Dedi Mulyadi Soroti Maraknya Percaloan Tenaga Kerja di Jawa Barat, Mr. KiM Beri Dukungan

- Penulis

Jumat, 21 Maret 2025 - 15:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Praktik percaloan tenaga kerja di Jawa Barat kembali menjadi perhatian serius. Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat, menegaskan bahwa sistem rekrutmen tenaga kerja masih dipenuhi oleh praktik pungutan liar yang dilakukan secara terang-terangan oleh berbagai oknum.

Menurut KDM, praktik ini melibatkan banyak pihak, mulai dari oknum aparatur, karang taruna, organisasi masyarakat (ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM), aparat desa, hingga manajer personalia di perusahaan. “Mereka bekerja sama dalam rekrutmen tenaga kerja dengan memungut biaya, yang berkisar antara Rp3 juta hingga Rp30 juta per orang. Ini dilakukan secara terbuka,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa praktik ini harus dihentikan tahun ini. Menurutnya, sistem rekrutmen tenaga kerja harus dilakukan secara transparan dan tidak boleh lagi ada pihak yang mengambil keuntungan dari pencari kerja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang lebih menyedihkan adalah banyak calon tenaga kerja harus berutang ke bank emok atau rentenir demi membayar biaya rekrutmen. Ini sangat memberatkan dan harus segera diatasi,” tambahnya.

Pernyataan tegas dari Dedi Mulyadi ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk aktivis Karawang, Nurdin Syam, yang akrab disapa Mr. KiM. Sebagai CEO Media Lintas Karawang, Mr. KiM menilai bahwa praktik percaloan tenaga kerja sudah merugikan banyak masyarakat kecil yang sedang berjuang mendapatkan pekerjaan.

Baca Juga:  PT HK Pati Tinjau Lokasi Wisata Mangrove Tangkolak Timur untuk Persiapan Penanaman Juni Mendatang

“Saya mendukung penuh pernyataan Dedi Mulyadi. Fenomena percaloan tenaga kerja ini sangat merugikan, terutama bagi masyarakat yang benar-benar butuh pekerjaan. Sudah saatnya kita memberantas praktik ini,” ujar Mr. KiM, pada Jum’at (21/3/2025)

Ia juga menekankan bahwa pemerintah daerah dan aparat penegak hukum harus mengambil langkah konkret untuk mengawasi dan menindak tegas para pelaku percaloan tenaga kerja. Menurutnya, tanpa tindakan tegas, praktik ini akan terus berulang dan semakin meresahkan.

“Kita tidak bisa membiarkan ini terus terjadi. Harus ada pengawasan ketat, agar rekrutmen tenaga kerja di Jawa Barat berjalan adil dan transparan,” tambahnya.

Dengan adanya sorotan dari Dedi Mulyadi dan dukungan dari aktivis seperti Mr. KiM, diharapkan praktik percaloan tenaga kerja di Jawa Barat dapat segera diberantas, sehingga masyarakat bisa mendapatkan pekerjaan tanpa harus terbebani pungutan liar. (LK)

 

Berita Terkait

GWN Desak Usut Tuntas Kematian Massal Ikan di Saluran Irigasi Johar
Keadilan yang Tertunda, Pelapor Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Polsek Kedungwaringin
Aliansi LBH Karawang Bawa Kasus Grand Swarna dan Kartika Residence ke Senayan
Ketua Forum Aktivis Karawang Mr. Kim: Rakyat Bersatu Tolak Oligarki Masuk Kampung
Komisi III DPRD Karawang Tindaklanjuti Aduan Dugaan Pencemaran Lingkungan dan Perekrutan Tenaga Kerja PT Chang Shin
Komisi IV DPRD Karawang Gelar RDP Bersama GMNI, Bahas Kajian Masyarakat Miskin Kota
Kejari Karawang Segel Kantor Pusat PT BAS, Penyidikan Dugaan Korupsi KPR Bank Himbara Terus Bergulir
Barang Sudah Turun, Plang Belum Ada: Dugaan Minimarket di Kalijaya Dinilai “Ngebut” Meski Ditolak Warga
Berita ini 57 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:34

Ketua DPAC PSN Tempuran Serahkan Tembusan SK Kepengurusan kepada Muspika, Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Aparat

Senin, 1 Juni 2026 - 06:09

Maju di Pilkades Rengasdengklok Selatan, Aka Prioritaskan Pelayanan dan Kesejahteraan Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 02:52

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Ujang Suhana: Bung Karno Beri Nyali, Tan Malaka Beri Otak, Prabu Siliwangi Beri Adab

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:03

Proyek Drainase Pulojaya Disorot: Kualitas Dipertanyakan, Pengawas Jangan Tutup Mata!

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Ade Golun PJT II Keluhkan Semrawutnya Kabel dan Tiang Utilitas yang Hambat Normalisasi Saluran di Batujaya

Jumat, 29 Mei 2026 - 04:51

Natala Sumedha Soroti Dugaan Wanprestasi PT CNP, Pemkab Karawang Diminta Tegas

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:44

Alfamart di Kalijaya Diprotes Warga, Legalitas Perizinan Belum Terjawab dalam Musyawarah

Rabu, 20 Mei 2026 - 05:50

‎Karang Taruna Wanasari dan Warga Audiensi, Desak PT TKH Buka Kembali Aktivitas Galian

Berita Terbaru