Bupati Aep Minta PSB Bebas Pungli: “Gak Mau Dengar Lagi Ada Pungutan!”

- Penulis

Rabu, 2 Juli 2025 - 03:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Di tengah suasana khidmat perayaan Hari Bhayangkara ke-79 yang digelar di Lapangan Karangpawitan, pada Selasa (1/7/2025), Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., menyuarakan komitmen tegas untuk menghapus praktik pungutan liar (pungli) dan jual beli kursi dalam proses Penerimaan Siswa Baru (PSB) tahun ajaran 2025/2026.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung kepada awak media, dengan nada serius dan penuh ketegasan. Bupati Aep menekankan pentingnya menjaga integritas dan transparansi di dunia pendidikan, demi menciptakan sistem yang adil dan bebas dari tekanan biaya tak resmi bagi para orang tua siswa.

“Kemarin sempat viral juga soal pungutan-pungutan, saya gak mau dengar lagi ini. Saya minta tolong ke Disdik tentang penerimaan siswa baru. Saya sampaikan kita gak pernah ada yang namanya jual beli, misal ada pungutan atau apa, udahlah gak usah,” tegas Bupati Aep.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Bupati Aep tidak hanya mengimbau, tetapi juga menuntut Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang agar bersikap proaktif. Ia menginstruksikan agar seluruh proses PSB dimonitor secara menyeluruh, tanpa menunggu laporan terlebih dahulu.

Baca Juga:  Menciptakan Romantisme Lebaran: Kang Jimmy Berkomitmen untuk Karawang

Langkah ini mencerminkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Karawang untuk memastikan bahwa proses pendidikan berdiri di atas prinsip kejujuran, keadilan, dan keterbukaan. Tidak ada lagi ruang untuk permainan oknum yang bisa mencoreng kepercayaan publik.

Bupati Aep menegaskan bahwa pendidikan adalah hak semua anak, dan tidak boleh ada hambatan, apalagi beban finansial yang berasal dari praktik tidak sah. Ia pun menyatakan kesiapan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang terbukti melakukan pungli.

“Tidak ada ruang lagi bagi oknum yang bermain-main dalam proses ini, tidak boleh ada celah permainan atau pungutan yang membebani orang tua siswa,” pungkasnya.

Pernyataan Bupati Aep ini disambut baik oleh para orang tua murid di Karawang. Seruan ini menjadi harapan baru untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih, berkeadilan, dan benar-benar berpihak pada masa depan generasi muda.

Dengan komitmen kuat dari pimpinan daerah, diharapkan praktik pungli benar-benar bisa dihilangkan. Langkah ini menjadi simbol perubahan menuju sistem pendidikan yang berkualitas dan inklusif, tanpa diskriminasi, tanpa beban tersembunyi. (LK)

 

Berita Terkait

Satpol PP Karawang Dinilai Melehoy, Alfamart Kalijaya Tetap Beroperasi Meski Izin Dipersoalkan
Pasca RDP DPRD Karawang, Alfamart Kalijaya Masih Beroperasi, Warga Desak Penegakan Perda
BM PAN Karawang: Pemkab Harus Tutup Permanen TNM dan Perkuat Edukasi Generasi Muda
Karang Taruna Karawang Barat Ancam Gelar Aksi Lebih Besar, Soroti Izin PBG hingga AMDAL yang Belum Lengkap
Polisi Tangkap Lima Pemuda Terkait Dugaan Pelanggaran Kesusilaan di THM Karawang
DPRD Karawang Soroti Kejanggalan Izin Alfamart Kalijaya, Warga Pertanyakan Legalitas Operasional
Sikapi Video Viral di Theatre night mart, Gajah Muda Nusantara Karawang Ajak Semua Pihak Jaga Kehormatan Daerah
Ketua MPI Karawang Desak Pemda Perketat Pengawasan Tempat Hiburan Malam
Berita ini 17 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 01:52

Muhammadiyah Karawang Dorong Penataan Minimarket Demi Lindungi Ekonomi Desa dan Wujudkan Keadilan Sosial

Senin, 8 Juni 2026 - 13:30

Keren, Mukab Kadin Kabupaten Bekasi Dibuka Sekda dan ditutup Plt Bupati Bekasi, dr Asep Surya Atmaja

Senin, 8 Juni 2026 - 05:21

TPU Penuh Jadi Sorotan! Pipik Taufik Ismail Tampung Aspirasi Warga Karawang dan Pelaku UMKM

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:46

Wawasan Nusantara Jadi Sorotan, Ketum Karang Taruna Karawang Ajak Pemuda Tetap Jaga Identitas Bangsa di Era Global

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:34

Dua Kali Dilaporkan, Kabel Semrawut di Warudoyong Utara Belum Ditangani, Warga Khawatir Terjadi Musibah

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:15

Karawang Darurat HIV? 188 Kasus Baru Muncul dalam Tiga Bulan, Remaja Mulai Terpapar

Senin, 20 April 2026 - 08:19

Karawang Disiapkan Jadi Pilot Project Biosaka, Targetkan Pertanian Modern Tanpa Konflik Sosial

Rabu, 8 April 2026 - 02:56

Pererat Sinergi, Lurah Palumbonsari Kunjungi Redaksi Lintaskarawang.com

Berita Terbaru