Rekrutmen Rasa Masa Depan ! Apakah Manusia Akan Tergeser AI ?

- Penulis

Sabtu, 4 April 2026 - 17:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar: Artificial Intelligence (AI)

Gambar: Artificial Intelligence (AI)

Karawang, Lintaskarawang.com – Digitalisasi terus mendorong perubahan signifikan dalam dunia ketenagakerjaan, kebiasaan lama dalam proses rekrutmen yang selama ini dilakukan secara manual kini bertransformasi menjadi sistem yang lebih modern, otomatis, dan berbasis teknologi. Aktivitas yang sebelumnya membutuhkan waktu panjang kini dapat dilakukan lebih cepat, efisien, dan tanpa batasan ruang maupun waktu.

Salah satu perubahan besar tampak pada proses melamar pekerjaan, sejumlah perusahaan mulai beralih ke sistem berbasis kecerdasan buatan (AI) yang diklaim bekerja lebih otomatis, objektif, dan transparan.

Ketua Forum HRD KIIC, Zainul Akhwil, menegaskan bahwa penerapan AI dalam proses rekrutmen bukan lagi sekadar rencana, tetapi telah dijalankan oleh banyak perusahaan di kawasan industri dan tren ini diprediksi akan berkembang lebih masif dalam waktu dekat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dunia sekarang berubah cepat, jadi SDM juga harus ikut berubah. Siapa yang menguasai teknologi, dia yang akan unggul,” ujarnya dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Online Single Submission (OSS) yang digelar Forum HRD KIIC di Swisbell Hotel, Kamis (02/04/26).

Kegiatan tersebut diikuti ratusan HRD dari berbagai perusahaan di kawasan industri Karawang.

Menurut Zainul, hampir seluruh tahapan rekrutmen kini bisa dilakukan oleh AI bahkan ribuan CV yang masuk akan dipindai dan dianalisis otomatis oleh sistem. Kandidat yang dinilai paling sesuai dengan kebutuhan perusahaan akan langsung melaju ke tahap berikutnya tanpa intervensi manual.

Tidak hanya seleksi administrasi, AI juga dapat menjadwalkan wawancara hingga melakukan interview secara langsung. Seluruh hasil proses tersebut kemudian dianalisis kembali oleh sistem untuk menentukan kandidat terbaik yang layak diterima.

Baca Juga:  Microsoft Bangun Pusat Data Raksasa 244 MW di Karawang, Jadi Proyek Digital Terbesar di Indonesia

“Jadi benar-benar full digital, dari awal kirim lamaran sampai penentuan diterima atau tidak, semua diproses oleh AI,” jelasnya.

Zainul menilai, penerapan sistem ini akan membuat praktik titipan, koneksi, maupun mekanisme orang dalam semakin sulit terjadi sehingga proses rekrutmen menjadi lebih transparan karena sepenuhnya berbasis data dan kualifikasi objektif.

Transformasi digital juga tidak berhenti setelah karyawan diterima. AI diprediksi akan memegang peran penting dalam pemantauan kinerja, mulai dari absensi, produktivitas, hingga pencapaian target kerja (KPI). Seluruh indikator tersebut dapat dianalisis secara otomatis untuk membantu perusahaan mengambil keputusan berbasis data.

Meski bagi sebagian orang keberadaan AI terasa mengkhawatirkan, Zainul menegaskan bahwa teknologi ini bukan ancaman. Sebaliknya, AI hadir untuk mempermudah, merapikan, dan membuat sistem kerja jauh lebih terukur.

Namun, ia mengingatkan bahwa pencari kerja harus mampu beradaptasi, salah satu keterampilan wajib adalah memahami cara membuat CV yang dapat terbaca oleh sistem AI, serta meningkatkan kemampuan digital.

“Pelamar juga harus upgrade, minimal tahu bagaimana CV-nya bisa terbaca sistem, sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” ujarnya.

Sementara itu, peran HRD diperkirakan akan mengalami perubahan signifikan. Pekerjaan administratif akan banyak diambil alih oleh sistem, namun keputusan strategis tetap membutuhkan sentuhan manusia.

Transformasi digital ini menjadi sinyal bahwa dunia kerja menuju fase baru lebih cepat, otomatis, dan berorientasi pada kompetensi. Para pencari kerja yang mampu beradaptasi diprediksi akan menjadi pihak yang paling diuntungkan.(***)

Editor: Aan Ade Warino

Berita Terkait

Warga Dawuan Resah, Limbah Industri Diduga Cemari Lingkungan
Microsoft Bangun Pusat Data Raksasa 244 MW di Karawang, Jadi Proyek Digital Terbesar di Indonesia
DPRD Karawang Monitoring PT Calbee Wings Food, Soroti Penggunaan Air dan Kewajiban Pajak
Komisi III DPRD Karawang Temukan Gudang Disalahgunakan Jadi Pabrik di Tri Bisnis
Sorotan Tajam Peradi Disnakertrans Karawang Abaikan Problem Buruh Malah Jalan jalan ke Bali
Kunjungan Kerja ke Bali di Tengah Efisiensi Anggaran, Mr KiM: “Disnaker Jangan Foya-Foya!”
Disnakertrans Karawang Gencar Sosialisasi, Tekankan Pentingnya Bekerja Aman di Luar Negeri
Proyek Pertamina di CKR Pebayuran Diduga Gunakan Material Tanah Lumpur, Tidak Sesuai Spesifikasi
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:38

Hadiri Rapat Minggon, Kapolsek Purwasari Ajak Semua Elemen Jaga Kondusifitas Wilayah

Senin, 11 Mei 2026 - 04:12

KDM Hadiri Pelantikan PAN se-Jawa Barat, Zulhas Targetkan Tiga Besar pada Pemilu 2029

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:43

Tokoh Masyarakat dan Pemuda Karawang Wetan Bersuara Usai Polemik Proposal Kelurahan, Minta Tata Kelola Lebih Transparan

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:13

Jalal Abdul Nasir Buka Program Bantuan Listrik Gratis, Warga Karawang Mulai Bisa Daftar

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:10

HUT ke-58, H. Tulus Widodo Tebar Kepedulian untuk Ribuan Warga dan Anak Yatim di Karawang

Senin, 4 Mei 2026 - 15:05

Bawaslu Sambangi DPC PDI Perjuangan Karawang, Konsolidasi Kepartaian Mulai Dipanaskan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:51

Aksi May Day di Karawang Memanas, Massa Bakar Ban dan Aksi di Pemda

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:17

Hak Jawab Yayasan Pangan Lestari Nusantara: Dapur SPPG Kemiri Belum Beroperasi, Peluang UMKM Tetap Terbuka

Berita Terbaru