Prihatin Melihat Kondisi Warganya, Perangkat Desa dan Para Donatur Bantu Ata dan Ibu Lia Punya Tempat Tinggal

- Penulis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi : Kediaman Rumah Bapa Ata Dan Ibu Lia yang Baru di Susun Krajan Selatan RT 006/RW 003 Desa Karyasari, kecamatan Rengasdengklok, kabupaten Karawang Pada Selasa (13/10/2026).

Dokumentasi : Kediaman Rumah Bapa Ata Dan Ibu Lia yang Baru di Susun Krajan Selatan RT 006/RW 003 Desa Karyasari, kecamatan Rengasdengklok, kabupaten Karawang Pada Selasa (13/10/2026).

Karawang | Lintaskarawang.com — Tergerak melihat kondisi warganya yang memprihatinkan, perangkat desa bersama donatur di Dusun Krajan Utara, RT 004/RW 002, Desa Karyasari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, ikut membantu Ata dan Ibu Lia agar bisa punya tempat tinggal.

Kepedulian itu muncul setelah perangkat desa melihat langsung keadaan Ata dan Ibu Lia yang selama ini hidup dengan kondisi serba kekurangan. Keduanya tidak punya tanah sejengkal pun untuk dijadikan tempat tinggal sendiri.

Melihat keadaan Itu, perangkat desa bersama Para donatur berusaha mencari jalan agar Ata dan Ibu Lia bisa punya tempat untuk berteduh. Sampai akhirnya, ada salah satu warga yang rela memberikan tempat di atas lahannya untuk dijadikan tempat tinggal, meskipun hanya satu kamar sederhana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sosok seorang Wakil Lapudin turut dalam kepedulian membantu Ata dan Ibu Lia mendapatkan tempat tinggal di Dusun Krajan Selatan, Desa Karyasari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang.
Sosok seorang Wakil Lapudin turut dalam kepedulian membantu Ata dan Ibu Lia mendapatkan tempat tinggal di Dusun Krajan Utara, Desa Karyasari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Lapudin turut menjadi bagian dari kepedulian terhadap kondisi Ata dan Ibu Lia yang selama ini hidup dengan keterbatasan tempat tinggal. Bersama perangkat desa, pengurus RT dan RW, serta para donatur, kepedulian tersebut diharapkan bisa membantu meringankan beban keduanya agar memiliki tempat untuk berteduh dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.

Bagi Ata dan Ibu Lia, bantuan itu sangat berarti. Walaupun tempatnya sederhana, mereka merasa bersyukur karena sekarang punya tempat untuk beristirahat dan berlindung dari panas maupun hujan.

Sebelumnya, kondisi tempat tinggal mereka sangat memprihatinkan. Mereka hanya beralaskan karpet, sementara bagian dindingnya ditutup menggunakan terpal dan bahan seadanya.

Bahkan, saat tidak bisa bertahan di tempat tinggal tersebut, Ata dan Ibu Lia terkadang harus menginap di rumah tetangganya, Ibu Rani, yang selama ini selalu peduli dan memberikan tempat berteduh saat mereka membutuhkan tempat untuk bermalam.

Baca Juga:  Satu Lolos di LPSE, Dua Diundang Klarifikasi: Dugaan Kejanggalan Tender Karawang Picu Sorotan Publik

Melihat kehidupan Ata dan Ibu Lia yang serba kekurangan, perangkat desa, pengurus RT dan RW, serta donatur tergerak untuk membantu. Kepedulian itu menjadi bukti bahwa masih ada orang-orang yang mau mengulurkan tangan untuk membantu sesama.

Ata dan Ibu Lia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu mereka, mulai dari perangkat desa, Pak Wakil, Ketua RT, Ketua RW, para donatur, hingga pemilik lahan yang sudah memberikan tempat untuk mereka tinggali.

“Saya sangat berterima kasih kepada semua perangkat desa yang sudah peduli dan membantu kami. Terima kasih juga kepada Pak Wakil Lapudin, RT, dan RW yang sudah ikut membantu. Saya juga berterima kasih kepada pemilik lahan yang sudah rela memberikan tempat untuk kami tinggali. Walaupun hanya satu kamar, bagi kami ini sangat berarti karena sekarang sudah punya tempat untuk berteduh,” ungkap Ata dan Ibu Lia pada,Selasa (13/10/2026).

