Disdikbud Karawang Bangga, 80 ASN Kantongi Satyalancana Karya Satya

- Penulis

Selasa, 13 Januari 2026 - 01:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Sebanyak 80 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang menerima piagam penghargaan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Tanda kehormatan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian, loyalitas, dan dedikasi para ASN selama 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun masa kerja. Penghargaan ini menjadi simbol pengakuan negara terhadap integritas serta komitmen aparatur dalam menjalankan tugas pelayanan publik, khususnya di bidang pendidikan.

Piagam penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Kepala Disdikbud Karawang, Wawan Setiawan Natakusumah, di GOR Disdikbud Karawang, Senin (12/1/2026). Penyerahan dilakukan dalam suasana khidmat dan penuh apresiasi terhadap para penerima.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wawan mengatakan, penghargaan Satyalancana Karya Satya diberikan melalui proses pengusulan yang berjenjang dan selektif. Nama-nama penerima diajukan terlebih dahulu oleh Disdikbud Karawang kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang sebelum diteruskan ke pemerintah pusat.

“Prosesnya diusulkan dari kami di Disdikbud kepada Sekda, kemudian diteruskan ke pusat hingga akhirnya ditetapkan dan ditandatangani oleh Presiden. Ini menunjukkan bahwa penghargaan ini melalui tahapan seleksi dan verifikasi yang ketat,” ujar Wawan.

Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol seremonial, melainkan bentuk pengakuan negara terhadap aparatur yang telah menunjukkan integritas, kedisiplinan, serta komitmen tinggi dalam menjalankan tugas. Ia berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh ASN di lingkungan Disdikbud Karawang untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan.

Sementara itu, Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian (Kasubbag Umpeg) Disdikbud Karawang, Joean Himawan, menjelaskan bahwa proses pengusulan dilakukan secara administratif dan objektif sesuai ketentuan yang berlaku. Sebanyak 80 pegawai yang menerima penghargaan terdiri dari ASN dengan masa kerja 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun.

Baca Juga:  Bupati Aep dan Wabup Maslani Saksikan Pengukuhan Pengurus Baru Korpri Karawang 2025-2030

“Setiap tahun kami melakukan pendataan pegawai yang telah memenuhi masa kerja dan persyaratan. Setelah itu dilakukan pengecekan kelengkapan administrasi, termasuk riwayat kepangkatan, daftar hadir, serta rekam jejak disiplin pegawai,” jelasnya.

Joean menegaskan, selain masa kerja, aspek kedisiplinan dan kinerja menjadi poin penting dalam proses seleksi. Pegawai yang pernah mendapat sanksi disiplin berat atau memiliki catatan pelanggaran tidak dapat diusulkan sebagai penerima penghargaan.

Salah satu penerima penghargaan, Yeni Mulyani, Kepala SDN Karawang Wetan I, yang menerima Satyalancana Karya Satya untuk masa pengabdian 20 tahun, mengaku terharu dan bangga atas penghargaan yang diterimanya.

“Penghargaan Satyalancana Karya Satya ini merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian, dedikasi, dan loyalitas ASN di lingkungan Disdikbud Karawang. Perasaan saya terharu, bangga, dan sangat senang,” ungkap Yeni.

Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut menjadi penguat komitmennya dalam menjalankan tugas sebagai pendidik dan aparatur negara. “Penghargaan ini saya maknai bukan sebagai akhir pencapaian, melainkan sebagai amanah untuk terus memberikan pengabdian terbaik secara konsisten dan berkelanjutan,” tutupnya.

Sebagai informasi, Satyalancana Karya Satya (SLKS) merupakan tanda kehormatan dari Presiden Republik Indonesia yang diberikan kepada ASN yang telah mengabdi secara terus-menerus minimal 10, 20, atau 30 tahun, serta menunjukkan kesetiaan, kecakapan, kejujuran, kedisiplinan, dan prestasi kerja sebagai teladan dalam melayani negara dan masyarakat.

(LK)

Berita Terkait

GWN Desak Usut Tuntas Kematian Massal Ikan di Saluran Irigasi Johar
Keadilan yang Tertunda, Pelapor Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Polsek Kedungwaringin
Aliansi LBH Karawang Bawa Kasus Grand Swarna dan Kartika Residence ke Senayan
Ketua Forum Aktivis Karawang Mr. Kim: Rakyat Bersatu Tolak Oligarki Masuk Kampung
Komisi III DPRD Karawang Tindaklanjuti Aduan Dugaan Pencemaran Lingkungan dan Perekrutan Tenaga Kerja PT Chang Shin
Komisi IV DPRD Karawang Gelar RDP Bersama GMNI, Bahas Kajian Masyarakat Miskin Kota
Kejari Karawang Segel Kantor Pusat PT BAS, Penyidikan Dugaan Korupsi KPR Bank Himbara Terus Bergulir
Barang Sudah Turun, Plang Belum Ada: Dugaan Minimarket di Kalijaya Dinilai “Ngebut” Meski Ditolak Warga
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:07

LBH GABBAR Surati BAPENDA Karawang, Minta Klarifikasi Pengelolaan Pajak Daerah dan Upah Pungut

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:34

Ketua DPAC PSN Tempuran Serahkan Tembusan SK Kepengurusan kepada Muspika, Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Aparat

Senin, 1 Juni 2026 - 04:40

Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemuda Pancasila PAC Klari Gelar Tabur Bunga di TMP Pancawati

Senin, 1 Juni 2026 - 02:52

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Ujang Suhana: Bung Karno Beri Nyali, Tan Malaka Beri Otak, Prabu Siliwangi Beri Adab

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:03

Proyek Drainase Pulojaya Disorot: Kualitas Dipertanyakan, Pengawas Jangan Tutup Mata!

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Ade Golun PJT II Keluhkan Semrawutnya Kabel dan Tiang Utilitas yang Hambat Normalisasi Saluran di Batujaya

Jumat, 29 Mei 2026 - 04:51

Natala Sumedha Soroti Dugaan Wanprestasi PT CNP, Pemkab Karawang Diminta Tegas

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:44

Alfamart di Kalijaya Diprotes Warga, Legalitas Perizinan Belum Terjawab dalam Musyawarah

Berita Terbaru