Limbah Medis di Karangligar Gegerkan Nasional, RS Bayukarta dan Vendor Saling Klarifikasi, LMP Jabar Geram

- Penulis

Jumat, 11 April 2025 - 17:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Penemuan limbah medis di Kampung Bedeng, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang diduga milik salah satu rumah sakit swasta di Karawang, kini tak lagi menjadi isu lokal. Kasus ini telah mencuat dan menjadi perhatian di tingkat nasional.

Berbagai pihak menanggapi keras temuan limbah tersebut, dan mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang serta pihak Kepolisian untuk mengambil langkah tegas atas dugaan pelanggaran yang berpotensi membahayakan masyarakat umum.

Setelah mendapat sorotan publik, pihak vendor pengelola limbah domestik atau sampah umum milik RS Bayukarta, yaitu PT Sangga Buana Berkah (SBB), akhirnya angkat bicara. Pernyataan ini disampaikan menyusul keterangan dari manajemen RS Bayukarta sebelumnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

PT SBB menegaskan bahwa seharusnya pihak mereka yang mempertanyakan keberadaan limbah medis dalam kantong plastik berwarna hitam—kemasan yang semestinya hanya digunakan untuk limbah domestik. Mereka mengaku terkejut saat mendapati kantong plastik kuning berisi limbah medis di dalam kantong hitam tersebut, karena kejadian seperti itu belum pernah terjadi sebelumnya.

Menanggapi peristiwa yang menjadi sorotan ini, Wakil Ketua Laskar Merah Putih Markas Daerah Jawa Barat (LMP Mada Jabar), Andri Kurniawan, menyampaikan kegeramannya atas dugaan kesalahan RS Bayukarta. Menurutnya, selain membahayakan masyarakat, insiden ini juga merepotkan banyak pihak, termasuk Pemkab Karawang dan Kepolisian. (Jumat, 11/4/2025)

Baca Juga:  LBH Bumi Proklamasi Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pelecehan oleh HRD PT FCC terhadap Masyarakat Karawang

“Permasalahan ini menjadi terang benderang setelah PT SBB menjelaskan status dan mekanisme kerjanya di ruang publik. Untuk sementara, dapat diduga bahwa ada unsur kelalaian, atau bahkan kesengajaan dalam mencampurkan limbah medis ke dalam kemasan limbah domestik,” ujarnya.

Andri menambahkan, proses penyortiran limbah yang dilakukan oleh PT SBB di lokasi terpisah memiliki nilai positif karena mampu mendeteksi kelalaian sejak dini.

“Bayangkan jika vendor langsung membuang limbah itu ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Jalupang. Ini sangat berisiko bagi para pekerja di TPAS dan bisa berdampak pada masyarakat sekitar,” katanya prihatin.

Ia juga menyarankan PT SBB untuk menempuh jalur hukum. “Sebaiknya PT SBB melayangkan somasi atau bahkan melaporkan kasus ini ke kepolisian, apakah ini murni human error atau ada unsur kesengajaan,” tegasnya.

Terakhir, Andri meminta manajemen RS Bayukarta sebagai penanggung jawab operasional agar tidak lepas tangan. “Jangan sampai hanya karyawan biasa yang dikorbankan. Ini adalah tanggung jawab penuh dari manajemen dan pimpinan rumah sakit,” pungkasnya. (LK)

 

Berita Terkait

JUT Kosambibatu Disorot, Hasil Pengukuran dan Klarifikasi Pihak Terkait Jadi Bahan Verifikasi
FMSB TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PERSOALAN PT CMM, IQBAL MAULANA: JANGAN LECEHKAN PENEGAKAN ATURAN PEMERINTAH DAERAH!
Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya
Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.
SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM
Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian
GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA
JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
Berita ini 39 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:04

FMSB TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PERSOALAN PT CMM, IQBAL MAULANA: JANGAN LECEHKAN PENEGAKAN ATURAN PEMERINTAH DAERAH!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:18

Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:53

Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:03

SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:24

Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Berita Terbaru