Masjid Agung Karawang dan Kontroversi Makam Syaikh Quro: Apa Kata Masyarakat?

- Penulis

Jumat, 5 Juli 2024 - 06:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Jumat (05/07/2024) Masjid Agung Karawang, yang terkenal sebagai salah satu ikon dan saksi sejarah peradaban Islam Nusantara, kini menjadi bahan perbincangan. Salah satu alasannya adalah kerusakan pada salah satu makam yang menurut Humas DKM Masjid Agung adalah makam Syaikh Quro dan Syaikh Abdurahman.

Bapak Eka, Humas DKM (red), melalui wawancara kepada awak media, mengungkapkan bahwa makam tersebut telah dirusak oleh oknum.

Namun, yang menjadi pertanyaan dan polemik masyarakat umum adalah adanya dua makam yang diklaim sebagai makam Syaikh Quro: satu di Dusun Pulobata, Desa Pulokalapa, Kabupaten Karawang, dan satu lagi di Masjid Syaikh Quro.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kuwu Entis Sutisna juga memberi respon atas kejadian pengrusakan tersebut. “Kami turut prihatin atas kejadian ini. Apa pun alasannya, tetap harus mengutamakan adab yang baik dan bijak.” Namun, Kuwu Entis juga sangat menyayangkan pengurus DKM Masjid Agung Karawang atas klaim adanya makam baru Syaikh Quro yang disebut hasil dari perjalanan spiritual Abah Habib Luthfi. Menurut fakta sejarah tertulis sejak tahun 1845, makam tersebut sudah ditemukan oleh Rd Soemaredja dan Syaikh Tolha, serta tercatat dalam manuskrip kuno dan disahkan oleh para sultan dan raja Nusantara pada waktu itu.

Baca Juga:  Masyarakat Diberikan Kemudahan untuk Melaporkan Kasus Pungli kepada Ombudsman

“Jika ingin membuat sejarah baru, jangan asal-asalan. Harus jelas fakta sejarahnya. Kami tidak mempermasalahkan makamnya, tetapi fakta sejarah yang sudah berusia ratusan tahun tidak boleh hilang begitu saja,” tegas Kuwu Entis saat dikonfirmasi oleh awak media.

Di tempat lain, Kang Gunawan, penggiat media sosial dan praktisi seni budaya, mengatakan bahwa polemik ini tidak boleh dibiarkan karena dapat memancing opini masyarakat pecinta sejarah di Indonesia dan berdampak negatif. Ia sangat berharap adanya pertemuan antara kedua belah pihak yang bertanggung jawab untuk duduk bersama dan berdiskusi secara terbuka untuk menyelesaikan polemik ini. Kang Gunawan juga mendesak MUI Kabupaten Karawang segera mengambil tindakan tegas dengan membuat fatwa tentang makam Syaikh Quro yang sebenarnya.

Dengan adanya makam Syaikh Quro di Masjid Agung Karawang, netizen media sosial maupun warga masyarakat pecinta sejarah kini dibuat bingung dengan adanya polemik dua makam tersebut. (Red)

 

Berita Terkait

“Ayo Bayar PBB Tepat Waktu” Bapenda Karawang Gencarkan Sosialisasi Lewat Spanduk di Titik Strategis
REHABILITASI HABITAT OWA JAWA DI SANGGABUANA, AOP DAN SCF BANGUN RUMAH BIBIT
Kades Sumurkondang Dilaporkan ke Kejari Karawang, Diduga Intervensi Pengelolaan Limbah dan Ajukan Sewa Jalan Rp200 Juta
Diduga Komersialisasi Jalan Umum, Kades Sumurkondang Ajukan Sewa Rp200 Juta per Tahun
Peringatan LBH LBN: Ancaman Narkoba di Indonesia Dianalogikan dengan China Abad ke-19
Tanah Diduga Dikuasai Ilegal, Nurtisem Lawan Balik Tempuh Jalur Hukum
Darurat Obat Terlarang! Kaka Ace Desak Penindakan Tanpa Tebang Pilih
Dualisme MUSKAB KADIN Karawang Memanas, Pakar Hukum Tegaskan Berpotensi Cacat Hukum
Berita ini 23 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 09:05

Dugaan Penyalahgunaan DBH Desa Serijaya Mencuat, DPRD Karawang Dorong Audit Investigatif

Rabu, 29 April 2026 - 12:25

Dinas Pertanian Karawang Bina Petani di Kebun Glenmore, Dorong Hortikultura Modern

Senin, 27 April 2026 - 10:22

FORDAS Cilamaya Berbunga Ucapkan Selamat, Optimistis Kepemimpinan Jumhur Hidayat Perkuat Kebijakan Lingkungan

Jumat, 24 April 2026 - 17:10

Viral Dugaan Penculikan Anak di Kotabaru Karawang, Polisi Pastikan Hanya Kesalahpahaman

Kamis, 23 April 2026 - 10:27

Bapas Bogor Deklarasi Zero Pungli dan Narkoba, Tegaskan Komitmen Integritas Tanpa Toleransi

Rabu, 22 April 2026 - 05:03

Sapi Kurban Premium dari Boyolali Hadir di Karawang, Harga Mulai Rp 23 Juta!

Selasa, 21 April 2026 - 07:29

Gagal Panen Berulang, DPRD Karawang Soroti Irigasi hingga Distribusi Pupuk

Selasa, 21 April 2026 - 06:48

Ancaman Hama dan El Nino, Karawang Turun Tangan Kendalikan Produksi Padi

Berita Terbaru