Ratusan Kapal Iringi Pelarungan Dondang, Ruat Laut Blanakan ke-59 Meriahkan Laut Jawa dan Jadi Simbol Syukur Nelayan Subang

- Penulis

Minggu, 27 September 2026 - 04:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi : Tradisi Ruat Laut Nelayan Blanakan ke-59 berlangsung meriah di kawasan KUD Mandiri Mina Fajar Sidik, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Minggu (27/09/2026)

Dokumentasi : Tradisi Ruat Laut Nelayan Blanakan ke-59 berlangsung meriah di kawasan KUD Mandiri Mina Fajar Sidik, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Minggu (27/09/2026)

Subang | Lintaskarawang.com – Tradisi Ruat Laut Nelayan Blanakan ke-59 berlangsung meriah di kawasan KUD Mandiri Mina Fajar Sidik, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Minggu (27/09/2026). Ratusan kapal nelayan turut mengiringi prosesi pelarungan dondang ke perairan Laut Jawa sebagai puncak acara yang menjadi warisan budaya masyarakat pesisir.

Ruat Laut merupakan tradisi tahunan masyarakat nelayan Blanakan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas hasil laut yang diperoleh, sekaligus doa bersama agar para nelayan diberikan keselamatan dan keberkahan saat melaut.

Puncak kegiatan dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh nelayan, serta masyarakat pesisir. Hadir di antaranya Ketua Dekopinda Kabupaten Subang Kartilam Yudistira, Ketua DPC HNSI Kabupaten Subang Ispadi Atmaja, Kasi Ops Lanud Suryadarma Kalijati Kapten Paskhas Tanto, perwakilan UPTD PDMC/DKP Jawa Barat Dendi H, Plt Kepala BPBD Kabupaten Subang Asep Sudrajat, Camat Blanakan Cucu Wahyu, Kapolsek Blanakan Iptu Yayan Setiawan, Danramil 0506/Ciasem Kapten Inf. Amin, serta jajaran pengurus KUD Mandiri Mina Fajar Sidik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prosesi adat diawali dengan pelepasan dondang atau miniatur kapal nelayan yang dibawa menggunakan kapal berukuran besar menuju Laut Jawa. Sepanjang perjalanan, ratusan kapal nelayan yang dihiasi umbul-umbul dan bendera warna-warni mengiringi pelayaran tersebut, menciptakan pemandangan yang semarak di tengah laut.

Sebelum pelarungan berlangsung, masyarakat dan tamu undangan disuguhkan berbagai pertunjukan seni budaya, termasuk tarian tradisional yang dibawakan para pelajar di Kecamatan Blanakan sebagai bagian dari pelestarian budaya pesisir.

Baca Juga:  Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Ketua KUD Mandiri Mina Fajar Sidik, H. Dasam, mengatakan Ruat Laut merupakan tradisi yang tidak hanya menjadi ungkapan syukur, tetapi juga memperkuat kebersamaan masyarakat pesisir.

“Ruat Laut merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga. Melalui kegiatan ini kami mengucapkan rasa syukur atas hasil laut yang diberikan sekaligus memperkuat persatuan nelayan, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar H. Dasam.

Menurutnya, rangkaian Ruat Laut ke-59 telah dimulai sejak 7 September 2026 dengan berbagai kegiatan masyarakat, seperti bazar pasar rakyat, hiburan, hingga pertandingan olahraga sepak bola, bola voli, dan tenis meja yang melibatkan warga Blanakan.

Saat dondang dilarungkan ke Laut Jawa, seluruh peserta mengikuti prosesi dengan khidmat. Doa bersama dipanjatkan sebagai simbol rasa syukur sekaligus harapan agar para nelayan selalu diberikan keselamatan dan hasil tangkapan yang melimpah.

Rustana, salah seorang nelayan Blanakan, mengatakan prosesi pelarungan dondang menjadi tradisi yang selalu dinantikan masyarakat setiap tahun.

“Semoga pelarungan dondang membawa keselamatan saat melaut, hasil tangkapan yang melimpah, dan keberkahan bagi seluruh nelayan Blanakan,” ujar Rustana.

Ia menambahkan, kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat menjadi kunci utama menjaga Tradisi Ruat Laut agar tetap lestari dan terus diwariskan kepada generasi penerus, sekaligus menjadi bagian dari pengembangan budaya dan perekonomian masyarakat nelayan Blanakan.

Penulis : Wahid

Berita Terkait

Banteng Jabar Juara Soekarno Cup 2026, Megawati Tutup Turnamen Nasional di Stadion GBT Surabaya
Dijanjikan Kerja di Turki, Malah Berujung di Irak: Dua PMI Asal Jabar Menanti Jalan Pulang
Resmi! Polres Karawang Naik Status Jadi Polresta, Kombes Mario Prahatinto Resmi Pimpin
Refleksi 30 Tahun Kudatuli, DPC PDI Perjuangan Karawang Gelar Teatrikal “Suara Diponegoro” dan Renungan Malam
Warga Perum Karawang Jaya Gotong Royong Sambut HUT ke-81 RI, Semangat Nasionalisme dan Kebersamaan Menggema
Dewan Pers Tegur Ucapan yang Merendahkan Wartawan, Hotman Paris Akhirnya Minta Maaf
Di Harkopnas ke-79 Presiden Prabowo Euweuh Pangaruhna Pemerintah Tetap Fokus Jalankan Program Rakyat
Harkopnas Ke – 79 Karawang Mobilisasi 2.050 Anggota KDPMP Siap Wujudkan Koperasi Berdaya
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:26

Disnakertrans Karawang dan Polban Gelar Pelatihan Servis AC Mobil untuk Alumni BLK

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:27

Pendampingan UMKM Mentorship 2026 di Rawamerta Di Gelar, Perkuat Kapasitas Pelaku Usaha agar Naik Kelas.

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:10

ORMAS/LSM Karawang Soroti Dugaan Monopoli Pengelolaan Limbah B3 CATL, Perusahaan Lokal Merasa Tersisih

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:36

Mr Kim Desak Pemkab Karawang Tindak Tegas Alfamart Kalijaya, Soroti Dugaan Manipulasi Persetujuan Lingkungan

Senin, 11 Mei 2026 - 14:12

KWT Mbah Cipto di Telukjambe Jadi Percontohan Urban Farming, Produksi Ribuan Sayuran hingga Edukasi Anak

Rabu, 29 April 2026 - 01:40

Warga Kalijaya Melawan: Dugaan “Akal-akalan Izin” Minimarket Picu Kemarahan Publik

Senin, 20 April 2026 - 09:20

Modernisasi Pertanian Tanpa Reforma Agraria Dinilai Ilusi, Aktivis Soroti Ketimpangan Lahan di Karawang

Rabu, 15 April 2026 - 07:17

Di Balik Hingar Bingar Dualisme KADIN, UMKM Menjerit di Tengah Kemegahan

Berita Terbaru