Pengembang Perum Griya Manunggal Belum Realisasikan Gapura dan Pos Keamanan, Warga Resah

- Penulis

Senin, 21 Juli 2025 - 08:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Warga Perumahan Griya Manunggal mengungkapkan kekecewaannya terhadap pihak pengembang yang hingga kini belum merealisasikan pembangunan gapura nama perumahan dan pos keamanan. Keluhan tersebut disampaikan langsung oleh warga saat dikonfirmasi oleh Lintaskarawang.com, pada Senin (21/7/2025).

Sejak mulai menempati hunian di Perum Griya Manunggal pada tahun 2023, warga mengaku sudah beberapa kali menyampaikan aspirasi kepada pihak pengembang. Namun, hingga saat ini, belum ada tanda-tanda pembangunan gapura maupun pos keamanan yang menjadi salah satu elemen penting dalam sebuah kawasan perumahan.

“Sudah beberapa kali disampaikan ke pihak pengembang, tapi sampai sekarang belum ada realisasi. Padahal ini penting untuk identitas perumahan kami,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketiadaan gapura nama perumahan menyebabkan banyak tamu maupun jasa pengantar barang dan makanan tersesat. Mereka kerap salah memasuki Perumahan Taman Manunggal yang letaknya berdekatan, karena tidak adanya penanda yang jelas.

Baca Juga:  Lima Ormas Beraliansi Akan Gelar Aksi Besar-Besaran di Karawang, Protes Kebijakan Perusahaan Minda ASEAN

Tak hanya itu, belum dibangunnya gerbang dan pos keamanan juga membuat lingkungan perumahan menjadi rawan tindak kriminal, terutama pencurian. Warga merasa khawatir karena tidak adanya kontrol akses keluar-masuk kendaraan maupun orang asing.

“Kita merasa tidak aman karena tidak ada petugas jaga. Pos keamanan saja tidak ada, apalagi portal masuk. Ini seharusnya jadi tanggung jawab pengembang,” tambah warga lainnya.

Warga Griya Manunggal pun berharap agar pihak pengembang segera memenuhi kewajibannya membangun gapura perumahan, gerbang, dan pos keamanan demi kenyamanan dan keamanan seluruh penghuni.

Mereka menegaskan, sebagai pembeli rumah yang sah, warga memiliki hak untuk mendapatkan fasilitas dasar seperti yang dijanjikan saat awal penawaran unit rumah. Apalagi, kebutuhan akan sistem keamanan dan identitas perumahan merupakan kebutuhan primer di lingkungan hunian.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengembang belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan warga tersebut. (LK)

Berita Terkait

Viral Rumah Tak Layak Huni di Rengasdengklok, Status Lahan Jadi Kendala, Mr.Kim: Legislator Jangan Tutup Mata
Sapa Warga Berbasis Budaya, DPRD Jabar Dorong Pelestarian Pencak Silat di Karawang
Pipik Taufik Ismail: Legislator Jabar yang Aktif Serap Aspirasi hingga Pelosok Desa
BPKB Diduga Hilang di Samsat Karawang, Pelayanan Samsat Disorot Tajam
224 PJU Terpasang, DPRD Jabar Pastikan Penerangan Jalan di Karawang Tepat Sasaran
Anggota DPRD Karawang Perbaiki Jalan Rusak Gunakan Dana Pribadi
Ribuan Kupon Berhadiah Motor Dibagikan di HUT ke-19 Laskar NKRI Karawang
Makanan Berulat di SPPG Sindangmulya Diduga Masuk ke Sekolah dan Posyandu, Aktivis Desak Penindakan Tegas
Berita ini 67 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 07:37

Bapenda Karawang Luncurkan SIPAKAR, Layanan Pajak Daerah Kini Terintegrasi Digital

Selasa, 14 April 2026 - 05:38

Usai Tutup Masa Jabatan, Anwar Usman Tersungkur di MK

Senin, 13 April 2026 - 19:19

Cuma Modal KTP! Warga Karawang Kini Bisa Berobat Gratis Tanpa BPJS

Minggu, 12 April 2026 - 07:36

KRL Tembus Karawang, Cikampek Disiapkan Jadi Depo Utama

Sabtu, 11 April 2026 - 05:34

Turun ke Desa, Pipik Taufik Ismail Tampung Keluhan Warga soal PJU, Rutilahu, dan Drainase

Jumat, 10 April 2026 - 07:55

Kasus Suap Proyek Bekasi, Ade Kuswara Kunang Klaim Tak Ada Aliran Dana ke Ono Surono

Kamis, 9 April 2026 - 18:55

LSM Laskar NKRI Napak Tilas di Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok

Rabu, 8 April 2026 - 12:57

Prabowo Kumpulkan Kabinet, Putuskan Harga Haji Turun dan IUP di Kawasan Hutan Dievaluasi

Berita Terbaru