Temuan Limbah Medis di Karangligar Berbuntut Panjang, DLH dan Polisi Turun Tangan

- Penulis

Jumat, 11 April 2025 - 00:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Temuan limbah medis yang tercecer di Kampung Bedeng, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, berbuntut panjang. Tidak hanya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karawang yang turun langsung melakukan verifikasi lapangan (verlap), namun pihak kepolisian dari Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Karawang juga telah memulai proses penyelidikan.

Dari hasil klarifikasi awal, pihak Rumah Sakit Bayukarta menyatakan bahwa mereka bekerja sama dengan dua vendor pengelola limbah. Untuk limbah domestik ditangani oleh PT Sangga Buana Berkah (SBB), sementara limbah medis dikelola oleh PT Wastec.

Pernyataan dari RS Bayukarta tersebut menuai reaksi dari pihak PT SBB. Suparman, pelaksana dari PT SBB, merasa heran dengan pernyataan Kepala Bagian Umum dan Keuangan RS Bayukarta yang justru mempertanyakan mengapa limbah medis bisa berada di PT SBB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seharusnya kami yang bertanya. Kenapa limbah medis dikemas dengan plastik hitam, yang jelas-jelas merupakan kemasan untuk limbah domestik? Karena yang mengemas itu pihak rumah sakit, kami hanya tinggal angkut saja,” ujar Suparman pada Kamis (10/4/2025).

Baca Juga:  Warga Desa Kertasari Keluhkan Serangan Kutu Beras dari Gudang CV Padiraya

Lebih lanjut, Suparman menjelaskan bahwa lokasi di Kampung Bedeng bukanlah tempat pembuangan akhir, melainkan hanya tempat penyortiran sementara.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Sundawani DPD Karawang, H Ranzes Iman Sudirman, juga menanggapi serius kasus ini. Ia menilai adanya kejanggalan dalam pernyataan pihak RS Bayukarta.

“Saya melihat ada keganjilan membaca statement Kepala Bagian Umum dan Keuangan RS Bayukarta. Karena berdasarkan keterangan PT SBB, pengemasan dilakukan oleh pihak rumah sakit. Sedangkan pihak PT SBB hanya melakukan pengangkutan dalam kondisi sudah terbungkus plastik hitam,” jelasnya.

Paguyuban Sundawani DPD Karawang, lanjut Ranzes, akan mengawal proses ini sampai tuntas. Mereka menunggu hasil final dari DLH Karawang sebagai dasar pendukung proses hukum selanjutnya.

“Jangan sampai pihak rumah sakit seolah ingin cuci tangan dan menyudutkan vendor. Padahal secara ketentuan, pengemasan adalah wewenang rumah sakit,” tegas H Ranzes mengakhiri. (LK)

Berita Terkait

Gerai Alfamart Kalijaya Dipertanyakan, Jangan Sampai Regulasi Hanya Tajam ke Bawah dan Tumpul ke Atas
GWN Desak Usut Tuntas Kematian Massal Ikan di Saluran Irigasi Johar
Keadilan yang Tertunda, Pelapor Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Polsek Kedungwaringin
Aliansi LBH Karawang Bawa Kasus Grand Swarna dan Kartika Residence ke Senayan
Ketua Forum Aktivis Karawang Mr. Kim: Rakyat Bersatu Tolak Oligarki Masuk Kampung
Komisi III DPRD Karawang Tindaklanjuti Aduan Dugaan Pencemaran Lingkungan dan Perekrutan Tenaga Kerja PT Chang Shin
Komisi IV DPRD Karawang Gelar RDP Bersama GMNI, Bahas Kajian Masyarakat Miskin Kota
Kejari Karawang Segel Kantor Pusat PT BAS, Penyidikan Dugaan Korupsi KPR Bank Himbara Terus Bergulir
Berita ini 51 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:34

Ketua DPAC PSN Tempuran Serahkan Tembusan SK Kepengurusan kepada Muspika, Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Aparat

Senin, 1 Juni 2026 - 04:40

Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemuda Pancasila PAC Klari Gelar Tabur Bunga di TMP Pancawati

Senin, 1 Juni 2026 - 02:52

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Ujang Suhana: Bung Karno Beri Nyali, Tan Malaka Beri Otak, Prabu Siliwangi Beri Adab

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:03

Proyek Drainase Pulojaya Disorot: Kualitas Dipertanyakan, Pengawas Jangan Tutup Mata!

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Ade Golun PJT II Keluhkan Semrawutnya Kabel dan Tiang Utilitas yang Hambat Normalisasi Saluran di Batujaya

Jumat, 29 Mei 2026 - 04:51

Natala Sumedha Soroti Dugaan Wanprestasi PT CNP, Pemkab Karawang Diminta Tegas

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:44

Alfamart di Kalijaya Diprotes Warga, Legalitas Perizinan Belum Terjawab dalam Musyawarah

Rabu, 20 Mei 2026 - 05:50

‎Karang Taruna Wanasari dan Warga Audiensi, Desak PT TKH Buka Kembali Aktivitas Galian

Berita Terbaru