Tak Terima KDM Dibenturkan Dengan H Aep Menggunakan Editan Video Hoax, Kang Haris Siap Siap Tempuh Upaya Hukum

- Penulis

Jumat, 18 Oktober 2024 - 06:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang semestinya menjadi pesta demokrasi penuh kegembiraan bagi rakyat, nyatanya tercoreng oleh tindakan tidak terpuji dari oknum-oknum yang mencederai tujuan mulia politik. Selain kampanye hitam yang dilakukan secara terang-terangan, muncul pula tindakan kriminal yang bisa dikenakan sanksi pidana.

Baru-baru ini, di Karawang beredar video editan yang menggabungkan tangkapan layar pemberitaan salah satu media massa dengan video milik Dedi Mulyadi, calon Gubernur Jawa Barat. Video tersebut diunggah di akun YouTube dan telah memicu polemik di masyarakat. Tangkapan layar yang digunakan dalam video tersebut terkait alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Karawang.

Haris Priyatna, salah satu orang dekat Dedi Mulyadi, mengutuk keras tindakan pelaku yang mengedit dan menyebarkan konten tersebut. Dalam keterangannya kepada awak media, Haris menyatakan, “Kami sedang mempertimbangkan langkah hukum dengan berkonsultasi kepada pihak Kepolisian,” ujarnya pada Kamis, 17 Oktober 2024.

Menurut Haris, video editan tersebut sangat merugikan Dedi Mulyadi karena seolah-olah potongan video tersebut ditujukan kepada Bupati Karawang, Aep Saepulloh. Padahal, video lengkap yang dipotong itu membahas kasus lain, yakni terkait Vina dari Cirebon.

“Bagi saya, sebagai orang awam hukum, tindakan ini diduga merupakan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), yang jelas memiliki sanksi hukumnya. Karena antara video dan pemberitaan yang dipotong, tidak ada kaitannya sama sekali,” sesal Haris.

Meskipun Haris yakin bahwa H. Aep sebagai sosok cerdas akan menilai masalah ini dengan bijak, ia menegaskan bahwa tindakan tersebut harus diusut tuntas. “Jika dibiarkan terus berlanjut, hal ini berpotensi memicu perpecahan dan mengganggu stabilitas proses Pilkada,”tutupnya. (Red)

 

Berita Terkait

Keadilan yang Tertunda, Pelapor Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Polsek Kedungwaringin
Kejari Karawang Segel Kantor Pusat PT BAS, Penyidikan Dugaan Korupsi KPR Bank Himbara Terus Bergulir
Kejari Karawang Selidiki Dugaan Korupsi KPR BTN di Kartika Residence dan Citra Swarna Grande
Viral Ancam Gorok Wartawan, Ken Ken Diamankan dan Dilimpahkan ke Polresta Tangerang
Merasa Dirugikan, Konsumen Kartika Residence Gandeng LBH Lintas Buana Nusantara untuk Tempuh Jalur Hukum
Identitas Pelajar yang Tewas di Bantaran Citarum Terungkap, Polisi Temukan Luka di Leher
Sesosok Mayat Diduga Remaja Ditemukan Tersungkur di Bantaran Citarum Karawang
Merasa Diberhentikan Sepihak, Ketua Pengawas Koperasi RS Bayukarta Minta DPRD Turun Tangan
Berita ini 20 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:18

Pahami Sistem Triase di IGD, RSUD Jatisari: Prioritas Berdasarkan Tingkat Kegawatan Pasien

Kamis, 21 Mei 2026 - 05:58

Berawal dari Orang Tua Sakit, Akang Abdol Dirikan Tabib Karawang dengan Pengobatan Seikhlasnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 01:40

Sosialisasi Pencegahan Kusta Digelar di Karees, Empat Warga Palumbonsari Terdata Pernah Mengidap

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:15

Karawang Darurat HIV? 188 Kasus Baru Muncul dalam Tiga Bulan, Remaja Mulai Terpapar

Sabtu, 25 April 2026 - 01:29

ANCAMAN NYATA PENYALAHGUNAAN TRAMADOL, GENERASI MUDA TERANCAM GANGGUAN MENTAL

Jumat, 17 April 2026 - 10:33

Wabup Karawang Maslani Sidak RSUD Jatisari Pastikan Pelayanan Kesehatan Berjalan Optimal

Rabu, 15 April 2026 - 04:20

Aparatur Kecamatan Rengasdengklok Jalani Cek Kesehatan, Dukung Penanganan Stunting dan TBC

Selasa, 14 April 2026 - 06:06

Dari Puskesmas Rengasdengklok, dr. Cucu Pimpin Upaya Tekan Stunting dan TBC

Berita Terbaru