KARAWANG | Lintaskarawang.com – Menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) di sejumlah wilayah, Apih Kasur, anggota Media Lintaskarawang.com, mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pendukung masing-masing calon, untuk menjaga kondusivitas dan mempererat tali persaudaraan demi terciptanya suasana yang aman, damai, dan tertib.
Apih Kasur menegaskan bahwa perbedaan pilihan dalam Pilkades merupakan hal yang wajar dalam proses demokrasi. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk memicu perselisihan, permusuhan, maupun tindakan yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.
Ia mengingatkan para pendukung calon kepala desa agar mampu menerima hasil pemilihan dengan lapang dada. Pihak yang menang diharapkan tidak bersikap sombong, sedangkan pihak yang kalah harus menerima hasil pemilihan dengan bijaksana.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Siapa pun yang terpilih menjadi kepala desa, yang terpenting adalah mampu mengayomi seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan pilihan politiknya. Jangan sampai karena perbedaan pilihan, hubungan persaudaraan menjadi rusak,” tegas Apih Kasur Pada Sabtu,(17/10/2026).
Sebagai anggota Media Lintaskarawang.com, Apih Kasur juga mengajak masyarakat agar lebih cermat dalam menentukan pilihan. Menurutnya, warga tidak seharusnya mudah terpengaruh oleh manipulasi politik maupun tergiur imbalan dengan nilai tertentu yang berpotensi menimbulkan penyesalan di kemudian hari.
Ia menilai, calon kepala desa yang dipilih harus memiliki komitmen untuk memegang amanah setelah mengucapkan sumpah jabatan. Kepemimpinan desa bukan sekadar soal kemenangan dalam pemilihan, melainkan tanggung jawab untuk melayani dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Selain itu, Apih Kasur menekankan pentingnya transparansi dan kesesuaian penggunaan anggaran dalam pelaksanaan program pembangunan desa. Anggaran yang bersumber dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten, termasuk program melalui aspirasi anggota dewan serta dinas terkait seperti PUPR dan PRKP, harus dilaksanakan sesuai pengajuan, rencana anggaran biaya (RAB), dan peruntukannya.
Menurutnya, anggaran pembangunan harus benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, bukan diselewengkan atau dilaksanakan di luar ketentuan yang telah ditetapkan.
Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh tim sukses dan pendukung calon, termasuk tim sukses Karda Ter Depan, agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Jangan mudah terpengaruh provokasi dari pihak mana pun. Kita harus bisa membedakan persoalan politik dengan hubungan persaudaraan. Dalam Pilkades, mungkin kita berbeda pilihan, tetapi setelah pemilihan selesai, kita tetap saudara dan hidup berdampingan sebagai masyarakat,” ujarnya.
Apih Kasur berharap imbauan tersebut menjadi perhatian seluruh masyarakat di wilayah yang sedang melaksanakan tahapan Pilkades. Ia mengajak para calon kepala desa, tim sukses, dan pendukung masing-masing untuk bersama-sama menjaga keamanan serta menghormati proses demokrasi.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan Pilkades bukan hanya ditentukan oleh siapa yang memperoleh suara terbanyak, tetapi juga oleh kemampuan seluruh pihak menjaga persatuan dan menerima hasil pemilihan secara dewasa.
“Jangan sampai karena kepentingan sesaat, kita kehilangan persaudaraan yang sudah terjalin lama. Mari kita jaga kondusivitas, hormati pilihan masing-masing, dan dukung siapa pun yang terpilih agar mampu menjalankan amanah serta membawa kemajuan bagi desa,” pungkasnya.
Penulis : Wahid













Tinggalkan Balasan