Askun Kritik KPP Karawang: Hormati Pernyataan Menteri, Jangan Anggap Abu-Abu

- Penulis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 12:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Poto: Asep Agustian SH. MH (atas) dan Purbaya Yudhi Sadewa Mentri Keuangan (bawah)

Keterangan Poto: Asep Agustian SH. MH (atas) dan Purbaya Yudhi Sadewa Mentri Keuangan (bawah)

Karawang, Lintaskarawang.com — Pemerhati Kebijakan Publik sekaligus Advokat Senior Karawang, Asep Agustian SH. MH., atau yang akrab disapa Askun (Asep Kuncir), menyoroti pernyataan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Karawang yang dinilai tidak tepat dalam menanggapi ucapan Menteri Purbaya mengenai dugaan praktik tidak profesional dalam pelayanan pajak di Karawang.

Menurut Askun, respons KPP Karawang yang menyebut isu tersebut masih “abu-abu” karena belum ada data jelas mengenai pelapor maupun oknum yang dimaksud, justru menimbulkan kesan meremehkan pernyataan seorang menteri yang seharusnya dihormati.

“Abu-abu yang seperti apa? Sudah jelas kok, menteri bicara berdasarkan laporan masyarakat. Apakah orang yang mengadu harus pakai filter? Mestinya KPP menghormati pernyataan menteri, bukan malah menanggapinya seolah tidak jelas,” ujar Askun, Rabu (29/10/25).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, tanggapan resmi seharusnya disampaikan langsung oleh pimpinan instansi, bukan oleh staf internal yang tidak memiliki kapasitas menjelaskan substansi persoalan pajak.

“Kalau yang bicara hanya Staf Rumah Tangga, apa yang mereka pahami soal substansi pajak? Yang pantas menjawab itu Kepala Kantor Pajak, karena itu tanggung jawab pimpinan,” tegasnya.

Baca Juga:  KOPDAR JAWARA (JAJARAN WARTAWAN) TEMU KANGEN

Lebih lanjut, Askun mengingatkan agar jajaran pajak di daerah tidak alergi terhadap kritik dan laporan masyarakat. Ia menilai, sikap terbuka terhadap masukan merupakan bentuk profesionalisme dan tanggung jawab sebagai pelayan publik.

“Kalau ada masyarakat yang mengadu, dengarkan dan tanggapi dengan santun pegawai pajak itu dibayar oleh negara untuk melayani, bukan untuk menegosiasikan segala urusan,” katanya.

Menurutnya, pernyataan Menteri Purbaya justru mencerminkan semangat perbaikan dan transparansi di lingkungan perpajakan, khususnya di Kabupaten Karawang.

“Pernyataan menteri itu menandakan keinginan perubahan. Pajak ini memang lama tidak tersentuh sorotan publik jadi jangan tersinggung, tapi introspeksi,” jelasnya.

Di akhir pernyataannya, Askun mendorong KPP Karawang agar memperbaiki komunikasi publik dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Layani masyarakat dengan baik, jawab dengan sopan, jangan asal bunyi. Ingat, Anda pelayan publik yang digaji oleh negara,” pungkasnya. (Fitri)

Berita Terkait

“Ayo Bayar PBB Tepat Waktu” Bapenda Karawang Gencarkan Sosialisasi Lewat Spanduk di Titik Strategis
REHABILITASI HABITAT OWA JAWA DI SANGGABUANA, AOP DAN SCF BANGUN RUMAH BIBIT
Kades Sumurkondang Dilaporkan ke Kejari Karawang, Diduga Intervensi Pengelolaan Limbah dan Ajukan Sewa Jalan Rp200 Juta
Diduga Komersialisasi Jalan Umum, Kades Sumurkondang Ajukan Sewa Rp200 Juta per Tahun
Peringatan LBH LBN: Ancaman Narkoba di Indonesia Dianalogikan dengan China Abad ke-19
Tanah Diduga Dikuasai Ilegal, Nurtisem Lawan Balik Tempuh Jalur Hukum
Kunjungi SRMP 22 Sigi, Gus Ipul Cek Pemanfaatan Fasilitas Pendidikan
Kemensos dan UIN Datokarama Palu Teken MoU Penguatan Penanganan Kelompok Rentan
Berita ini 23 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 07:27

Kabel Semrawut Ganggu Proyek Irigasi, Pemkab Siapkan Penataan

Senin, 27 April 2026 - 10:22

FORDAS Cilamaya Berbunga Ucapkan Selamat, Optimistis Kepemimpinan Jumhur Hidayat Perkuat Kebijakan Lingkungan

Jumat, 24 April 2026 - 17:10

Viral Dugaan Penculikan Anak di Kotabaru Karawang, Polisi Pastikan Hanya Kesalahpahaman

Kamis, 23 April 2026 - 10:27

Bapas Bogor Deklarasi Zero Pungli dan Narkoba, Tegaskan Komitmen Integritas Tanpa Toleransi

Rabu, 22 April 2026 - 05:03

Sapi Kurban Premium dari Boyolali Hadir di Karawang, Harga Mulai Rp 23 Juta!

Selasa, 21 April 2026 - 07:29

Gagal Panen Berulang, DPRD Karawang Soroti Irigasi hingga Distribusi Pupuk

Selasa, 21 April 2026 - 06:48

Ancaman Hama dan El Nino, Karawang Turun Tangan Kendalikan Produksi Padi

Senin, 20 April 2026 - 06:02

Ormas Islam Serbu DPRD Karawang, Soroti Dugaan Penyimpangan Izin Usaha

Berita Terbaru