Gebrakan FMI Karawang di Gedung DPRD: Febry Ramadhan Bongkar Ketidaksinkronan Data OSS Theatre Night Mart

- Penulis

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com Federasi Mahasiswa Islam (FMI) Karawang membuat kejutan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung di Gedung DPRD Karawang, Selasa (13/01/2026). Di bawah komando Febry Ramadhan, FMI berhasil membongkar dugaan cacat administrasi terkait legalitas PT Anak Muda Karawang (Theatre Night Mart) melalui pembuktian data secara transparan.

Dalam rapat tersebut, Febry Ramadhan secara cerdik menggunakan instrumen UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) untuk mendesak dibukanya sistem Online Single Submission (OSS) milik pengelola secara langsung di layar rapat.

Fakta Lapangan vs Data Sistem Langkah berani ini diambil setelah Dinas PUPR Karawang mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa tempat usaha tersebut belum mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) maupun Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Bangunan yang diklaim sebagai resto tersebut terbukti tidak memiliki fasilitas dasar wajib seperti sistem sanitasi, dapur, pengelolaan IPAL, hingga instalasi penangkal petir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Izin Pimpinan Rapat, atas dasar UU KIP, kami meminta agar data OSS ditayangkan di layar. Kita lihat bersama. Pihak DPMPTSP mempunyai akses untuk melihat, dan memohon untuk dibukakan agar publik berhak tahu,” ujar Febry dengan tegas di hadapan anggota dewan dan OPD yang hadir.

Baca Juga:  Dokumen Dikunci, Kebenaran Dikuliti: PUPR Karawang Disomasi Soal Izin TNM

Saat sistem OSS ditayangkan secara visual, seluruh peserta rapat menyaksikan adanya ketidaksesuaian yang mencolok antara input data pengelola dengan realitas teknis di lapangan. Temuan ini memperkuat argumen FMI bahwa operasional Theatre Night Mart selama ini berdiri di atas landasan hukum yang rapuh.

Intelektualitas Mahasiswa Islam Aksi Febry Ramadhan ini menuai sorotan karena menunjukkan kualitas aktivisme mahasiswa Islam yang tidak hanya mengandalkan orasi, tetapi mampu melakukan “perang data” di meja birokrasi. Hal ini mempertegas posisi FMI Karawang sebagai organisasi mahasiswa yang kritis, berbasis data, dan melek regulasi.

Menyikapi temuan tersebut, Febry menegaskan bahwa FMI Karawang tidak akan memberikan ruang bagi praktik maladministrasi yang merugikan daerah.

“Kepastian hukum di Karawang tidak boleh dikompromikan oleh praktik administrasi yang cacat. Kami mendesak Satpol PP Kabupaten Karawang untuk segera mengambil langkah tegas melakukan penertiban terhadap tempat usaha tersebut,” tegas Febry menutup pernyataannya.

Kini, bola panas berada di tangan Pemerintah Kabupaten Karawang untuk membuktikan nyali dalam menegakkan aturan pasca-terbongkarnya fakta oleh Federasi Mahasiswa Islam (FMI).

(Nur)

Berita Terkait

Kejari Karawang Segel Kantor Pusat PT BAS, Penyidikan Dugaan Korupsi KPR Bank Himbara Terus Bergulir
Barang Sudah Turun, Plang Belum Ada: Dugaan Minimarket di Kalijaya Dinilai “Ngebut” Meski Ditolak Warga
Kejari Karawang Selidiki Dugaan Korupsi KPR BTN di Kartika Residence dan Citra Swarna Grande
Viral Ancam Gorok Wartawan, Ken Ken Diamankan dan Dilimpahkan ke Polresta Tangerang
Diduga Abaikan Kepatuhan Perizinan, PT. Raja Jeva Nisi Disorot Keras: Bangun Gudang Baru Tanpa PBG dan Belum Kantongi SLF
Merasa Dirugikan, Konsumen Kartika Residence Gandeng LBH Lintas Buana Nusantara untuk Tempuh Jalur Hukum
Identitas Pelajar yang Tewas di Bantaran Citarum Terungkap, Polisi Temukan Luka di Leher
Sesosok Mayat Diduga Remaja Ditemukan Tersungkur di Bantaran Citarum Karawang
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:38

Hadiri Rapat Minggon, Kapolsek Purwasari Ajak Semua Elemen Jaga Kondusifitas Wilayah

Senin, 11 Mei 2026 - 04:12

KDM Hadiri Pelantikan PAN se-Jawa Barat, Zulhas Targetkan Tiga Besar pada Pemilu 2029

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:43

Tokoh Masyarakat dan Pemuda Karawang Wetan Bersuara Usai Polemik Proposal Kelurahan, Minta Tata Kelola Lebih Transparan

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:13

Jalal Abdul Nasir Buka Program Bantuan Listrik Gratis, Warga Karawang Mulai Bisa Daftar

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:10

HUT ke-58, H. Tulus Widodo Tebar Kepedulian untuk Ribuan Warga dan Anak Yatim di Karawang

Senin, 4 Mei 2026 - 15:05

Bawaslu Sambangi DPC PDI Perjuangan Karawang, Konsolidasi Kepartaian Mulai Dipanaskan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:51

Aksi May Day di Karawang Memanas, Massa Bakar Ban dan Aksi di Pemda

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:17

Hak Jawab Yayasan Pangan Lestari Nusantara: Dapur SPPG Kemiri Belum Beroperasi, Peluang UMKM Tetap Terbuka

Berita Terbaru