Respon Cepat Polsek Kedung Waringin Bersama Elemen Masyarakat Datangi Toko Diduga Edarkan Obat Keras Daftar G

- Penulis

Senin, 13 Januari 2025 - 01:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, Lintaskarawang.com – Polsek Kedung Waringin bersama aparatur pemerintahan desa, tokoh masyarakat, Ketua Karang Taruna, serta Ketua RT/RW setempat bergerak cepat menanggapi informasi peredaran obat keras daftar G jenis Eximer dan Tramadol yang diduga tanpa izin edar. Tindakan ini dilakukan pada Minggu malam, 12 Januari 2025, di wilayah Kecamatan Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi.

Dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Kedung Waringin, Iptu Akhmad Surbakti, SH, tim gabungan mendatangi sejumlah toko kosmetik di Jalan Tanah Merah Kedung Waringin dan tiga titik lainnya yang diinformasikan oleh media elektronik sebagai lokasi penjualan obat keras ilegal. Langkah cepat ini bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Kedung Waringin.

“Kami akan selalu merespons cepat setiap aduan masyarakat demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah kami,” tegas Iptu Akhmad Surbakti. Ia juga menjelaskan bahwa saat tim tiba di lokasi, toko yang dilaporkan tersebut dalam keadaan tertutup dan tidak ada aktivitas, diduga karena pemilik toko sudah mengetahui adanya pemberitaan di media serta ancaman warga yang berencana menggeruduk jika toko tetap beroperasi.

Selain mendatangi lokasi, Kanit Reskrim juga berpesan kepada warga agar tidak ragu melaporkan segala bentuk gangguan Kamtibmas di wilayah Kedung Waringin. “Peran aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi aman dan kondusif, terutama setelah pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih di Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Respon cepat ini menjadi bukti nyata sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan dari peredaran obat-obatan berbahaya. Polsek Kedung Waringin akan terus melakukan pemantauan serta penindakan guna memastikan wilayahnya tetap aman dari peredaran obat keras tanpa izin yang dapat merugikan masyarakat.

“Dengan adanya partisipasi semua elemen masyarakat, kami yakin situasi di Kedung Waringin akan tetap kondusif,” tutup Iptu Akhmad Surbakti. (AFU)

 

Berita Terkait

Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi
Ketua Umum Garda Wisesa Nusantara Kutuk Keras Oknum Pembuang Limbah B3 di Irigasi Desa Telukbango: “Ini Kejahatan Lingkungan”
Aktivitas Pengurugan di Lahan LP2B Masih Berjalan, Ketegasan Satpol PP Karawang Dipertanyakan
Dede Mulyana Kecam Dugaan Penculikan dan Penganiayaan Pengurus Karang Taruna Tamelang, Minta Kasus Diusut Tuntas
Seruan Musyawarah Berujung Dugaan Penculikan, Pengurus Karang Taruna Tamelang Mengaku Disiksa OTK
LBH Soroti Dugaan Pelanggaran Aset Negara di SDN Ciranggon I, Dinas dan APH Didesak Bertindak
Diduga Bongkar Aset Sebelum Izin Penghapusan, Revitalisasi SDN Ciranggon I Karawang Menuai Sorotan
Polisi Tangkap Lima Pemuda Terkait Dugaan Pelanggaran Kesusilaan di THM Karawang
Berita ini 28 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:54

Mentan Sidak Pompanisasi di Karawang, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran untuk Petani

Selasa, 1 September 2026 - 06:47

Hadiah Cinta untuk Orang Tua, Wabup Karawang Resmikan Masjid Al-Hayza di Klari

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:52

Bawa Aspirasi Petani ke Menteri Pertanian, Ade Golun PJT II Rengasdengklok Sampaikan Keluhan Irigasi yang Dikeluhkan Warga

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:50

BULOG bersama Bapanas Salurkan 181 Ribu Ton Beras Bantuan Pangan di Jawa Barat

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:40

Departemen Umum Hankam 88 Laskar NKRI Pertanyakan Dugaan Pengelolaan Dana Desa Kendaljaya Tahun Anggaran 2024–2025

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:20

Saluran Irigasi Tersumbat Parah, 1.800 Hektare Sawah Terancam Kekurangan Air, Alat Berat Mulai Diterjunkan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:15

Mobil Anggota DPRD Karawang Dikepung 10 Orang Mengaku Debt Collector, Diduga Ada Intimidasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:18

Berkas Aset BUMDes Sindangmulya Diduga Raib, BPD Soroti Transparansi dan Pertanyakan Pembentukan Direktur Baru

Berita Terbaru