Minim Pengelolaan, Sampah Menumpuk di Pantai Ciparage

- Penulis

Jumat, 14 Maret 2025 - 10:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang , Lintaskarawang.com – Kondisi Pantai Ciparage masih dipenuhi sampah meskipun telah dilakukan upaya pembersihan oleh aparatur desa. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Grib Jaya mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan desa terkait permasalahan sampah di pantai tersebut. Namun, tiga hari setelah diskusi, meskipun ada tindakan dari aparatur desa di beberapa titik, hasilnya dinilai masih belum maksimal.

Sampah di Pantai Ciparage masih sangat banyak,” ujar Ejot Ketua Korcam Tempuran Grib Jaya, menyayangkan kurang optimalnya pembersihan yang dilakukan.

Menurutnya, meskipun pantai memiliki petugas kebersihan, kinerja mereka masih kurang maksimal. Sampah yang diangkut hanya terbatas di area dekat permukiman warga, sementara bagian lain dari pantai masih tertutup sampah. Petugas kebersihan disebut mendapatkan upah sebesar Rp1.500.000 per bulan, tetapi pekerjaan yang dilakukan belum mencerminkan kebersihan optimal.

Grib Jaya berharap Pantai Ciparage bisa menjadi pantai yang bersih dan indah, sesuai dengan slogannya Ciparage Jaya Bersih. Mereka juga mengusulkan agar disediakan lebih banyak kantong dan titik pembuangan sampah sehingga masyarakat terbiasa membuang sampah pada tempatnya.

Dengan pengelolaan yang lebih baik, diharapkan Pantai Ciparage dapat menjadi destinasi wisata yang nyaman dan menarik bagi pengunjung.

( LK )

Berita Terkait

Realisasi Dana Desa BUMDes 2025 di Darawolong Diduga Baru Dilakukan Awal 2026, Perlu Klarifikasi
Gebrakan FMI Karawang di Gedung DPRD: Febry Ramadhan Bongkar Ketidaksinkronan Data OSS Theatre Night Mart
Bupati Karawang Tinjau Pembangunan SDN Dawuan Tengah 1, Tekankan Mutu dan Keselamatan Bangunan
Pengusaha Asal Karawang Tembus Pasar Eropa dan Asia
Tingkatkan Keimanan, Polsek Klari Laksanakan Binrohtal dan Santuni Anak Yatim
Mr KiM: Perda Tenaga Kerja Lokal Harus Diperkuat Insentif agar Investasi dan Kesejahteraan Sejalan
Pemotongan TKD Capai Rp 753 Miliar, Pemkab Karawang Konsultasi Langsung ke Kemenkeu RI
Izin Helen’s Cinema Resto & Bar Diduga Akal-akalan, OPD Akui Tak Sesuai Peruntukan
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:08

Gebrakan FMI Karawang di Gedung DPRD: Febry Ramadhan Bongkar Ketidaksinkronan Data OSS Theatre Night Mart

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:39

Bupati Karawang Tinjau Pembangunan SDN Dawuan Tengah 1, Tekankan Mutu dan Keselamatan Bangunan

Kamis, 15 Januari 2026 - 06:56

Pengusaha Asal Karawang Tembus Pasar Eropa dan Asia

Kamis, 15 Januari 2026 - 06:01

Tingkatkan Keimanan, Polsek Klari Laksanakan Binrohtal dan Santuni Anak Yatim

Kamis, 15 Januari 2026 - 05:47

Mr KiM: Perda Tenaga Kerja Lokal Harus Diperkuat Insentif agar Investasi dan Kesejahteraan Sejalan

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:05

Pemotongan TKD Capai Rp 753 Miliar, Pemkab Karawang Konsultasi Langsung ke Kemenkeu RI

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:44

Izin Helen’s Cinema Resto & Bar Diduga Akal-akalan, OPD Akui Tak Sesuai Peruntukan

Selasa, 13 Januari 2026 - 04:31

MUI dan Ormas Islam Kecam Keras Berdirinya Helen’s Cinema Resto and Bar di Jantung Kota Karawang

Berita Terbaru