Perbaikan Jalan Tuparev Karawang Bukan dari Anggaran APBD, Kadis PUPR: Itu Bagian dari Jaminan Pekerjaan

- Penulis

Rabu, 14 Mei 2025 - 04:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas PUPR Karawang, Rusman Kusnadi, ST

Kepala Dinas PUPR Karawang, Rusman Kusnadi, ST

Karawang, Lintaskarawang.com – Jalan Tuparev yang saat ini tengah diperbaiki ulang menimbulkan berbagai pertanyaan dari masyarakat. Namun, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang menegaskan bahwa perbaikan tersebut bukanlah bentuk pemborosan anggaran.

Kepala Dinas PUPR Karawang, Rusman Kusnadi, ST menjelaskan bahwa perbaikan ulang ini merupakan bagian dari jaminan pekerjaan yang sebelumnya telah disepakati dengan pihak pelaksana proyek. Artinya, biaya perbaikan tidak menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Karawang.

“Perlu kami luruskan bahwa perbaikan jalan Tuparev ini tidak menggunakan dana APBD. Ini adalah bagian dari jaminan yang sudah dijaminkan oleh pihak pelaksana proyek. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir ini merupakan pemborosan,” jelas Kepala Dinas PUPR Karawang, Rabu (14/5/2025).

Dinas PUPR menyebut, jaminan pekerjaan merupakan bentuk tanggung jawab kontraktor atas hasil pekerjaannya. Bila terdapat kerusakan dalam masa pemeliharaan, pihak kontraktor wajib melakukan perbaikan tanpa meminta tambahan anggaran dari pemerintah daerah.

Dengan adanya perbaikan ini, diharapkan kualitas jalan Tuparev akan semakin baik dan memberikan kenyamanan serta keselamatan bagi para pengguna jalan.

“Momen ini sekaligus menunjukkan komitmen kita untuk memastikan pembangunan infrastruktur di Karawang memiliki standar mutu yang baik,” tambahnya.

Pihak Dinas PUPR juga meminta masyarakat untuk bersabar dan mendukung proses perbaikan ini demi kepentingan bersama. Proses perbaikan ditargetkan selesai dalam waktu dekat.

Warga yang melintas di Jalan Tuparev pun diimbau untuk tetap berhati-hati selama proses pengerjaan berlangsung karena beberapa titik masih dalam tahap penyelesaian. (LK)

Berita Terkait

Keadilan yang Tertunda, Pelapor Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Polsek Kedungwaringin
Aliansi LBH Karawang Bawa Kasus Grand Swarna dan Kartika Residence ke Senayan
Ketua Forum Aktivis Karawang Mr. Kim: Rakyat Bersatu Tolak Oligarki Masuk Kampung
Kejari Karawang Segel Kantor Pusat PT BAS, Penyidikan Dugaan Korupsi KPR Bank Himbara Terus Bergulir
Barang Sudah Turun, Plang Belum Ada: Dugaan Minimarket di Kalijaya Dinilai “Ngebut” Meski Ditolak Warga
Kejari Karawang Selidiki Dugaan Korupsi KPR BTN di Kartika Residence dan Citra Swarna Grande
Viral Ancam Gorok Wartawan, Ken Ken Diamankan dan Dilimpahkan ke Polresta Tangerang
Diduga Abaikan Kepatuhan Perizinan, PT. Raja Jeva Nisi Disorot Keras: Bangun Gudang Baru Tanpa PBG dan Belum Kantongi SLF
Berita ini 38 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 06:09

Maju di Pilkades Rengasdengklok Selatan, Aka Prioritaskan Pelayanan dan Kesejahteraan Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 04:40

Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemuda Pancasila PAC Klari Gelar Tabur Bunga di TMP Pancawati

Senin, 1 Juni 2026 - 02:52

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Ujang Suhana: Bung Karno Beri Nyali, Tan Malaka Beri Otak, Prabu Siliwangi Beri Adab

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Ade Golun PJT II Keluhkan Semrawutnya Kabel dan Tiang Utilitas yang Hambat Normalisasi Saluran di Batujaya

Jumat, 29 Mei 2026 - 04:51

Natala Sumedha Soroti Dugaan Wanprestasi PT CNP, Pemkab Karawang Diminta Tegas

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:44

Alfamart di Kalijaya Diprotes Warga, Legalitas Perizinan Belum Terjawab dalam Musyawarah

Rabu, 20 Mei 2026 - 05:50

‎Karang Taruna Wanasari dan Warga Audiensi, Desak PT TKH Buka Kembali Aktivitas Galian

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:50

Karang Taruna Karawang Matangkan Empat Agenda Strategis 2026, Fokus Konsolidasi hingga Regenerasi Organisasi

Berita Terbaru