Pemkab Karawang Siap Terapkan WFH Setiap Rabu, Pelayanan Publik Tetap Berjalan

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026 - 05:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Pemerintah Kabupaten Karawang menyatakan kesiapan dalam menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) sebagai bagian dari langkah efisiensi dan penyesuaian kebijakan dari pemerintah pusat. Rencananya, WFH akan diberlakukan satu hari dalam sepekan, yakni setiap Rabu, menunggu terbitnya surat edaran resmi.

Bupati Karawang menyampaikan bahwa meski regulasi teknis (juklak dan juknis) dari pemerintah pusat belum diterima, pemerintah daerah telah melakukan berbagai persiapan. Salah satunya dengan mendorong pola kerja yang lebih efisien, termasuk pengurangan penggunaan kendaraan dinas.

“Ke depan, kendaraan dinas para kepala OPD akan disimpan di satu lokasi. Jika ada kegiatan, bisa digunakan bersama-sama. Ini bagian dari efisiensi, bukan hanya di level bawah, tapi juga pimpinan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Bupati juga mendorong gaya hidup sehat dan ramah lingkungan bagi ASN, seperti penggunaan sepeda bagi pegawai yang jarak tempat tinggalnya relatif dekat dengan kantor.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa kebijakan WFH tidak akan mengganggu pelayanan dasar kepada masyarakat. Sejumlah sektor vital tetap diwajibkan memberikan layanan secara langsung.

“Pelayanan dasar seperti kesehatan, keamanan oleh Satpol PP, hingga layanan di Mall Pelayanan Publik (MPP) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) tetap berjalan normal. Tidak ada WFH untuk sektor tersebut,” tegasnya.

Baca Juga:  Bupati Karawang dan Forkopimda Sidak Pasar, Pastikan Harga Stabil Jelang Ramadan

Bahkan, Disdukcapil tetap menjalankan layanan jemput bola ke masyarakat, termasuk pada hari libur, guna mempermudah pembuatan dokumen kependudukan seperti KTP.

Untuk penerapan di lingkungan kantor pemerintahan, khususnya Sekretariat Daerah (Setda), sistem kerja akan dipusatkan di titik tertentu guna menghemat penggunaan listrik dan pendingin ruangan.

“Misalnya satu asisten daerah (Asda) bekerja terpusat di satu ruangan. Jadi ruangan lain bisa dimatikan lampu dan AC-nya. Ini bagian dari efisiensi,” jelasnya.

Terkait isu pengurangan pegawai, khususnya tenaga P3K paruh waktu, Bupati memastikan kabar tersebut tidak benar. Ia menegaskan bahwa seluruh tenaga P3K tetap aman dan tidak mengalami pengurangan.

“Tidak ada pengurangan P3K. Anggaran sudah disiapkan dan sudah dibayarkan. Jadi isu itu tidak benar,” katanya.

Pemkab Karawang juga sebelumnya telah melakukan efisiensi melalui penggabungan sejumlah dinas, dari empat menjadi dua, guna meningkatkan efektivitas organisasi.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkab Karawang memastikan bahwa efisiensi yang dilakukan tidak akan mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Intinya pelayanan tetap berjalan, masyarakat tetap terlayani, dan pegawai juga tetap aman,” pungkasnya.

(Wahid)

Berita Terkait

Bupati Aep Tekankan Jabatan ASN sebagai Amanah, Dorong Kolaborasi dan Integritas
Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pemkab Karawang Gelar Upacara Khidmat di Plaza Pemda
APBD Perubahan 2026 Karawang Disepakati, Pemkab Fokus Perkuat Kesejahteraan Masyarakat
Ratusan Kapal Iringi Pelarungan Dondang, Ruat Laut Blanakan ke-59 Meriahkan Laut Jawa dan Jadi Simbol Syukur Nelayan Subang
DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna, Bahas Perubahan APBD 2026 hingga APBD 2027
Bapenda Karawang Hadirkan Pelayanan Pajak Jemput Bola di Gebyar PATEN Kecamatan Majalaya
Kabar Gembira! Pemkab Karawang Beri Diskon hingga 80 Persen dan Bebas Denda PBB-P2
Bapenda Karawang Bahas Raperbup DBH-PDRD Bersama DPMD
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 03:20

Selesai Diikuti Ratusan Atlet, Kejurkab PBSI Karawang 2026 Dihujani Protes Soal Aturan ID Peserta

Senin, 12 Oktober 2026 - 03:15

Kejurkab PBSI Pengkab Karawang 2026, Tuai Protes

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:25

Proyek Sanitasi Ratusan Juta di Pajaten Jadi Sorotan, 23 Unit Dibangun, Papan Informasi Diduga Belum Terpasang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:44

210 Bakal Calon Kades Ikuti Tes CAT, Bupati Karawang Tegaskan Seleksi Harus Transparan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:51

Pekerja Tak Pakai APD, Proyek Rehabilitasi SDN Batujaya I Karawang Jadi Sorotan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:59

Viral Video Genangan di Depan SPPG Pasirjengkol 3 Karawang, Benarkah Limbah Dapur? Ini Klarifikasinya

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:45

DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:11

2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034

Berita Terbaru