Darurat Obat Terlarang! Kaka Ace Desak Penindakan Tanpa Tebang Pilih

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 06:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ace Sudiar

Ace Sudiar

Karawang | Lintaskarawang.com — Tokoh masyarakat Ace Sudiar yang akrab disapa Kaka Ace melontarkan kritik tajam terhadap maraknya peredaran obat-obatan terlarang jenis tertentu seperti tramadol dan exsimer yang kian merajalela di tengah masyarakat, khususnya di kalangan anak muda, Senin (20/4/2026).

Kaka Ace menilai, kondisi ini bukan sekadar persoalan biasa, melainkan sudah masuk kategori darurat sosial yang membutuhkan penanganan serius dan menyeluruh. Ia menyebut adanya dugaan keterlibatan berbagai oknum yang membuat para pengedar bisa bergerak bebas tanpa hambatan berarti.

“Jangan takut siapapun yang ada di belakangnya. Ini harus diberantas sampai ke akar-akarnya. Tidak boleh ada pembiaran,” tegas Kaka Ace dengan nada keras.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, lemahnya pengawasan serta kurangnya kepekaan dari pihak-pihak terkait telah membuka ruang bagi para pengedar untuk menjalankan aksinya secara terang-terangan. Hal ini, kata dia, menjadi tamparan keras bagi sistem pengawasan yang seharusnya melindungi masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa dampak dari penyalahgunaan tramadol dan exsimer sangat berbahaya, tidak hanya dari sisi kesehatan, tetapi juga terhadap kondisi sosial. Konsumsi obat-obatan tersebut dinilai dapat memicu peningkatan tindak kriminal di kalangan anak muda.

“Anak-anak muda yang terpengaruh obat ini cenderung kehilangan kontrol dan rasa takut. Ini yang kemudian memicu aksi kriminalitas yang semakin meningkat,” ujarnya.

Baca Juga:  Sekretaris I MUI Karawang Soroti Maraknya Peredaran Tramadol dan Eximer, Dampak Mengancam Generasi Muda

Kaka Ace menegaskan bahwa situasi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Ia mendorong aparat penegak hukum untuk bertindak tegas tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang terlibat dalam jaringan peredaran obat-obatan terlarang tersebut.

“Kami yakin aparat kepolisian mampu memberantas sampai ke akar-akarnya. Tinggal bagaimana keberanian dan keseriusan dalam bertindak,” katanya.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para orang tua, tokoh lingkungan, dan organisasi kemasyarakatan untuk ikut berperan aktif dalam melakukan pengawasan serta pencegahan di lingkungan masing-masing.

“Peran orang tua sangat penting. Jangan lengah terhadap pergaulan anak-anak. Ini tanggung jawab bersama untuk menyelamatkan generasi muda dari kehancuran,” tambahnya.

Kaka Ace menegaskan, terlalu berisiko jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa langkah konkret. Ia mengingatkan bahwa masa depan generasi muda saat ini sudah mulai terkontaminasi oleh penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

“Ini bukan lagi ancaman biasa. Kalau dibiarkan, bagaimana nasib generasi kita ke depan? Jangan sampai kita menyesal karena lalai hari ini,” tegasnya.

Kaka Ace menutup pernyataannya dengan seruan keras agar semua pihak bersatu dalam memberantas peredaran obat-obatan terlarang tanpa kompromi.

“Kalau ini dibiarkan, kita sedang menyiapkan kehancuran generasi. Tidak boleh ada kompromi. Berantas sekarang juga,” pungkasnya.

LK

Berita Terkait

Tanah Diduga Dikuasai Ilegal, Nurtisem Lawan Balik Tempuh Jalur Hukum
Dualisme MUSKAB KADIN Karawang Memanas, Pakar Hukum Tegaskan Berpotensi Cacat Hukum
Kasus Suap Ijon Bekasi, Ade Kuswara Bantah Nama Ono Surono Terkait Aliran Dana
Viral! Mobil Ngamuk di Tuparev, Polres Karawang Amankan Pelaku
Remaja Putri di Karawang Diduga Dikeroyok Tiga Rekan Sebaya, Polisi Lakukan Penyelidikan
Sawah 9 Hektare Raib dari Penguasaan Pemilik, Dugaan Penggelapan Dilaporkan ke Polres Karawang
Anggota DPRD Jabar Pipik Taufik Ismail Kecam Perburuan Liar di Hutan Sanggabuana, Desak Penegakan Hukum Tegas
MK Kabulkan Uji Materi UU Pers, Wartawan Tak Bisa Langsung Dipidana Atas Karya Jurnalistik
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 10:40

Sudah Jalan Seminggu, Proyek Irigasi di Pedes Tiba-Tiba Terhambat, Ada Apa?

Rabu, 22 April 2026 - 04:50

Dikepung Massa GMPI! DPRD Karawang Didesak Buka-bukaan Soal Parkir dan Pokir

Selasa, 21 April 2026 - 14:18

Sosialisasi Biosaka Berlanjut di Hari Kedua, Pemanfaatan Diperluas di Tiga Wilayah Karawang

Selasa, 21 April 2026 - 07:55

PAUD Nurul Hidayah Raih Juara 1 Tingkat Jabar, Kades Karang Sambung: Kebanggaan Menuju Nasional

Senin, 20 April 2026 - 15:14

FAOIKB Apresiasi PHRI, Dorong Penertiban THM Tak Berizin di Karawang

Sabtu, 18 April 2026 - 11:23

JKC Gelar Halal Bihalal, Tegaskan Bukan Ormas dan Perkuat Peran Sosial Warga

Jumat, 17 April 2026 - 10:29

‎WFH Bukan Libur, Pemkab Karawang Wajibkan Pegawai Tetap “On Call” dan Larang Mudik

Senin, 13 April 2026 - 05:06

Viral Rumah Tak Layak Huni di Rengasdengklok, Status Lahan Jadi Kendala, Mr.Kim: Legislator Jangan Tutup Mata

Berita Terbaru