Jembatan Cicangor Hilir Amblas, Warga Tagih Janji Dedi Mulyadi

- Penulis

Rabu, 5 Maret 2025 - 11:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Jembatan Cicangor Hilir di Kecamatan Pangkalan amblas pada Senin (3/3/2025) malam sekitar pukul 18.30 WIB, tepat setelah azan Maghrib berkumandang. Insiden ini menyebabkan terputusnya akses utama antara wilayah Pangkalan dan Badami, Kecamatan Telukjambe Barat, yang selama ini menjadi jalur vital bagi masyarakat.

Menanggapi kejadian tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Karawang langsung bergerak cepat (Gercep) untuk mencari solusi. Hanya berselang satu hari pasca-kejadian, KDM Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memastikan bahwa pembangunan jembatan darurat akan segera dilakukan agar akses transportasi masyarakat kembali normal.

Sebagai solusi sementara, pemerintah berencana membangun jembatan Bailey sebagai pengganti jembatan yang amblas. Pengerjaan jembatan darurat ini dijadwalkan dimulai segera dengan harapan dapat selesai dalam waktu sesingkat mungkin guna mengurangi dampak bagi warga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, hingga saat ini, belum terlihat tanda-tanda pengerjaan jembatan Bailey di lokasi kejadian. Warga setempat mulai merasa resah dan mempertanyakan realisasi janji dari Dedi Mulyadi. Mereka mendesak agar pembangunan segera dilakukan mengingat jalur tersebut sangat penting bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

Baca Juga:  Jembatan JPO Cicangor Hilir Resmi Dibuka, Diberi Nama "CAKRABIRAWA"

“Kami masih menunggu kepastian, kapan pembangunan jembatan ini benar-benar dimulai. Jangan hanya janji, kami butuh tindakan nyata,” ujar Didi seorang warga Pangkalan yang terdampak, Rabu (5/3/2025).

Warga berharap pemerintah segera menepati janjinya untuk membangun jembatan darurat, mengingat kondisi saat ini semakin menyulitkan mobilitas mereka. Banyak pengendara yang terpaksa mencari jalur alternatif yang lebih jauh dan memakan waktu lebih lama.

Dengan langkah cepat dan tepat, diharapkan akses transportasi di Kecamatan Pangkalan, Telukjambe Barat, Tegalwaru, dan sekitarnya dapat segera kembali normal. Warga kini menanti realisasi janji pemerintah agar mereka tidak semakin terisolasi akibat terputusnya akses jembatan. (LK)

 

Berita Terkait

Diduga Tidak Netral, Aktivis Laskar NKRI Soroti Pencalonan BPD Perwakilan Perempuan di Desa Gombongsari
Pendaftaran BPD Desa Mekarsari Resmi Ditutup, Sosialisasi Jadi Sorotan Warga di Media Sosial
Kapolres Karawang Perkuat Sinergitas Bersama Kejari dan Yonif 305/Tengkorak, Wujudkan Karawang Aman dan Kondusif
Kapolda Jabar Ajak Semua Pihak Jaga Investasi di Karawang, Ormas dan LSM Sampaikan Aspirasi Soal Perusahaan Lokal
GMMK Gelar Aksi Unjuk Rasa, Desak Transparansi Anggaran dan Tes Urine Massal Pejabat Karawang
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pembangunan Rutilahu di Desa Kemiri Diprotes Keluarga Penerima Manfaat
Jaga Kondusivitas Kawasan Industri, Desa Mekarjaya dan Tamelang Sepakati Nota Kesepakatan Bersama dengan Karang Taruna
Dugaan Pengelolaan Dana Material P3-TGAI di Desa Malangsari Disorot, Ketua P3A Sebut Hanya Diberi Mandat Urus Pengairan
Berita ini 55 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:35

Serap Aspirasi Masyarakat, Pipik Taufik Ismail Dorong Percepatan Pembangunan Desa di Karawang

Jumat, 17 Juli 2026 - 03:29

DPRD Karawang Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Proyeksi KUA-PPAS 2027, Bupati Tekankan Efisiensi Anggaran

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:40

Satlantas Polres Karawang Larang Mobil Pick Up Angkut Penumpang Demi Keselamatan

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:30

Bupati Aep Tinjau Gebyar PATEN di Karawang Barat, Salurkan Bansos dan Resmikan Program Pembangunan

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:56

Karang Taruna Desa Parungmulya dan Telukjambe Sepakat Jaga Iklim Investasi di PT. SAS Kawasan Industri BAM

Senin, 13 Juli 2026 - 01:52

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak UMKM dan Penguatan Ekonomi Daerah

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:43

Petani Kemiri Apresiasi Program P3-TGAI, Jaringan Irigasi Diharapkan Mampu Tingkatkan Hasil Pertanian

Senin, 6 Juli 2026 - 10:43

Enam Bulan Menumpang, Kisah Ibu Sarwi Jadi Pengingat Pentingnya Respons Cepat Penanganan Rumah Roboh

Berita Terbaru