Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Siap Refocusing Anggaran untuk Atasi Darurat Pangan

- Penulis

Jumat, 22 Maret 2024 - 00:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Kementan

Dok. Kementan

BOJONEGORO, Lintaskarawang.com – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan kesiapannya untuk melakukan refocusing anggaran guna mengatasi darurat pangan yang diakibatkan oleh dampak super el nino yang melanda sebagian besar dunia. Hal ini disampaikan Mentan saat meninjau gerakan tanam di Kabupaten Bojonegoro pada Senin, 18 Maret 2024.

“Lebih baik aku puasa perjalanan dinas, perjalanan luar negeri dari pada petani menderita. Aku korbankan semua demi petani dan pertanaman Indonesia agar meningkat,” ujar Mentan.

Menurut Mentan, el nino tahun ini telah menurunkan produksi nasional karena sebagian sentra mengalami gagal panen. Dia mengkhawatirkan konsekuensi yang mungkin timbul jika masalah pangan tidak ditangani dengan serius, termasuk kemungkinan konflik sosial dan gangguan keamanan di seluruh negeri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Makanya pidato Bung Karno dulu dikatakan bahwa pangan adalah mati hidupnya sebuah bangsa. Ini saatnya kita menyatu dan gandengan tangan,” tambahnya.

Mentan juga menyoroti pentingnya komunikasi dan kolaborasi antar pihak untuk memperkuat peran petani dalam upaya produksi pangan. Salah satunya adalah pengawasan anggaran untuk pompa dan benih bagi petani.

Baca Juga:  Dinas Pariwisata dan Budaya Kolaborasi dengan Komite Ekraf Kabupaten Karawang untuk Memperkuat Budaya Lokal

“Tolong jangan putus komunikasi pak dandim, kepala balai, kajari, kapolres dirjen, kadis dan lain lain. Ini kita lakukan supaya gerakan pompa ini berjalan masif di seluruh Indonesia,” katanya.

Mentan menegaskan bahwa pompanisasi merupakan solusi cepat yang harus dilakukan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Dia juga menyebutkan wilayah Jawa Timur memiliki ribuan hektare yang harus segera mendapat pasokan air agar produksi pertanian dapat ditingkatkan.

“Jawa Timur ada ribuan hektare yang bisa kita airi dan dekat dengan bengawan solo. Insyaallah kami siapkan pompa untuk ini,” ungkapnya.

PJ. Bupati Bojonegoro, Adriyanto, mendukung penuh upaya Kementerian Pertanian dalam memaksimalkan pompanisasi pada lahan-lahan kering di Jawa Timur. Terutama mengingat Kabupaten Bojonegoro merupakan salah satu penghasil beras terbesar ketiga di wilayah Jatim.

“Kami mendukung penuh pompanisasi yang dilakukan,” tegasnya. (Dg)

Sumber: Kementan RI

Berita Terkait

DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna, Bahas Perubahan APBD 2026 hingga APBD 2027
Bapenda Karawang Hadirkan Pelayanan Pajak Jemput Bola di Gebyar PATEN Kecamatan Majalaya
Kabar Gembira! Pemkab Karawang Beri Diskon hingga 80 Persen dan Bebas Denda PBB-P2
Bapenda Karawang Bahas Raperbup DBH-PDRD Bersama DPMD
Banteng Jabar Juara Soekarno Cup 2026, Megawati Tutup Turnamen Nasional di Stadion GBT Surabaya
Menyongsong HUT ke-81 RI, Pemkab Karawang Tegaskan Komitmen Pemerataan Pembangunan dan Kedaulatan Rakyat
Dijanjikan Kerja di Turki, Malah Berujung di Irak: Dua PMI Asal Jabar Menanti Jalan Pulang
Resmi! Polres Karawang Naik Status Jadi Polresta, Kombes Mario Prahatinto Resmi Pimpin
Berita ini 4 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Jumat, 11 September 2026 - 02:35

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Kamis, 10 September 2026 - 12:14

Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang

Kamis, 10 September 2026 - 08:22

Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah

Senin, 7 September 2026 - 12:27

63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut

Jumat, 4 September 2026 - 06:26

Dugaan Penyimpangan BUMDes dan BLT Dana Desa Mencuat di Desa Gombongsari, Departemen Umum Hankam 88 Laskar NKRI Siap Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:56

MBG untuk Anak, Bukan untuk Ulat: Dugaan Temuan Ulat di SDN Ciptamargi 4 Harus Diusut

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:22

Karawang Job Fair 2026 Dibuka, Tersedia Formasi Khusus Penyandang Disabilitas

Berita Terbaru