IMRON (Rekan KORBAN) : “Pelaku pakai SLAYER (penutup) wajah dan KUPLUK Jaket

- Penulis

Rabu, 10 Januari 2024 - 12:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Lintaskarawang.com Rekaman kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV) yang menampilkan seorang pria yang diduga pegawai (pedagang) kios semangka di Pasar Induk Kramat, Pasar Rebo Jakarta Timur tewas meskipun sempat mendapatkan tindakan medis usai disiram cairan terindikasi air keras dan disabet menggunakan clurit sekira pukul 01.00 WIB pada Senin (08/1/2024) dini hari._

Dalam rekaman video CCTV yang viral di sosial media tersebut, terlihat bagaimana tindakan seseorang yang mengenakan switter (kupluk) dan penutup wajah melakukan aksi sadisnya. Setelah melancarkan aksinya, pelaku langsung ambil langkah seribu alias ‘ngaciir bin Purik.

Dari data yang dihimpun, korban bernama Sutomo, tewas kehabisan darah akibat luka-luka serius usai mengalami kekerasan dengan senjata tajam sejenis clurit pada sejumlah bagian tubuh hingga terjadi pendarahan. Tampak dalam video,

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban juga terindikasi disiram air keras, karena saat kejadian korban terlihat kesakitan usai disiram. Terpantau adanya asap air keras dan sejumlah kulit semangka di lokasi juga tampak terkelupas melepuh.

_”Kalau dilihat dari rekaman CCTV itu pas (Sutomo) lagi melayani pembeli langsung diserang. Pelaku satu orang, dia pakai slayer (penutup) wajah dan kupluk jaket,” ungkap Imron, rekan korban di lokasi kejadian._

Dalam rekaman CCTV dari kios semangka tempat Sutomo bekerja tersebut, tampak pelaku seketika menyiramkan cairan diduga air keras ke arah Sutomo dan mengenai leher, pundak, dan kepala korban.

Dugaan cairan itu berisi air keras karena saat kejadian korban seketika kesakitan, dan sejumlah kulit semangka yang berada di sekitar kios tampak melepuh terkena cipratan diduga dari cairan air keras tersebut.

Baca Juga:  Satreskrim Polres Garut Amankan Oknum Dokter Terkait Dugaan Pelecehan Pasien Hamil   

_“Saya (awalnya) enggak tahu pasti itu air apa tapi kayaknya air keras. Karena kulit semangka saja pada melepuh. Sepertinya pelaku ini sudah menyiapkan (wadah) semacam botol buat menyiram,” ujar Imron._

Ketika korban kesakitan karena disiram air keras dan hanya bisa melindungi kepala dengan tangannya, pelaku secara membabi buta sempat melakukan pemukulan terhadap Sutomo, sebelum menyabetnya dengan clurit.

“Setelah membacok itu pelaku kabur. Korban awalnya masih hidup, tapi pas dibawa pedagang lain ke Rumah Sakit Harapan Bunda di sana meninggal. Kemungkinan kehabisan darah,” ungkap Imron, memprediksi.

Kapolsek Kramat Jati _*Kompol Tuti Aini*_ saat dikonfirmasi telah membenarkan peristiwa aksi kekerasan di wilayah hukumnya tersebut. Kompol Aini juga membenarkan korban juga telah meninggal dunia akibat aksi penyerangan tersebut, setelah sempat mendapatkan perawatan medis.

Kendati demikian, Tuti belum menjelaskan soal kronologi aksi penyerangan tersebut, karena masih didalami motifnya.

Kompol Aini bersama Jajaran Reskrim Polsek Kramat Jati yang mengetahui itu langsung memburu pelaku. Dan pelaku berinisial (DJ) berhasil ditangkap di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel).

_”Penangkapan tadi pagi di Pamulang, (Tangsel) motif masih didalami,” ungkap Kompol Aini kepada wartawan, Senin (08/1/2024)._

Polsek Kramat Jati pun telah mengamankan (DJ) beserta barang bukti Senjata tajam (sajam) jenis clurit. Dan pelaku kini masih dalam proses pemeriksaan intensif._(*/dok-ist./fwj.i/hms-bks/@red)_

Berita Terkait

Identitas Pelajar yang Tewas di Bantaran Citarum Terungkap, Polisi Temukan Luka di Leher
Sesosok Mayat Diduga Remaja Ditemukan Tersungkur di Bantaran Citarum Karawang
Kisah Pilu Pedagang Cimim di Karawang, Harapan Dagangan Diborong Berujung Ditipu
Dari Pelanggaran Lalu Lintas ke Kasus Narkoba, Polisi Bekuk Pengedar di Bundaran Ciplaz
Sekretaris I MUI Karawang Soroti Maraknya Peredaran Tramadol dan Eximer, Dampak Mengancam Generasi Muda
Digempur Polisi! 37 Tersangka dan Puluhan Ribu Pil Haram Dibongkar di Karawang
Kegembiraan Berubah Duka, Penganiayaan di Acara Nikahan Renggut Nyawa
Dugaan Oknum TNI dan Kematian Alfin
Berita ini 5 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Jumat, 11 September 2026 - 02:35

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Kamis, 10 September 2026 - 12:14

Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang

Senin, 7 September 2026 - 12:27

63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut

Jumat, 4 September 2026 - 06:26

Dugaan Penyimpangan BUMDes dan BLT Dana Desa Mencuat di Desa Gombongsari, Departemen Umum Hankam 88 Laskar NKRI Siap Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:56

MBG untuk Anak, Bukan untuk Ulat: Dugaan Temuan Ulat di SDN Ciptamargi 4 Harus Diusut

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:22

Karawang Job Fair 2026 Dibuka, Tersedia Formasi Khusus Penyandang Disabilitas

Berita Terbaru