Mereka juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Ibu Rani yang selama ini sering memberikan tempat berteduh saat mereka belum punya tempat tinggal yang layak.

Bagi Ata dan Ibu Lia, satu kamar sederhana itu sudah menjadi kebahagiaan tersendiri. Mereka tidak lagi harus bingung mencari tempat untuk beristirahat ketika malam tiba.

Kisah ini menjadi gambaran bahwa kepedulian dari orang-orang sekitar bisa membawa perubahan besar bagi warga yang sedang mengalami kesulitan. Tidak harus menunggu kaya untuk membantu, karena sedikit perhatian dan uluran tangan bisa sangat berarti bagi orang yang membutuhkan.

Ata dan Ibu Lia berharap semua pihak yang sudah membantu mereka selalu diberikan kesehatan, kelancaran rezeki, dan kebaikan atas kepedulian yang telah diberikan.

(Apih Kasur)

Berita Terkait

DPC FOREDER Karawang Bagikan Masker Imbas Debu Perbaikan Jalan Tuparev
Yani Kalina Nugroho Resmi Dilantik Jadi Ketua DPC PPP Kabupaten Karawang
Natala Sumedha Cup 8 Resmi Ditutup, Pertandingan Final Jadi Penutup Turnamen Bulu Tangkis di Bantar Kawung
Ada Apa di Hulu Cilamaya? H. Jalal Turun ke Situdam, Pengawasan Limbah Dipertanyakan
Muscab I DPC Pemuda Batak Bersatu Kabupaten Karawang Digelar, Perkuat Konsolidasi dan Persaudaraan
Diiringi Ratusan Pendukung, Asep Supriadi Alias Penser Raih Nomor Urut 3 Pilkades Waringinjaya Kedungwaringin
Reuni Karyawan PT Farel Internusa Pratama Digelar di Kalimati Amansari, Pererat Silaturahmi Lewat Makan Bersama
Korupsi KPR Fiktif PT BAS Rp237 Miliar, Wakil Ketua Bidang Advokasi PDIP Karawang Desak Kejari Bongkar Dugaan Keterlibatan Oknum BTN
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:20

Prihatin Melihat Kondisi Warganya, Perangkat Desa dan Para Donatur Bantu Ata dan Ibu Lia Punya Tempat Tinggal

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:07

Yani Kalina Nugroho Resmi Dilantik Jadi Ketua DPC PPP Kabupaten Karawang

Selasa, 29 September 2026 - 14:31

Natala Sumedha Cup 8 Resmi Ditutup, Pertandingan Final Jadi Penutup Turnamen Bulu Tangkis di Bantar Kawung

Selasa, 15 September 2026 - 14:23

Ada Apa di Hulu Cilamaya? H. Jalal Turun ke Situdam, Pengawasan Limbah Dipertanyakan

Senin, 14 September 2026 - 03:02

Muscab I DPC Pemuda Batak Bersatu Kabupaten Karawang Digelar, Perkuat Konsolidasi dan Persaudaraan

Kamis, 10 September 2026 - 07:07

Diiringi Ratusan Pendukung, Asep Supriadi Alias Penser Raih Nomor Urut 3 Pilkades Waringinjaya Kedungwaringin

Minggu, 6 September 2026 - 07:22

Reuni Karyawan PT Farel Internusa Pratama Digelar di Kalimati Amansari, Pererat Silaturahmi Lewat Makan Bersama

Sabtu, 5 September 2026 - 06:55

Korupsi KPR Fiktif PT BAS Rp237 Miliar, Wakil Ketua Bidang Advokasi PDIP Karawang Desak Kejari Bongkar Dugaan Keterlibatan Oknum BTN

Berita Terbaru

Berita

Kejurkab PBSI Pengkab Karawang 2026, Tuai Protes

Senin, 12 Okt 2026 - 03:15