Pembangunan di Dusun Kosambi Lawang, Desa Gebangjaya, Kecamatan Cibuaya, Dikeluhkan Warga

- Penulis

Senin, 2 September 2024 - 10:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, lintaskarawang.com – Pembangunan infrastruktur di Dusun Kosambi Lawang, Desa Gebangjaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, menuai keluhan dari warga setempat. Proyek rabat beton yang menggunakan dana desa tahap II tahun anggaran 2024, dengan anggaran sebesar Rp 105,600 juta, dianggap tidak memenuhi standar kualitas yang diharapkan.

Pembangunan rabat beton tersebut, yang direncanakan selesai dalam waktu 20 hari kalender dengan volume panjang 400 meter, lebar 1,2 meter, dan ketebalan 0,10 meter, dinilai tidak dilakukan sesuai prosedur yang baik. Seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan bahwa dasar pembangunan tidak menggunakan best cost, hanya mengandalkan campuran sirtu (pasir batu), tanpa lapisan plastik sebagai penahan.

“Sejak awal sudah terlihat bahwa ini seperti pekerjaan asal jadi. Tidak ada lapisan plastik yang dipasang sebelum pengecoran, sehingga sekarang sudah terlihat retak-retak di beberapa bagian, padahal belum lama selesai dikerjakan,” ungkapnya dengan nada kecewa, Senin (2/8/9/2924).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Retakan pada coran beton ini menimbulkan kekhawatiran bahwa kualitas bangunan tidak akan bertahan lama, sehingga warga mempertanyakan pengawasan selama pengerjaan proyek tersebut. Mereka khawatir jika dana desa yang dialokasikan tidak digunakan dengan benar, akan berdampak buruk pada kualitas hasil akhir pembangunan.

Baca Juga:  Bupati Karawang Instruksikan Larangan Pungutan di Satuan Pendidikan Negeri

“Kami berharap dana yang telah dialokasikan dapat menghasilkan kualitas yang baik. Jangan sampai anggaran yang besar justru menghasilkan pekerjaan yang buruk,” tambah warga lainnya.

Warga juga menuntut transparansi dari pihak desa terkait penggunaan dana desa yang sudah disalurkan untuk proyek tersebut. Mereka meminta penjelasan mengapa proyek tersebut tidak sesuai harapan dan siapa yang bertanggung jawab.

Situasi ini menambah daftar panjang keluhan warga terhadap proyek infrastruktur yang dikerjakan dengan dana desa. Pemerintah desa diharapkan lebih serius dalam mengawasi pelaksanaan proyek demi kepentingan masyarakat.

“Semua pihak terkait harus segera turun tangan. Kami tidak ingin jalan ini cepat rusak dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat,” pungkas seorang tokoh masyarakat setempat.

Diharapkan, dengan adanya keluhan ini, pemerintah desa dan pihak terkait dapat mengambil langkah konkret untuk mengevaluasi dan memperbaiki kualitas pekerjaan yang telah dilakukan. (Red)

Berita Terkait

Respons Cepat dan Humanis, Dirut RSUD Jatisari Temui Keluarga Pasien dan Jadikan Evaluasi Pelayanan IGD
DPRD Karawang Siapkan Rekomendasi Penutupan Theatre Night Mart Usai Sidak
Kasus Suap Ijon Bekasi, Ade Kuswara Bantah Nama Ono Surono Terkait Aliran Dana
Viral! Mobil Ngamuk di Tuparev, Polres Karawang Amankan Pelaku
APBN untuk Motor Listrik, Bukan Gizi? Ujang Suhana Warning BGN soal Potensi Pemborosan Negara
Lurah Palumbonsari, Indra Sudrajat Kunjungi Rumah Duka Warga yang Meninggal di Medan
GAPENSI Karawang Dukung H. Rafiudin Firdaus Maju dalam Bursa Ketua KADIN
Terjawab Sudah, Fenomena Cahaya Misterius di Langit Indonesia Ternyata Sampah Antariksa
Berita ini 15 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 07:37

Bapenda Karawang Luncurkan SIPAKAR, Layanan Pajak Daerah Kini Terintegrasi Digital

Selasa, 14 April 2026 - 05:38

Usai Tutup Masa Jabatan, Anwar Usman Tersungkur di MK

Senin, 13 April 2026 - 19:19

Cuma Modal KTP! Warga Karawang Kini Bisa Berobat Gratis Tanpa BPJS

Minggu, 12 April 2026 - 07:36

KRL Tembus Karawang, Cikampek Disiapkan Jadi Depo Utama

Sabtu, 11 April 2026 - 05:34

Turun ke Desa, Pipik Taufik Ismail Tampung Keluhan Warga soal PJU, Rutilahu, dan Drainase

Jumat, 10 April 2026 - 07:55

Kasus Suap Proyek Bekasi, Ade Kuswara Kunang Klaim Tak Ada Aliran Dana ke Ono Surono

Kamis, 9 April 2026 - 18:55

LSM Laskar NKRI Napak Tilas di Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok

Rabu, 8 April 2026 - 12:57

Prabowo Kumpulkan Kabinet, Putuskan Harga Haji Turun dan IUP di Kawasan Hutan Dievaluasi

Berita Terbaru