Super Leo dan Komarudin Keluhkan JUT Desa Karangjaya Diduga Asal Dikerjakan

- Penulis

Kamis, 2 Mei 2024 - 09:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Kamis 2 April 2024. Pekerjaan jalan usaha tani di wilayah Desa Karangjaya yang telah selesai dikerjakan, disoroti oleh para petani setempat karena mulai mengalami keretakan.

Jalan usaha tani yang terletak di Dusun Salam, Desa Karangjaya, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, ternyata menggunakan dana desa tahap satu. Selain keretakan yang sudah mulai terlihat jelas, pekerjaan tersebut juga dinilai telah mengurangi volume atau ketebalan pada saat pelaksanaan pada tanggal 17 April 2024. Hingga berita ini diterbitkan, kepala desa setempat masih sulit untuk dihubungi dan ditemui.

Petani setempat, Super Leo, menyatakan bahwa hasil pekerjaan tersebut kurang memuaskan. “Selesai pengecoran langsung retak. Bahkan, saat hujan pun jalan banjir,” ujarnya kepada media. Leo menambahkan bahwa tanggul penahan tanah di sebelah kanan dan kiri jalan terlihat lebih tinggi beberapa sentimeter, sehingga saat hujan air tergenang karena terbendung. Dia berharap agar pekerjaan jalan ini dapat diperbaiki.

Komarudin, seorang petani dari Dusun Salam, juga menyampaikan kekecewaannya terhadap pekerjaan tersebut. “Memang benar sudah mengalami keretakan dan harus diperbaiki. Kalau satu tahun sih kuat, tapi gak tahu kesononya (tidak tahu seterusnya),” ungkapnya kepada media nada kecewa. (Unay Clozaril).

Berita Terkait

Dewan Pers Tegur Ucapan yang Merendahkan Wartawan, Hotman Paris Akhirnya Minta Maaf
Diduga Tidak Netral, Aktivis Laskar NKRI Soroti Pencalonan BPD Perwakilan Perempuan di Desa Gombongsari
Pendaftaran BPD Desa Mekarsari Resmi Ditutup, Sosialisasi Jadi Sorotan Warga di Media Sosial
Kapolres Karawang Perkuat Sinergitas Bersama Kejari dan Yonif 305/Tengkorak, Wujudkan Karawang Aman dan Kondusif
Kapolda Jabar Ajak Semua Pihak Jaga Investasi di Karawang, Ormas dan LSM Sampaikan Aspirasi Soal Perusahaan Lokal
GMMK Gelar Aksi Unjuk Rasa, Desak Transparansi Anggaran dan Tes Urine Massal Pejabat Karawang
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pembangunan Rutilahu di Desa Kemiri Diprotes Keluarga Penerima Manfaat
Jaga Kondusivitas Kawasan Industri, Desa Mekarjaya dan Tamelang Sepakati Nota Kesepakatan Bersama dengan Karang Taruna
Berita ini 7 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 05:11

Ormas Paguyuban Masyarakat Karawang Ancam Demo 30 Hari Berturut-turut, Desak Bupati Tinjau Langsung Proyek Bermasalah

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:53

Menggugat “Diktator Administratif Saatnya Kebijakan Kebudayaan Berpihak pada Seniman, Bukan Sekadar Kertas

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:37

Ribuan Warga Karawang Padati Jalan Sehat Harkopnas ke-79, UMKM Lokal Ikut Bergeliat

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:44

DPMD dan Dinsos Karawang Perkuat Sinergi Bersama Karang Taruna, Wujudkan LKD yang Aktif, Mandiri, dan Berdaya

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:35

Serap Aspirasi Masyarakat, Pipik Taufik Ismail Dorong Percepatan Pembangunan Desa di Karawang

Jumat, 17 Juli 2026 - 03:29

DPRD Karawang Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Proyeksi KUA-PPAS 2027, Bupati Tekankan Efisiensi Anggaran

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:40

Satlantas Polres Karawang Larang Mobil Pick Up Angkut Penumpang Demi Keselamatan

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:30

Bupati Aep Tinjau Gebyar PATEN di Karawang Barat, Salurkan Bansos dan Resmikan Program Pembangunan

Berita Terbaru