Rekrutmen PT. FCC Indonesia di Luar Daerah Tuai Kritik, Ketua Sundawani dan GMBI Karawang NGAMUK! Desak Pemkab Tegakkan Perda Ketenagakerjaan

- Penulis

Rabu, 23 Juli 2025 - 04:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Paguyuban Sundawani Karawang, H. Ranzes Iman Sudirman, bersama Ketua GMBI Distrik Kabupaten Karawang, Asep Mulyana

Ketua Paguyuban Sundawani Karawang, H. Ranzes Iman Sudirman, bersama Ketua GMBI Distrik Kabupaten Karawang, Asep Mulyana

Karawang, Lintaskarawang.com – Pelaksanaan rekrutmen tenaga kerja oleh PT. FCC Indonesia yang dilakukan di SMKN 12 Bandung memantik kemarahan berbagai tokoh dan elemen masyarakat Karawang. Pasalnya, perusahaan tersebut diketahui beroperasi di wilayah Karawang, namun proses seleksinya justru dilaksanakan di luar daerah dan tidak menyentuh potensi Sumber Daya Manusia (SDM) lokal.

Ketua Paguyuban Sundawani Karawang, H. Ranzes Iman Sudirman, bersama Ketua GMBI Distrik Kabupaten Karawang, Asep Mulyana, meluapkan kemarahannya atas kebijakan rekrutmen tersebut. Mereka menilai, tindakan PT. FCC Indonesia tidak mencerminkan kepedulian terhadap kondisi sosial Karawang yang masih dihadapkan pada tingginya angka pengangguran.

“Kami mendesak Pemerintah Kabupaten Karawang untuk segera menegakkan Perda Nomor 1 Tahun 2011 tentang Ketenagakerjaan. Kenapa harus merekrut dari luar daerah, sementara warga Karawang sendiri masih banyak yang belum mendapatkan pekerjaan?” tegas H. Ranzes dengan nada tinggi saat diwawancarai di Karawang, Rabu (23/7/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal senada disampaikan Asep, Ketua GMBI Karawang. Ia menilai langkah perusahaan tersebut sebagai bentuk pelecehan terhadap potensi lokal. “Ini bentuk ketidakadilan. Kami akan turun ke jalan bila tidak ada respons dari Pemkab. Jangan hanya diam saat rakyat Karawang disingkirkan dari tanahnya sendiri,” ujarnya geram.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Bertemu Bupati Karawang, Bahas Transformasi dan Kebijakan Pertanian
H. Jujun Kepala Desa Wadas
H. Jujun Kepala Desa Wadas

Buntut dari persoalan ini, H. Jujun Kepala Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, menyatakan akan menggerakkan warga masyarakatnya untuk melakukan aksi damai sebagai bentuk kekecewaan terhadap praktik rekrutmen yang dinilai tidak berpihak pada warga Karawang.

“Kami merasa dilukai. Banyak pemuda di desa kami yang punya kompetensi tapi tidak pernah dilirik. Jika perlu, kami akan turun langsung menuntut keadilan,” tegas Kades Wadas kepada media.

Ketua Karang Taruna Desa Wadas, Bahtiar
Ketua Karang Taruna Desa Wadas, Bahtiar

Ketua Karang Taruna Desa Wadas, Bahtiar, juga menambahkan bahwa pemerintah daerah tidak boleh tinggal diam terhadap praktik yang berpotensi merugikan generasi muda Karawang.

“Kami menuntut adanya pengawasan ketat dalam proses rekrutmen oleh perusahaan-perusahaan di Karawang. Pemerintah jangan tutup mata, ini sudah keterlaluan,” katanya.

Gelombang kritik ini semakin menambah tekanan terhadap Pemerintah Kabupaten Karawang agar serius menanggapi praktik rekrutmen di luar daerah. Banyak pihak berharap agar Perda yang telah ada tidak hanya menjadi pajangan, tetapi benar-benar ditegakkan demi kepentingan masyarakat Karawang. (LK)

 

 

Berita Terkait

Rekrutmen Rasa Masa Depan ! Apakah Manusia Akan Tergeser AI ?
Program Magang Resmi ke Jepang Kembali Dibuka, Disnakertrans Karawang Ajak Lulusan SMA/SMK Manfaatkan Kesempatan Emas
Warga Dawuan Resah, Limbah Industri Diduga Cemari Lingkungan
Microsoft Bangun Pusat Data Raksasa 244 MW di Karawang, Jadi Proyek Digital Terbesar di Indonesia
DPRD Karawang Monitoring PT Calbee Wings Food, Soroti Penggunaan Air dan Kewajiban Pajak
Komisi III DPRD Karawang Temukan Gudang Disalahgunakan Jadi Pabrik di Tri Bisnis
Sorotan Tajam Peradi Disnakertrans Karawang Abaikan Problem Buruh Malah Jalan jalan ke Bali
Kunjungan Kerja ke Bali di Tengah Efisiensi Anggaran, Mr KiM: “Disnaker Jangan Foya-Foya!”
Berita ini 208 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 01:52

Muhammadiyah Karawang Dorong Penataan Minimarket Demi Lindungi Ekonomi Desa dan Wujudkan Keadilan Sosial

Senin, 8 Juni 2026 - 13:30

Keren, Mukab Kadin Kabupaten Bekasi Dibuka Sekda dan ditutup Plt Bupati Bekasi, dr Asep Surya Atmaja

Senin, 8 Juni 2026 - 05:21

TPU Penuh Jadi Sorotan! Pipik Taufik Ismail Tampung Aspirasi Warga Karawang dan Pelaku UMKM

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:46

Wawasan Nusantara Jadi Sorotan, Ketum Karang Taruna Karawang Ajak Pemuda Tetap Jaga Identitas Bangsa di Era Global

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:34

Dua Kali Dilaporkan, Kabel Semrawut di Warudoyong Utara Belum Ditangani, Warga Khawatir Terjadi Musibah

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:15

Karawang Darurat HIV? 188 Kasus Baru Muncul dalam Tiga Bulan, Remaja Mulai Terpapar

Senin, 20 April 2026 - 08:19

Karawang Disiapkan Jadi Pilot Project Biosaka, Targetkan Pertanian Modern Tanpa Konflik Sosial

Rabu, 8 April 2026 - 02:56

Pererat Sinergi, Lurah Palumbonsari Kunjungi Redaksi Lintaskarawang.com

Berita Terbaru