Turap Sekolah: Anggaran Puluhan Juta, Hasilnya Cuma Begini?

- Penulis

Jumat, 29 November 2024 - 06:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Proyek pembangunan leningan turap di SMPN 3 Tirtajaya, Desa Tambaksumur, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, menuai sorotan. Proyek yang menggunakan anggaran APBD sebesar Rp89.247.000 dengan durasi pelaksanaan 40 hari kalender ini diduga tidak memenuhi spesifikasi yang telah ditentukan.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, pihak pekerja mengklaim bahwa ketinggian turap seharusnya mencapai 170 cm dengan lebar fondasi bawah 60 cm dan lebar atas 30 cm. Namun, hasil pengecekan menunjukkan fakta berbeda. Ketinggian hanya sekitar 120 cm, sedangkan lebar fondasi bawah hanya mencapai 40 cm dengan lebar atas tetap 30 cm.

Kurangnya pengawasan dari pihak terkait semakin memperburuk situasi. Kepala sekolah dan komite sekolah tidak terlihat melakukan pemeriksaan atau memberikan teguran kepada pihak pelaksana proyek maupun mandor yang bertanggung jawab di lapangan.

Salah satu guru kesiswaan yang dimintai tanggapan hanya memberikan pernyataan singkat. “Nanti saya sampaikan ke pihak pelaksana, Pak,” ujarnya saat ditemui pada Kamis (28/11).

Minimnya pengawasan ini memicu kekhawatiran akan kualitas hasil pekerjaan, terutama mengingat pentingnya fungsi turap untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung aktivitas belajar mengajar.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi terhadap proyek ini. Pengawasan yang lebih ketat diperlukan untuk memastikan pekerjaan sesuai spesifikasi agar dapat mencegah potensi kerugian negara sekaligus menjaga keandalan fasilitas sekolah di masa mendatang.

(D’Kasur)

 

Berita Terkait

Pendaftaran BPD Desa Mekarsari Resmi Ditutup, Sosialisasi Jadi Sorotan Warga di Media Sosial
Kapolres Karawang Perkuat Sinergitas Bersama Kejari dan Yonif 305/Tengkorak, Wujudkan Karawang Aman dan Kondusif
Kapolda Jabar Ajak Semua Pihak Jaga Investasi di Karawang, Ormas dan LSM Sampaikan Aspirasi Soal Perusahaan Lokal
GMMK Gelar Aksi Unjuk Rasa, Desak Transparansi Anggaran dan Tes Urine Massal Pejabat Karawang
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pembangunan Rutilahu di Desa Kemiri Diprotes Keluarga Penerima Manfaat
Jaga Kondusivitas Kawasan Industri, Desa Mekarjaya dan Tamelang Sepakati Nota Kesepakatan Bersama dengan Karang Taruna
Dugaan Pengelolaan Dana Material P3-TGAI di Desa Malangsari Disorot, Ketua P3A Sebut Hanya Diberi Mandat Urus Pengairan
Perjuangan H. Karsim Berbuah Hasil, Dinas Pertanian Setujui Normalisasi Irigasi Rawamerta
Berita ini 25 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:40

Satlantas Polres Karawang Larang Mobil Pick Up Angkut Penumpang Demi Keselamatan

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:56

Karang Taruna Desa Parungmulya dan Telukjambe Sepakat Jaga Iklim Investasi di PT. SAS Kawasan Industri BAM

Senin, 13 Juli 2026 - 01:52

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak UMKM dan Penguatan Ekonomi Daerah

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:43

Petani Kemiri Apresiasi Program P3-TGAI, Jaringan Irigasi Diharapkan Mampu Tingkatkan Hasil Pertanian

Senin, 6 Juli 2026 - 10:43

Enam Bulan Menumpang, Kisah Ibu Sarwi Jadi Pengingat Pentingnya Respons Cepat Penanganan Rumah Roboh

Senin, 6 Juli 2026 - 06:12

Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat dalam Pengawasan Pemerintahan 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 03:50

Perjuangan Dede Anwar Berbuah Hasil, Delapan Warga Desa Ciranggon Terima Program Rumah Layak Huni 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 02:51

Rahmat Binsar Lantik Pengurus PUK SPAI-FSPMI PT ISS Indonesia, Perkuat Soliditas Organisasi Pekerja

Berita Terbaru