Meski Dana Terbatas, Jabar Ngebut Susun RKPD 2027

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 12:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Poto: PemProv Jabar menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027

Keterangan Poto: PemProv Jabar menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027

Bandung, Lintaskarawang.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Bale Pakuan, Kota Bandung, Rabu (15/04/26).

Forum tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah serta integrasi layanan kesehatan sebagai prioritas pembangunan di Jawa Barat.

Kegiatan dihadiri pimpinan dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat, hingga Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, hadir mewakili daerahnya, didampingi Kepala Bappeda Kabupaten Karawang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Musrenbang tahun ini mengusung tema ‘Lembur Diurus, Kota Ditata’ yang menitikberatkan pada keterpaduan pembangunan lintas wilayah, pemerintah Provinsi Jawa Barat menekankan bahwa sinkronisasi program pusat dan daerah menjadi kunci efektivitas pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, H. Iwan Suryawan, mengapresiasi kepemimpinan Gubernur Jawa Barat yang dinilai responsif terhadap kebutuhan masyarakat, ia menegaskan, meski terjadi pengurangan transfer daerah, pembangunan harus tetap berjalan.

Baca Juga:  Dijanjikan Kerja di Turki, Malah Berujung di Irak: Dua PMI Asal Jabar Menanti Jalan Pulang

“Tahun 2027 menjadi momentum penting, sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan masyarakat harus diperkuat melalui kolaborasi dan sinergi, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Komjen Pol (Purn) Akhmad Wiyagus, menegaskan bahwa seluruh program daerah harus selaras dengan kebijakan pemerintah pusat dan berlandaskan visi pembangunan nasional.

“Jawa Barat adalah motor penggerak nasional, perencanaan ini menjadi fase krusial karena berada di masa paruh waktu RPJMD,” katanya.

Gubernur Jawa Barat juga mengingatkan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada capaian statistik, tetapi harus menyentuh persoalan mendasar masyarakat, sejumlah sektor prioritas disoroti, termasuk penguatan layanan kesehatan yang terintegrasi dan merata di seluruh wilayah.

Melalui Musrenbang ini, pemerintah berharap perencanaan pembangunan tahun 2027 dapat menghasilkan kebijakan yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat Jawa Barat.

Penulis: Wahid

Editor: Aan Ade Warino

Berita Terkait

DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna, Bahas Perubahan APBD 2026 hingga APBD 2027
Bapenda Karawang Hadirkan Pelayanan Pajak Jemput Bola di Gebyar PATEN Kecamatan Majalaya
Kabar Gembira! Pemkab Karawang Beri Diskon hingga 80 Persen dan Bebas Denda PBB-P2
Bapenda Karawang Bahas Raperbup DBH-PDRD Bersama DPMD
Banteng Jabar Juara Soekarno Cup 2026, Megawati Tutup Turnamen Nasional di Stadion GBT Surabaya
Menyongsong HUT ke-81 RI, Pemkab Karawang Tegaskan Komitmen Pemerataan Pembangunan dan Kedaulatan Rakyat
Dijanjikan Kerja di Turki, Malah Berujung di Irak: Dua PMI Asal Jabar Menanti Jalan Pulang
Resmi! Polres Karawang Naik Status Jadi Polresta, Kombes Mario Prahatinto Resmi Pimpin
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:39

Tiga RSUD Karawang Raih Terbaik I Helaran Budaya, Bukti Kekompakan Layanan Publik

Jumat, 18 September 2026 - 13:09

Diduga Kain Tampon Tertinggal di Rongga Hidung Pasien, Kuasa Hukum Soroti Penanganan RS Citra Sari Husada dan Minta DPRD Karawang Turun Tangan

Kamis, 17 September 2026 - 15:05

Diduga Ada Mark-Up Anggaran Rehabilitasi SDN Solokan I Pakisjaya, Proyek Rp327 Juta Disorot

Rabu, 16 September 2026 - 05:14

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus

Rabu, 16 September 2026 - 02:32

Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang

Selasa, 15 September 2026 - 04:35

Wakil Abo Bongkar Polemik Beras Bapanas di Rengasdengklok Selatan: Beras 90 karung di GOR, Warga Mengaku Belum Kebagian

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Berita Terbaru