GMBI KSM Klari Pantau Ketat Pengelolaan Dana Desa, Dede Gemboy Tegaskan Komitmen Lawan Penyimpangan

- Penulis

Minggu, 6 Oktober 2024 - 05:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) KSM Klari, Dede Gemboy

Ketua Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) KSM Klari, Dede Gemboy

Karawang, Lintaskarawang.com – Ketua Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) KSM Klari, Dede Gemboy, menyatakan komitmennya untuk terus memantau dan mengawal agar berbagai program yang didanai melalui Dana Desa dapat terealisasi dengan baik. Program-program yang mendapatkan anggaran dari APBN ini menjadi perhatian utama pihaknya, terutama untuk memastikan tidak ada penyimpangan dalam pelaksanaannya. “Kami akan melakukan audiensi dengan setiap kepala desa di wilayah Klari untuk memastikan semua program berjalan sesuai perencanaan,” tegas Dede Gemboy pada pernyataan resminya. Minggu (6/10).

GMBI KSM Klari akan fokus pada pengawasan program yang telah berjalan sejak beberapa tahun ke belakang. Dede menyebutkan, pihaknya akan mengevaluasi program-program dari tahun 2023 hingga 2021, serta memastikan program yang sedang berlangsung pada tahun 2024 berjalan sesuai harapan. “Kami tidak hanya memantau program yang berjalan tahun ini, tetapi juga tahun-tahun sebelumnya. Ini penting untuk melihat apakah ada inkonsistensi dalam pelaporan dan pelaksanaan,” ujar Dede.

Dede menegaskan bahwa GMBI KSM Klari mengedepankan fungsi kontrol sosial dalam setiap tindakannya. Fungsi ini sangat penting untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa. “Kami ingin memastikan bahwa dana yang digelontorkan benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat desa, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengungkapkan adanya beberapa dugaan program desa yang tidak berjalan sesuai dengan laporan resmi yang disampaikan kepada Kementerian Keuangan. Menurutnya, ada indikasi ketidaksesuaian antara laporan dan kondisi fisik di lapangan. “Banyak program yang dilaporkan sudah selesai, tetapi kenyataannya tidak sesuai dengan besaran anggaran yang diterima,” ujarnya dengan nada prihatin.

Baca Juga:  LSM GMBI KSM Klari Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Lintas Jalur PJT II di Kecamatan Klari dan Ciampel

Dede Gemboy menambahkan bahwa ketidaksesuaian antara laporan dan pelaksanaan fisik proyek merupakan masalah serius yang tidak bisa dibiarkan begitu saja. “Keprihatinan kami muncul karena kami melihat ada ketimpangan antara apa yang dilaporkan dan apa yang benar-benar ada di lapangan. Ini harus ditindaklanjuti,” tegasnya.

GMBI KSM Klari juga berencana untuk melakukan audiensi dengan para pemangku kepentingan di tingkat desa. Langkah ini, menurut Dede, merupakan bagian dari upaya GMBI untuk memberikan masukan dan kritik yang konstruktif agar pengelolaan Dana Desa di Klari lebih baik ke depannya. “Audiensi ini akan menjadi momentum bagi kami untuk memastikan transparansi di setiap desa,” jelasnya.

Selain itu, Dede mengajak masyarakat untuk turut aktif dalam mengawasi pengelolaan Dana Desa di wilayah mereka masing-masing. Menurutnya, peran serta masyarakat sangat penting untuk mencegah adanya penyimpangan dalam pengelolaan dana publik. “Kami berharap masyarakat juga ikut mengontrol, karena ini dana mereka, dana untuk kesejahteraan desa,” katanya.

Komitmen GMBI KSM Klari ini, lanjut Dede, tidak hanya sebatas di atas kertas. Mereka akan terus melakukan berbagai langkah konkret untuk memastikan bahwa setiap rupiah dari Dana Desa digunakan secara maksimal dan sesuai peruntukannya. “Kami akan terus berjuang untuk keadilan dan transparansi. Ini bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan desa-desa kita,” tutup Dede Gemboy. (Red)

 

Berita Terkait

Satu Lolos di LPSE, Dua Diundang Klarifikasi: Dugaan Kejanggalan Tender Karawang Picu Sorotan Publik
Tangis Anak Bongkar Dugaan Asusila di Tirtajaya, Kasus Kini Ditangani Polres Karawang
Bapenda Karawang Perkuat Sinergi dengan Dunia Usaha, Sosialisasikan Opsen PKB dan BBNKB 2026 kepada 900 Peserta
Ketua Umum Garda Wisesa Nusantara Kutuk Keras Oknum Pembuang Limbah B3 di Irigasi Desa Telukbango: “Ini Kejahatan Lingkungan”
Proyek Rehabilitasi SDN Mekarpohaci III Disorot, Dugaan Material Kayu Tak Sesuai Spesifikasi Picu Permintaan Evaluasi
Aktivitas Pengurugan di Lahan LP2B Masih Berjalan, Ketegasan Satpol PP Karawang Dipertanyakan
TOKO SUBUR TELOR DILAPORKAN JUAL MINYAK GORENG CURAH TANPA LEBEL SNI & MERK
Dewan Tani H. Karsim Dengarkan Keluhan Petani Sekarwangi, Soroti Krisis Air Irigasi hingga Serangan Hama Tikus
Berita ini 12 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 03:48

Era Baru Pelayanan Pendidikan di Karawang, Disdikbud Resmikan Ruang Layanan Terpadu

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:30

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNSIKA Gelar Workshop “From Theory to Practice” untuk Mempersiapkan Calon Guru Bahasa Inggris yang Adaptif

Rabu, 8 Juli 2026 - 02:35

Paduan Suara Candra Gemilang SMAN 5 Karawang Raih Medali Emas di Ajang Internasional JICF 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:57

Euphoria A Splash of Joy, SD Puri Artha Suguhkan Pentas Seni Penuh Kreativitas

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:52

Pelepasan Siswa Kelas VI SDN 2 Gintungkerta Digelar Sederhana dan Penuh Makna

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:50

Di Tengah Larangan Pungutan, Biaya Kegiatan Akhir Tahun di SDN 1 Karyasari Tuai Sorotan

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:08

Sejumlah Atap Bangunan Rusak, SMPN 2 Rawamerta Lakukan Rehabilitasi

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:06

Ucapan “Media Butuh Duit” dari Oknum Korwilcambidik Tirtajaya Picu Kemarahan Insan Pers

Berita Terbaru