Target Rp1,7 Miliar Retribusi Parkir Karawang Baru Tercapai 34,49 Persen

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Jebloknya pendapatan retribusi parkir di Kabupaten Karawang menuai sorotan tajam dari berbagai kalangan. Sejumlah pengamat kebijakan publik menilai rendahnya capaian tersebut mengindikasikan lemahnya kinerja pengelola parkir, bahkan diduga terjadi wanprestasi terhadap perjanjian kerja sama dengan pemerintah daerah.

Berdasarkan data yang dihimpun, dari target retribusi parkir tahun 2025 sebesar kurang lebih Rp1,7 miliar, realisasi yang tercapai baru sekitar 34,49 persen.

Pengamat kebijakan publik Karawang, Asep Agustian, menilai capaian tersebut menunjukkan pengelolaan parkir yang tidak profesional. Padahal, sektor parkir merupakan salah satu potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang seharusnya dapat dioptimalkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jika realisasi pendapatan terus jeblok dan tidak sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati, maka pengelola parkir dapat dikategorikan wanprestasi. Pemerintah daerah harus berani bersikap tegas, termasuk memutus kontrak kerja sama,” ujarnya, Jumat (9/1/2026).

Menurut Asep, pemutusan kerja sama penting dilakukan sebagai bentuk penegakan aturan serta komitmen terhadap tata kelola yang transparan dan akuntabel. Ia menegaskan, pembiaran terhadap pengelola yang tidak mampu memenuhi kewajibannya justru berpotensi merugikan keuangan daerah.

Selain itu, rendahnya pendapatan retribusi parkir juga dikhawatirkan membuka celah kebocoran serta praktik tidak sehat di lapangan. Oleh karena itu, evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan parkir dinilai mendesak, termasuk audit kinerja dan keuangan pengelola.

Baca Juga:  Asep Agustian Penuhi Panggilan Polres Karawang

“Yang bertanggung jawab mengevaluasi adalah instansi yang mengurusi retribusi parkir, dalam hal ini Dinas Perhubungan. Saya minta ketegasan Dishub. Pendapatan retribusi parkir ini disetorkan ke mana dan ke siapa? Ada perjanjian antara pengelola dengan Pemda melalui Dishub, tetapi ketika pengelola sudah mendapatkan penghasilan dari parkir, mereka selalu berdalih merugi. Padahal, kita bisa lihat di sepanjang Jalan Tuparev selalu penuh kendaraan roda dua dan roda empat, tanpa batasan yang jelas dan sering kali tanpa karcis. Kalau mengaku rugi, ruginya di mana? Jangan-jangan Pemda justru dikadali pihak ketiga,” tegasnya.

Terkait adanya pengelola atau pemungut retribusi parkir pinggir jalan yang bersikap emosional saat diancam pemutusan kerja sama akibat wanprestasi, Asep—yang akrab disapa Askun meminta Dishub Karawang tidak gentar.

“Biarkan saja kalau mereka marah-marah. Kalau tidak mau diputus kerja samanya, ya setor pendapatan retribusi parkir ke Pemda. Kalau masih membandel dan tidak setor, lakukan evaluasi. Dishub jangan takut,” pungkasnya.

 

(red)

Berita Terkait

Segaran Batujaya, Kab. Karawang, Jawa Barat
Begal Kembali Beraksi di Kutawaluya, Pemdes Sampalan Bergerak Dampingi Korban
Dapur Yayasan Albagdadi Sajikan Menu MBG Berkualitas untuk Siswa SMK PGRI 3 Karawang
Siswa SMPN 1 Rengasdengklok Antusias Ikuti Program MBG‎
Open House Perumahan GKW Pererat Silaturahmi Warga di Waringin Jaya
HUT ke-19 Laskar NKRI Bagi-Bagi Kupon dan Santuni Anak Yatim di Situ Cipule
PEGUNUNGAN SANGGABUANA DIPROSES JADI TAHURA, APA BEDANYA DENGAN TAMAN NASIONAL?
DPRD Karawang Tegaskan Komitmen Kawal Pembangunan yang Merata dan Berkelanjutan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:18

Pahami Sistem Triase di IGD, RSUD Jatisari: Prioritas Berdasarkan Tingkat Kegawatan Pasien

Kamis, 21 Mei 2026 - 05:58

Berawal dari Orang Tua Sakit, Akang Abdol Dirikan Tabib Karawang dengan Pengobatan Seikhlasnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 01:40

Sosialisasi Pencegahan Kusta Digelar di Karees, Empat Warga Palumbonsari Terdata Pernah Mengidap

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:15

Karawang Darurat HIV? 188 Kasus Baru Muncul dalam Tiga Bulan, Remaja Mulai Terpapar

Sabtu, 25 April 2026 - 01:29

ANCAMAN NYATA PENYALAHGUNAAN TRAMADOL, GENERASI MUDA TERANCAM GANGGUAN MENTAL

Jumat, 17 April 2026 - 10:33

Wabup Karawang Maslani Sidak RSUD Jatisari Pastikan Pelayanan Kesehatan Berjalan Optimal

Rabu, 15 April 2026 - 04:20

Aparatur Kecamatan Rengasdengklok Jalani Cek Kesehatan, Dukung Penanganan Stunting dan TBC

Selasa, 14 April 2026 - 06:06

Dari Puskesmas Rengasdengklok, dr. Cucu Pimpin Upaya Tekan Stunting dan TBC

Berita Terbaru