Penemuan Limbah Medis di Karangligar, GMPI: Vendor Harus Bertanggung Jawab

- Penulis

Sabtu, 12 April 2025 - 04:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Penemuan limbah medis di Kampung Bedeng, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, memicu perbincangan hangat di tengah masyarakat. Limbah yang diduga berasal dari salah satu rumah sakit swasta di Karawang ini menimbulkan keresahan, terutama menyangkut aspek kesehatan dan pencemaran lingkungan.

Sejumlah pihak mendesak agar dilakukan upaya hukum untuk mengusut tuntas temuan tersebut. Mereka menilai, tindakan tegas perlu diambil agar kejadian serupa tidak terulang dan menjadi efek jera bagi para pelaku yang lalai dalam pengelolaan limbah medis.

Namun di sisi lain, Ketua DPD Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) Kabupaten Karawang, Rahardian atau yang akrab disapa Iyan, memiliki sudut pandang berbeda. Ia menilai bahwa tanggung jawab utama atas persoalan ini berada di tangan pihak ketiga atau vendor pengelola limbah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang harus dipertanyakan adalah vendor yang diberi tanggung jawab mengelola limbah. Ini bukan hanya soal siapa pemilik limbahnya, tapi bagaimana proses penanganannya di lapangan. Harusnya vendor profesional dan bertanggung jawab,” ujar Iyan, Sabtu (12/4/2025).

Baca Juga:  Bupati Karawang Hadiri Pengukuhan dan Buka Puasa Bersama IKAPTK Karawang

Senada dengan Iyan, aktivis Karawang yang dikenal dekat dengan kalangan petani, Kang Bogel, juga mengajak untuk tidak langsung mencari kambing hitam. Menurutnya, yang lebih penting adalah membangun komunikasi dan memperbaiki sistem pengelolaan limbah agar tidak ada pihak yang dirugikan di masa mendatang.

“Jangan terlalu jauh berpikir siapa yang salah dulu. Lihat persoalannya, perbaiki sistem, bangun komunikasi antar pihak, agar kejadian ini tidak berulang. Karena kalau begini terus, akan banyak yang jadi korban,” tutur Kang Bogel.

Menurut informasi yang dihimpun, vendor telah diberikan tanggung jawab penuh untuk mengelola dan membuang limbah medis sesuai prosedur standar. Maka dari itu, apabila terjadi kesalahan di lapangan, pihak vendor harus dievaluasi bahkan ditindak jika terbukti lalai.

Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan segera melakukan investigasi menyeluruh dan membuka hasilnya secara transparan kepada publik. Kejadian ini menjadi pengingat bahwa pengelolaan limbah medis tidak bisa dianggap remeh karena menyangkut keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan. (LK)

Berita Terkait

Temuan Pertama Oriental Honey-Buzzard Berbiak di Pegunungan Sanggabuana, Jadi Indikator Penting Kawasan Konservasi
BPD Kutaampel Laporkan Kades ke Polisi, Pengelolaan Anggaran Desa 2025 Dipersoalkan
Hari Tani Nasional, PPTK dan SETAKAR Desak Pemblokiran SHGB Perusahaan di Kawasan Hutan KIIC
Tiga RSUD Karawang Raih Terbaik I Helaran Budaya, Bukti Kekompakan Layanan Publik
Diduga Kain Tampon Tertinggal di Rongga Hidung Pasien, Kuasa Hukum Soroti Penanganan RS Citra Sari Husada dan Minta DPRD Karawang Turun Tangan
Diduga Ada Mark-Up Anggaran Rehabilitasi SDN Solokan I Pakisjaya, Proyek Rp327 Juta Disorot
Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus
Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang
Berita ini 99 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:45

DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:11

2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:14

Berat Badan Capai 160 Kg, Rivaldy Terbaring Tak Berdaya, Pemkab Karawang Turun Tangan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:06

Hadapi Kemarau Panjang, Pemkab Karawang Gelar Salat Istisqa dan Perkuat Penanganan Krisis Air

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:50

Bukan Sekadar Simbol Sejarah, Paguyuban Tugu Kebulatan Tekad Buktikan Perawatan Nyata Sejak 2019

Rabu, 30 September 2026 - 12:57

Gebyar Paten Kutawaluya Hadirkan Layanan Publik dan Bantuan Sosial bagi Warga

Rabu, 30 September 2026 - 05:50

Dua Bakal Calon Kades Sampalan Lolos Pemeriksaan Administrasi, Ahmad Basuni dan Jaenudin Siap Ikuti Tahapan Selanjutnya

Selasa, 29 September 2026 - 06:32

Ata Saju Bawa Visi “Sabajaya Maju, Aman dan Bermartabat”, Siap Bertarung di Pilkades 2026–2034

Berita Terbaru