Tingkat Kunjungan Wisata Karawang Selatan Turun 80% Akibat Jembatan Ambruk

- Penulis

Rabu, 2 April 2025 - 09:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Tingkat kunjungan wisata di wilayah Karawang Selatan selama libur Lebaran tahun ini mengalami penurunan drastis hingga 80%. Hal ini disebabkan oleh ambruknya Jembatan Cicangor Hilir yang menghubungkan beberapa destinasi wisata utama di daerah tersebut.

Diketahui, Jembatan Cicangor Hilir mengalami amblas pada Senin (3/3/2025), yang menyebabkan terganggunya akses transportasi menuju kawasan wisata unggulan di Karawang Selatan. Dampaknya, banyak wisatawan yang membatalkan rencana kunjungannya karena sulitnya akses menuju lokasi wisata.

Sejumlah pelaku usaha wisata di daerah tersebut mengeluhkan kondisi ini, mengingat momen Lebaran biasanya menjadi puncak pendapatan tahunan mereka. “Biasanya di masa Lebaran, wisatawan membludak. Tapi tahun ini, sejak jembatan ambruk, pengunjung turun drastis. Kami sangat terdampak,” ujar salah seorang pengelola wisata yang tidak mau disebutkan namanya.

Dampak lainnya juga dirasakan oleh para pedagang dan warga sekitar yang menggantungkan pendapatan mereka dari sektor pariwisata. Banyak warung dan kios yang biasanya ramai pengunjung kini sepi pembeli, menyebabkan penurunan omset yang signifikan.

Pemerintah setempat telah melakukan perbaikan memberikan solusi dengan membuat Jembatan Bailey. Namun, hingga saat ini jembatan tersebut belum bisa digunakan atau selesai sesuai harapan, meskipun sebelumnya direncanakan akan rampung sebelum Lebaran.

Namun, hingga saat ini belum ada kepastian kapan perbaikan akan selesai, mengingat kondisi struktur jembatan yang mengalami kerusakan cukup parah. Warga dan pelaku usaha berharap pemerintah dapat mempercepat proses pembangunan agar sektor wisata kembali pulih.

Diharapkan, setelah perbaikan jembatan selesai, wisata Karawang Selatan dapat kembali bergeliat dan menarik minat wisatawan seperti sebelum terjadinya insiden ini. (LK)

 

Berita Terkait

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu
MIRIS! Di Mana Pengawasan? Dugaan Pelanggaran Terjadi, Keselamatan dan Kepentingan Publik Dipertaruhkan!
Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi
Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi
KIM Dikritik KOMPAK: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Gangguan Keamanan
Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi
Fajar Try Suari Kritik Narasi KIM: Audiensi Ormas dan LSM Tak Bisa Serta-Merta Dikategorikan Gangguan Investasi
Berita ini 22 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:44

210 Bakal Calon Kades Ikuti Tes CAT, Bupati Karawang Tegaskan Seleksi Harus Transparan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:51

Pekerja Tak Pakai APD, Proyek Rehabilitasi SDN Batujaya I Karawang Jadi Sorotan

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:45

DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:11

2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:25

Konsolidasi 234 SC Jabar di Karawang, Bahas Penguatan Kader dan Persiapan Konvencab

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:14

Berat Badan Capai 160 Kg, Rivaldy Terbaring Tak Berdaya, Pemkab Karawang Turun Tangan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:06

Hadapi Kemarau Panjang, Pemkab Karawang Gelar Salat Istisqa dan Perkuat Penanganan Krisis Air

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:50

Bukan Sekadar Simbol Sejarah, Paguyuban Tugu Kebulatan Tekad Buktikan Perawatan Nyata Sejak 2019

Berita Terbaru