Pesta Pernikahan Berujung Maut, Dedi Mulyadi dan Panitia Pernikahan Disorot

- Penulis

Minggu, 20 Juli 2025 - 02:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Pesta pernikahan yang semestinya menjadi momen bahagia justru berubah menjadi duka mendalam. Acara pernikahan anak dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), yang digelar di Lapangan Otto Iskandar Dinata, Garut, pada Jumat (18/7/2025), menelan korban jiwa akibat insiden desak-desakan warga yang hendak masuk ke area pendopo.

Pernikahan tersebut mempertemukan putra Dedi Mulyadi, Maula Akbar, dengan Putri Karlina, yang menjabat sebagai Wakil Bupati Garut. Dalam rangkaian pesta rakyat yang diselenggarakan, ribuan warga tumpah ruah ingin menyaksikan kemeriahan acara dan menikmati sajian makan gratis yang dibuka untuk umum.

Namun nahas, situasi yang tidak terkendali memicu kepanikan dan insiden saling dorong di pintu masuk pendopo. Akibatnya, tiga orang dilaporkan meninggal dunia. Korban di antaranya adalah seorang anak perempuan, seorang warga lanjut usia, dan seorang anggota kepolisian yang saat itu bertugas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mr Kim, seorang aktivis asal Karawang, angkat bicara mengenai tragedi ini. Ia menekankan bahwa peristiwa tersebut dapat dikategorikan sebagai kelalaian yang menyebabkan kematian, sebagaimana diatur dalam Pasal 359 KUHP dan Pasal 474 ayat (3) KUHP baru (UU 1/2023). “Barang siapa karena kealpaannya menyebabkan orang lain mati, dapat diancam pidana penjara paling lama 5 tahun,” ujar Mr Kim, Minggu (20/7/2025).

Baca Juga:  BMKG: Potensi Hujan Ekstrem Berlanjut Akibat Aktivitas Cuaca Ekstrim

Tragedi ini menorehkan luka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat Garut yang hadir dalam pesta tersebut. Banyak pihak menyesalkan kurangnya pengawasan dan perencanaan pengamanan dalam penyelenggaraan acara berskala besar ini, terlebih dengan adanya undangan terbuka dari tokoh publik seperti Dedi Mulyadi.

Saat ini, pihak Polda Jawa Barat tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak-pihak yang harus bertanggung jawab atas insiden tragis tersebut. Tidak menutup kemungkinan, panitia penyelenggara maupun pihak keluarga pengantin akan dimintai keterangan lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.

Mr Kim juga menyampaikan harapannya agar tragedi ini menjadi peringatan bagi Dedi Mulyadi agar lebih berhati-hati dalam membuat keputusan publik. “Ini ujian dan teguran bagi Bapak KDM. Setiap kebijakan, sekontroversial apa pun, harus mempertimbangkan keselamatan rakyat,” tandasnya.

Mari kita hormati dan beri ruang bagi pihak berwenang untuk menyelidiki secara profesional. Semoga keluarga korban diberikan kekuatan dan tragedi ini menjadi pelajaran penting untuk semua pihak dalam menyelenggarakan acara publik yang aman dan manusiawi. (LK)

 

Berita Terkait

JUT Kosambibatu Disorot, Hasil Pengukuran dan Klarifikasi Pihak Terkait Jadi Bahan Verifikasi
FMSB TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PERSOALAN PT CMM, IQBAL MAULANA: JANGAN LECEHKAN PENEGAKAN ATURAN PEMERINTAH DAERAH!
Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya
Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.
SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM
Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian
GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA
JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
Berita ini 70 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:04

FMSB TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PERSOALAN PT CMM, IQBAL MAULANA: JANGAN LECEHKAN PENEGAKAN ATURAN PEMERINTAH DAERAH!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:18

Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:53

Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:03

SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:24

Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Berita Terbaru