Sudah Lewat Kontrak 12 Hari Malah Baru Pasang Rucuk Bambu, Dinas PUPR Karawang Disarankan Putus Kontrak CV Palapa Dig Daya

- Penulis

Rabu, 20 November 2024 - 13:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Proyek rehabilitasi Jembatan Boni yang berlokasi di Dusun II, Desa Pejaten, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menuai sorotan tajam. Proyek ini dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karawang dengan Surat Perintah Kerja (SPK) Nomor: 027.02/……../10.2.01.0039.2.3/KPA-JLN/PUPR/2024. Dengan nilai kontrak sebesar Rp 189.300.000, proyek ini dijadwalkan selesai dalam 75 hari kalender, terhitung sejak 23 Agustus hingga 8 November 2024. Namun hingga kini, proyek yang dilaksanakan oleh CV. Palapa Dig Jaya belum menunjukkan progres signifikan.

Hasil pantauan langsung di lapangan menunjukkan kondisi proyek masih minim kemajuan. Saat ini, baru pemasangan rucuk bambu yang terlihat, yang memicu kritik dari berbagai pihak.

Aktivis lokal, Andri Kurniawan, mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelaksanaan proyek ini. “Sungguh keterlaluan. Tidak hanya masyarakat yang dirugikan karena tidak bisa menggunakan jembatan, tetapi Dinas PUPR Karawang juga dirugikan secara citra dan anggaran,” ujarnya, Rabu (20/11/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, penyedia jasa seharusnya memanfaatkan kepercayaan yang diberikan dengan menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. “Jika di lapangan baru rucuk bambu yang terpasang, jelas terlihat ketidakseriusan mereka,” tambahnya.

Baca Juga:  Musrenbang RPJMD 2025–2029 dan RKPD 2026 Kabupaten Karawang Infrastruktur, Pelayanan Publik, dan Pertanian Jadi Prioritas

Lebih lanjut, Andri menyarankan agar Dinas PUPR segera mengambil tindakan tegas. “Sebaiknya kontrak diputus saja. Jika diteruskan, kemungkinan besar pekerjaan akan dilakukan secara terburu-buru yang dapat berdampak pada kualitas. Kualitas jembatan yang buruk bukan hanya merugikan negara secara finansial, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan jiwa manusia,” tegasnya.

Andri juga mengusulkan agar proyek ini dianggarkan ulang melalui perubahan anggaran. “Perusahaan seperti ini yang telah membuat pusing Dinas PUPR Karawang sebaiknya tidak diberikan proyek lagi di masa depan,” katanya.

Sebagai langkah konkret, Andri bersama timnya berencana mengajukan surat permintaan audiensi kepada Dinas PUPR Karawang. “Kami akan meminta pihak yang bertanggung jawab dari CV. Palapa Dig Jaya untuk hadir. Namun, kesimpulan akhir kami tetap mendesak agar kontrak segera diputus,” pungkasnya.

Situasi ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan dan evaluasi ketat dalam pelaksanaan proyek infrastruktur guna memastikan kualitas dan keberlanjutannya demi kepentingan masyarakat. (Red)

 

Berita Terkait

Diduga Siswa SMPN 2 Kutawaluya Jadi Korban Kekerasan Oknum Guru, Orang Tua Minta Disdik Turun Tangan
Ketua Umum Garda Wisesa Nusantara Kutuk Keras Oknum Pembuang Limbah B3 di Irigasi Desa Telukbango: “Ini Kejahatan Lingkungan”
Proyek Rehabilitasi SDN Mekarpohaci III Disorot, Dugaan Material Kayu Tak Sesuai Spesifikasi Picu Permintaan Evaluasi
Aktivitas Pengurugan di Lahan LP2B Masih Berjalan, Ketegasan Satpol PP Karawang Dipertanyakan
TOKO SUBUR TELOR DILAPORKAN JUAL MINYAK GORENG CURAH TANPA LEBEL SNI & MERK
Dewan Tani H. Karsim Dengarkan Keluhan Petani Sekarwangi, Soroti Krisis Air Irigasi hingga Serangan Hama Tikus
Dewan Pers Tegur Ucapan yang Merendahkan Wartawan, Hotman Paris Akhirnya Minta Maaf
Diduga Tidak Netral, Aktivis Laskar NKRI Soroti Pencalonan BPD Perwakilan Perempuan di Desa Gombongsari
Berita ini 27 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:07

Bhikkhu dan Puluhan Samanera Gelar Pindapata di Vihara Buddha Loka Karawang, Pererat Kebersamaan Umat

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:26

Cetya Hian Thian Kiong Karawang Peringati Tahun Baru Islam 1448 H dengan Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:33

Iduladha 1447 H, Masjid Al-Ikhlas Grand Kedung Waringin Bagikan Daging Kurban dari 2 Sapi dan 5 Domba kepada Warga

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:28

Umat Buddha di Karawang Gelar Fang Shen dan Aksi Ekoteologi di Sungai Leuweung Sereuh

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:17

Ratusan Umat Buddha dari Tangerang Kunjungi Karawang, Vihara Buddha Loka Jadi Pusat Kegiatan Spiritual

Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:25

Wabup Karawang Terima Kunjungan Waketum Partai NasDem, Resmikan Ruang Belajar Baru di Ponpes Annihayah

Kamis, 29 Januari 2026 - 04:38

Pengajian Akbar Isra Mi’raj Digelar di GOR Disdikbud Karawang, Perkuat Iman dan ASN Berakhlak

Minggu, 4 Januari 2026 - 19:51

Warga Plawad Arevo Gelar Peringatan Isra Mi’raj, Dorong Muhasabah dan Penguatan Iman

Berita Terbaru