke PT Chang Shin Indonesia di Desa Gintungkerta, Kecamatan Klari, Senin (20/1/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk menyelesaikan polemik penutupan gerbang belakang perusahaan tersebut.

Bupati menegaskan bahwa banyak warga, terutama pedagang dan pemilik usaha kecil, mengeluhkan dampak ekonomi akibat penutupan gerbang belakang PT Chang Shin. Sejak akses itu ditutup, aktivitas ekonomi di sekitar lokasi pun ikut terhenti, sehingga merugikan banyak pihak.

Penutupan gerbang belakang PT Chang Shin dilakukan oleh pihak manajemen setelah adanya gugatan dari seorang pengusaha yang memiliki lahan di sekitar area tersebut. Pengusaha itu mengklaim bahwa aktivitas di gerbang belakang menyebabkan kemacetan dan mengganggu usahanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, Bupati Aep berpendapat bahwa akses pintu belakang PT Chang Shin adalah jalan umum yang seharusnya bisa digunakan oleh masyarakat luas. Oleh karena itu, ia meminta pihak manajemen untuk segera membuka kembali gerbang tersebut guna mengembalikan kelancaran mobilitas dan aktivitas ekonomi warga sekitar.

Baca Juga:  GC Nilai Langkah Pemkab Karawang Tarik Pajak MBLB dari PT VSM Sudah Tepat

“Gerbang belakang ini menjadi akses penting bagi karyawan dan warga sekitar. Ada banyak usaha kecil yang bergantung pada aktivitas di area tersebut, seperti pedagang, jasa penitipan motor, dan kos-kosan. Jika gerbang ditutup, mereka kehilangan mata pencaharian,” ujar Bupati Aep.

Ia menegaskan bahwa Pemkab Karawang siap membantu penyelesaian masalah ini karena menyangkut kepentingan umum. Bupati pun memberikan tenggat waktu satu minggu bagi manajemen PT Chang Shin untuk membuka kembali gerbang belakang.

Saat kunjungan berlangsung, banyak warga, terutama pedagang, yang berteriak memohon kepada Bupati agar gerbang segera dibuka kembali. Selain itu, mayoritas karyawan PT Chang Shin juga menginginkan akses belakang tetap dibuka karena jalur depan dianggap terlalu jauh dan memakan waktu lama.

“Banyak warga dan karyawan yang meminta agar gerbang ini dibuka kembali. Ini soal kepentingan bersama, dan kami berharap manajemen bisa memahami situasi ini,” tegas Bupati Aep.

Dengan ultimatum dari Bupati Karawang ini, diharapkan dalam waktu dekat gerbang belakang PT Chang Shin kembali dibuka agar mobilitas dan perekonomian masyarakat sekitar dapat kembali berjalan normal. (LK)

 

Berita Terkait

Respons Cepat dan Humanis, Dirut RSUD Jatisari Temui Keluarga Pasien dan Jadikan Evaluasi Pelayanan IGD
DPRD Karawang Siapkan Rekomendasi Penutupan Theatre Night Mart Usai Sidak
Kasus Suap Ijon Bekasi, Ade Kuswara Bantah Nama Ono Surono Terkait Aliran Dana
Viral! Mobil Ngamuk di Tuparev, Polres Karawang Amankan Pelaku
APBN untuk Motor Listrik, Bukan Gizi? Ujang Suhana Warning BGN soal Potensi Pemborosan Negara
Lurah Palumbonsari, Indra Sudrajat Kunjungi Rumah Duka Warga yang Meninggal di Medan
GAPENSI Karawang Dukung H. Rafiudin Firdaus Maju dalam Bursa Ketua KADIN
Terjawab Sudah, Fenomena Cahaya Misterius di Langit Indonesia Ternyata Sampah Antariksa
Berita ini 237 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 07:37

Bapenda Karawang Luncurkan SIPAKAR, Layanan Pajak Daerah Kini Terintegrasi Digital

Selasa, 14 April 2026 - 05:38

Usai Tutup Masa Jabatan, Anwar Usman Tersungkur di MK

Senin, 13 April 2026 - 19:19

Cuma Modal KTP! Warga Karawang Kini Bisa Berobat Gratis Tanpa BPJS

Minggu, 12 April 2026 - 07:36

KRL Tembus Karawang, Cikampek Disiapkan Jadi Depo Utama

Sabtu, 11 April 2026 - 05:34

Turun ke Desa, Pipik Taufik Ismail Tampung Keluhan Warga soal PJU, Rutilahu, dan Drainase

Jumat, 10 April 2026 - 07:55

Kasus Suap Proyek Bekasi, Ade Kuswara Kunang Klaim Tak Ada Aliran Dana ke Ono Surono

Kamis, 9 April 2026 - 18:55

LSM Laskar NKRI Napak Tilas di Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok

Rabu, 8 April 2026 - 12:57

Prabowo Kumpulkan Kabinet, Putuskan Harga Haji Turun dan IUP di Kawasan Hutan Dievaluasi

Berita Terbaru