Karawang, Lintaskarawang.com – Musibah kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang melibatkan mobil jip relawan pasangan calon (Paslon) Aep Maslani dengan sebuah mobil pick-up telah diselesaikan secara kekeluargaan melalui musyawarah di Polres Karawang. Tidak ada korban luka berat dalam kejadian tersebut, dan kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah dengan baik.
“Tidak ada korban luka berat, dan permasalahan ini sudah diselesaikan dengan kekeluargaan,” ujar seorang perwakilan dari tim Aep-Maslani Senin (7/10)
Terkait dengan video yang beredar di media sosial, terlihat salah satu warga mengejar mobil relawan saat mereka menepi untuk memastikan kondisi pengemudi mobil pick-up yang tertabrak dari belakang oleh mobil jip relawan Aep Maslani. Warga tersebut hanya ingin memastikan keadaan pengemudi pick-up yang menjadi korban dalam insiden tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, pihak relawan Aep Maslani menegaskan bahwa insiden ini murni musibah dan bukan hal yang disengaja. Mereka juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak yang terdampak dan memastikan kejadian ini telah diselesaikan dengan baik tanpa ada niat buruk dari pihak mana pun.
Namun, dalam suasana Pilkada yang semakin memanas, berbagai pihak memandang insiden ini sebagai bagian dari upaya politisasi. Berbagai isu diwarnai dengan penggiringan opini yang cenderung memojokkan salah satu Paslon. Tak terkecuali Aep Maslani, yang namanya diseret dalam berbagai narasi negatif terkait kejadian ini.
“Serba-serbi Pilkada memang penuh warna. Tidak jarang, insiden yang terjadi di lapangan dipolitisasi dan diarahkan untuk menjatuhkan salah satu pasangan calon melalui kampanye hitam,” ujar seorang aktivis sekaligus pengamat politik Mr Kim.
Meski demikian, tim sukses Aep Maslani berharap masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing oleh isu-isu yang belum tentu benar. Mereka menegaskan komitmen untuk menjalankan kampanye yang bersih dan penuh integritas, serta mengedepankan aspirasi rakyat Karawang. (Red)













Tinggalkan Balasan