Bupati Karawang Tinjau Uji Coba Excavator Amfibi di Muara Ciparage untuk Atasi Sedimentasi

- Penulis

Jumat, 30 Agustus 2024 - 02:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan jajaran terkait melakukan kunjungan ke Desa Ciparage, Kecamatan Tempuran, pada Kamis (29/8/2024). Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau langsung uji coba penggunaan alat berat amphibious excavator dalam proses pengerukan (dredging) di muara sungai Ciparage dan sekitarnya.

Menurut Bupati Karawang, alat berat ini memiliki kemampuan khusus untuk bekerja di medan yang sulit, termasuk di dalam air, rawa, sungai, daratan dangkal, dan area basah lainnya. “Excavator amfibi ini sangat cocok untuk kondisi geografis kita yang banyak memiliki wilayah pesisir dan sungai,” ungkapnya.

Kehadiran excavator amfibi ini sangat dinantikan oleh masyarakat di sekitar muara, mengingat tingginya tingkat sedimentasi yang selama ini mengganggu aktivitas nelayan. Akibat sedimentasi yang menumpuk, kapal-kapal nelayan sering kali kesulitan melintas saat akan melaut atau kembali ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Antusiasme masyarakat terlihat saat Bupati tiba di lokasi. Unsur Muspika Kecamatan dan tokoh masyarakat setempat juga turut hadir dalam kegiatan tersebut. Langkah-langkah strategis baik jangka pendek maupun jangka panjang telah dipersiapkan untuk mengatasi masalah sedimentasi ini.

Baca Juga:  Menutup Tahun 2024, Polres Karawang Ungkap Keberhasilan Penanganan Kriminalitas dan Kamtibmas

Dalam rangka efisiensi, Bupati Aep menyampaikan bahwa alat berat ini akan disiagakan di sekitar wilayah muara sungai. Selain itu, pihaknya juga berencana membangun tempat penyimpanan alat berat yang representatif guna meminimalisir biaya mobilisasi.

“Bismillah. Kita upayakan agar permasalahan yang dialami oleh warga Ciparage, Cilamaya, Pakisjaya, Cibuaya, dan wilayah pesisir lainnya terkait pendangkalan muara sungai dapat terselesaikan,” pungkas H. Aep Syaepuloh, memberikan harapan bagi masyarakat pesisir.

Masyarakat sangat menyambut baik langkah ini. Mereka berharap agar pengerukan dengan menggunakan excavator amfibi dapat segera mengembalikan kelancaran aktivitas mereka, khususnya dalam bidang perikanan.

Langkah ini diharapkan juga dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan dan mendorong ekonomi lokal. Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.

Kunjungan ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menangani masalah-masalah krusial yang dihadapi oleh masyarakat, khususnya di wilayah pesisir yang merupakan salah satu pusat perekonomian di Karawang. (Red)

Berita Terkait

Kapolda Jabar Ajak Semua Pihak Jaga Investasi di Karawang, Ormas dan LSM Sampaikan Aspirasi Soal Perusahaan Lokal
GMMK Gelar Aksi Unjuk Rasa, Desak Transparansi Anggaran dan Tes Urine Massal Pejabat Karawang
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pembangunan Rutilahu di Desa Kemiri Diprotes Keluarga Penerima Manfaat
Jaga Kondusivitas Kawasan Industri, Desa Mekarjaya dan Tamelang Sepakati Nota Kesepakatan Bersama dengan Karang Taruna
Dugaan Pengelolaan Dana Material P3-TGAI di Desa Malangsari Disorot, Ketua P3A Sebut Hanya Diberi Mandat Urus Pengairan
Perjuangan H. Karsim Berbuah Hasil, Dinas Pertanian Setujui Normalisasi Irigasi Rawamerta
Forum Permuda Desak Transparansi Penyewaan Sawah Bengkok Desa Kemiri, Ancam Tempuh Audiensi hingga Aksi
Satpol PP Resmi Hentikan Sementara Operasional Alfamart Kalijaya, Tindak Lanjut Sorotan Publik dan RDP DPRD
Berita ini 6 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 10:13

GMMK Gelar Aksi Unjuk Rasa, Desak Transparansi Anggaran dan Tes Urine Massal Pejabat Karawang

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:13

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pembangunan Rutilahu di Desa Kemiri Diprotes Keluarga Penerima Manfaat

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:57

Jaga Kondusivitas Kawasan Industri, Desa Mekarjaya dan Tamelang Sepakati Nota Kesepakatan Bersama dengan Karang Taruna

Rabu, 8 Juli 2026 - 04:52

Dugaan Pengelolaan Dana Material P3-TGAI di Desa Malangsari Disorot, Ketua P3A Sebut Hanya Diberi Mandat Urus Pengairan

Senin, 6 Juli 2026 - 06:41

Perjuangan H. Karsim Berbuah Hasil, Dinas Pertanian Setujui Normalisasi Irigasi Rawamerta

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:06

Forum Permuda Desak Transparansi Penyewaan Sawah Bengkok Desa Kemiri, Ancam Tempuh Audiensi hingga Aksi

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:13

Satpol PP Resmi Hentikan Sementara Operasional Alfamart Kalijaya, Tindak Lanjut Sorotan Publik dan RDP DPRD

Rabu, 1 Juli 2026 - 07:08

Investasi Bukan Karpet Merah Pelanggaran, Satpol PP Karawang Ingatkan Alfamart Kalijaya Patuh Regulasi

Berita Terbaru